DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur merespons cepat ambrolnya jembatan di jalan penghubung Labuhan Maringgai–Jabung, tepatnya di Desa Tanjung Aji, Kecamatan Melinting. Insiden yang terjadi pada Minggu sore, 11 Mei 2025, tersebut mengganggu arus lalu lintas dan menyebabkan kendaraan, termasuk truk bermuatan singkong, terjerembab ke dalam gorong-gorong yang ambrol.
Kondisi ini menambah panjang daftar ruas jalan rusak di wilayah timur Lampung. Diketahui, jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Labuhan Maringgai, Melinting, Gunung Pelindung, hingga Jabung sudah mengalami kerusakan parah selama lebih dari sepuluh tahun tanpa penanganan signifikan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung langsung menerjunkan alat berat dan personel untuk melakukan penanganan darurat sejak Rabu, (21/5/2025). Aktivitas pengerukan tanah dan pembersihan sisa material gorong-gorong yang rusak tengah berlangsung di lokasi.

Apri Alam, pengawas pekerjaan dari Dinas BMBK Provinsi Lampung menyatakan bahwa perbaikan ini masuk dalam program percepatan penanganan jalan dan jembatan akibat status darurat. “Ini sesuai perintah Pak Gubernur Lampung. Jalan ini sangat vital sebagai akses perekonomian warga dari beberapa kecamatan di Lampung Timur. Proyek ini mencakup pengangkatan sisa material lama, pemasangan gorong-gorong Box Culvert, dan pengecoran untuk kekuatan maksimal, karena kendaraan yang melintas sebagian besar bermuatan berat,” jelasnya.
Perbaikan ini ditargetkan selesai dalam waktu dua pekan. Selama proses perbaikan berlangsung, aparat Kepolisian Sektor Melinting turut membantu pengaturan lalu lintas. Kapolsek Melinting, AKP Saifullah, mengatakan, “Untuk sementara, kendaraan berat kami alihkan melalui jalan kabupaten yang tembus ke jalan nasional lintas timur, sementara kendaraan bermuatan sedang dialihkan lewat jalan desa sebagai jalur alternatif sementara.”
Saat tim DemokrasiNews.co.id memantau lokasi, turut hadir Anggota DPRD Lampung Timur Sandi Yudha, Kapolsek Melinting AKP Saifullah, Camat Melinting Ibrahim, serta sejumlah warga setempat. Dalam kesempatan tersebut, Camat Melinting, Ibrahim yang akrab disapa Boim menyampaikan bahwa tindakan cepat ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan masyarakat.
“Ini merupakan respon cepat Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan Pemerintah Provinsi Lampung atas keluhan warga, mengingat jalan ini menjadi penghubung antar kecamatan dan akses utama ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintahan yang terlibat. “Mewakili masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati, Bapak Gubernur Lampung dan Ibu Wakil Gubernur yang telah merespon persoalan jalan rusak dan jebolnya jembatan ini,” lanjutnya.
Senada dengan itu, Sandi Yudha, anggota DPRD Lampung Timur sekaligus warga Desa Tanjung Aji, juga menyampaikan apresiasi. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, serta Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur atas respon cepat tanggap darurat ini.Akses ini sangat penting bagi warga Melinting dan sekitarnya, terutama untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat,” ungkap Yudha.
Dengan sinergi lintas sektor dan percepatan pembangunan infrastruktur ini, masyarakat berharap agar perbaikan jalan dan jembatan dilakukan berkelanjutan, tidak hanya bersifat darurat, demi menunjang konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Lampung Timur. (Red/Aldo)











