DEMOKRASINEWS,Jakarta- Memasuki pekan ketiga Oktober, sejumlah bencana melanda berbagai wilayah di Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan setidaknya beberapa kejadian yang terjadi hingga Kamis (23/10) pukul 07.00 WIB.
Angin Kencang di Subang, Dua Warga Meninggal Dunia
Peristiwa angin kencang disertai hujan deras melanda Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu (22/10) sekitar pukul 10.30 WIB. Kejadian yang terjadi di Jalan Bandung–Subang, Kecamatan Ciater, mengakibatkan dua warga meninggal dunia, masing-masing bernama Waway (36) dan Raka (20).
BPBD Subang bersama tim gabungan telah mengevakuasi korban serta melakukan pembersihan puing bangunan yang roboh.
Longsor di Blitar Putus Akses Antar Desa
Tanah longsor di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, terjadi pada hari yang sama sekitar pukul 12.00 WIB. Longsor menyebabkan kerusakan pada pemukiman, fasilitas umum, dan infrastruktur jalan.
Sebanyak satu kepala keluarga terdampak, tiga warga mengalami luka-luka, dan satu jalur penghubung antar desa terputus. BPBD Blitar dan unsur Forkopimda masih melakukan penanganan dan asesmen di lapangan.

Banjir di Mojokerto, Pengendara Motor Terbawa Arus
Di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, banjir luapan terjadi di Desa Warugunung, Kecamatan Pacet, pada pukul 12.50 WIB. Satu pengendara motor sempat hanyut terseret arus sebelum berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Kondisi terkini, banjir telah surut.
Update Empat Kejadian Sebelumnya
Jepara: Lima Warga Luka-Luka Akibat Angin Kencang
Peristiwa angin kencang di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menyebabkan lima warga luka-luka. Seluruh korban mendapat perawatan di Puskesmas Batealit.
Aceh Barat: 305 KK Terdampak Banjir, Satu Meninggal
Banjir di Kabupaten Aceh Barat berdampak pada 305 KK atau 993 jiwa. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara debit air masih meningkat seiring hujan yang belum berhenti.
Siak: 1.529 Rumah Terendam, 135 Warga Mengungsi
Di Kabupaten Siak, Riau, banjir merendam 1.529 rumah dan 10 hektare kebun, serta memaksa 135 jiwa mengungsi. Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan lingkungan dan pemantauan potensi penyakit.
Aceh Jaya: Tanggap Darurat Ditetapkan hingga 2 November
Banjir di Kabupaten Aceh Jaya berdampak pada 1.776 KK. Satu desa masih terendam dengan ketinggian air 30–60 cm. Pemkab telah menetapkan status Tanggap Darurat Banjir berlaku 20 Oktober–2 November 2025.
Imbauan BNPB
Meningkatnya kejadian bencana yang didominasi faktor cuaca ekstrem membuat BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang.
Warga yang tinggal di bantaran sungai disarankan memantau ketinggian air, mengenali jalur evakuasi, dan segera melakukan evakuasi mandiri jika hujan berintensitas tinggi berlangsung lama. (Info Bencana BNPB)











