DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung – Menyongsong Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar dan Indonesia Open yang akan digelar di Banda Aceh pada 28 September–5 Oktober 2025, Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Lampung mulai memantapkan persiapan.
Ketua IKASI Lampung, H. Watoni Noerdin, memimpin rapat koordinasi bersama jajaran pengurus pada Rabu (03/09/2025) di RM Pak Bos Ikan Bakar Bekrek, Jalan Sam Ratulangi, Bandar Lampung. Rapat ini berlangsung penuh semangat kebersamaan, sebagaimana kerap dilakukan di berbagai tempat, baik di sekretariat, rumah pengurus, maupun lokasi lainnya.
Rapat dihadiri sejumlah pengurus inti, di antaranya Sekretaris FX. Budi Nuryanto, Bendahara Marcus Budi Santoso, Kabid Binpres Hi. Meladi, Kabid Perlengkapan Maryadi, serta Humas Agus Tobationo.
Salah satu keputusan penting rapat adalah mengirim empat delegasi untuk mengikuti pelatihan nasional yang diselenggarakan PB IKASI di Salatiga pada 12–14 September 2025. Mereka adalah:
- Mira Daniaty, SE dan Aufa Marza Kamila (peserta pelatihan pelatih),
- Atiqah Zahrah dan Adhi Yudha Putra (peserta pelatihan wasit/juri).
Watoni menyampaikan, kesempatan mengirimkan empat peserta ini patut disyukuri karena awalnya setiap provinsi hanya mendapat kuota satu orang. “Berkat upaya sekretaris kita, Lampung mendapat tambahan kuota setelah ada provinsi lain yang mundur. Ini momentum yang harus dimanfaatkan,” ujarnya.
Selain pengiriman delegasi, rapat juga menetapkan Lampung akan menurunkan atlet pada Kejurnas di Banda Aceh. Hi. Meladi, Kabid Binpres, menegaskan pihaknya akan mengintensifkan latihan dan latih tanding untuk memaksimalkan persiapan.
Dari sisi sarana dan prasarana, Maryadi selaku Kabid Perlengkapan menyoroti pentingnya teknisi khusus untuk perawatan pedang. “Selama ini jika pedang rusak, harus beli baru atau memperbaiki ke Jakarta. Ini tentu memakan waktu dan biaya. Jika ada teknisi sendiri, latihan tidak akan terganggu,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Budi Nuryanto masih menyusun daftar atlet yang akan dikirim sesuai kategori senjata dan usia (pra kadet, kadet, junior, dan senior). Ia juga menekankan pentingnya inventarisasi peralatan serta dukungan pengurus melalui jadwal piket saat latihan.
Bendahara Marcus Budi Santoso menambahkan, aspek pembiayaan akan dikaji bersama agar seluruh agenda berjalan lancar.
Watoni optimistis, dengan semangat kebersamaan, IKASI Lampung mampu mencatat prestasi di Kejurnas mendatang. “Kami melangkah bersama menuju sukses,” tutupnya.(Red/Aldo/Ato)











