DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung – Arwan Ismail, peserta lomba nyanyi nostalgia yang mewakili Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Kota Bandar Lampung, sukses memukau para peserta lainnya dalam acara pengambilan suara. Dengan menyanyikan lagu Angin Malam dan Biarkan Bulan Bicara yang dipopulerkan oleh Broery Marantika, Arwan tampil dengan penampilan yang sangat menawan.
Don Peci, Ketua Panitia Pelaksanaan acara pembukaan pengambilan nada, mengungkapkan bahwa lomba ini digelar untuk menampung aspirasi para pensiunan yang memiliki hobi menyanyi, khususnya lagu-lagu nostalgia yang sarat kenangan. “Acara ini untuk memberikan wadah bagi pensiunan yang memiliki minat serupa, yaitu menyanyi lagu-lagu nostalgia,” ujarnya.
Hingga saat ini, sekitar 60 peserta telah mendaftar, dengan jumlah peserta pria dan wanita hampir berimbang. Menariknya, ada juga peserta yang datang dari Palembang, karena memiliki saudara di Lampung.

Acara pengambilan nada suara ini diselenggarakan di GSG Budaya, Jalan Pendidikan, depan SMA Budaya Kemiling, Bandar Lampung. Nanti, saat perlombaan dan pengambilan gambar untuk siaran televisi, acara ini juga akan disiarkan di Mitra TV, yang merupakan kebanggaan masyarakat Lampung.
Dalam acara pengambilan nada suara lomba nyanyi nostalgia untuk pensiunan di Bandar Lampung, suasana penuh kegembiraan tercipta. “Kita enjoy aja ya bapak dan ibu para pensiunan, dalam pengambilan nada ini kita bebas aja, misalnya saja pada awal nada masuk cocok, boleh berhenti atau dilanjutkan dalam satu lagu,” ujar Don Peci, Ketua Panitia Pelaksanaan acara, yang mengajak peserta untuk menikmati setiap momen lomba tanpa tekanan.
Don Peci juga menambahkan bahwa nanti akan dipilih 10 putra dan 10 putri terbaik yang akan direkam dan ditayangkan di Mitra TV. Selain itu, pihak panitia juga sudah menjalin kerjasama dengan Radio Pensiunan di Jakarta untuk memperluas jangkauan acara ini. Tak hanya itu, panitia juga sedang merancang pembukaan kafe pensiunan, yang akan diadakan dua kali seminggu, sebagai tempat berkumpul bagi para pensiunan untuk berbagi kebahagiaan dan cerita.
Salah satu peserta yang sangat antusias mengikuti lomba, Eka Maryati dari Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Provinsi Lampung, mengatakan bahwa acara seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan imun tubuh serta menjalin silaturahmi antar sesama pensiunan. “Kegiatan seperti ini selain menyenangkan, juga membawa manfaat bagi kesehatan dan mempererat hubungan antar pensiunan,” ungkap Eka.

Susilawati, salah satu peserta dari Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Provinsi Lampung, turut bersemangat mengikuti lomba nyanyi nostalgia. “Saya ikut lomba tarik suara pengen menambah wawasan dan pengalaman, siapa tahu menjadi salah seorang yang terbaik,” ujarnya sambil tersenyum lebar. Selain itu, ia merasa bernyanyi adalah cara yang baik untuk menghibur diri sendiri dan orang lain, memberikan keceriaan pada diri sendiri dan sekitar.
Lomba nyanyi lagu nostalgia yang awalnya dijadwalkan pada 15-17 Februari 2025 (Sabtu, Minggu, dan Senin) kini dimajukan menjadi 13-15 Februari 2025 (Kamis, Jumat, dan Sabtu). Perubahan jadwal ini diumumkan untuk memberikan waktu yang lebih optimal bagi persiapan para peserta.
Tak hanya itu, Murjiatmini dari PPI Kota Metro juga turut ambil bagian dalam lomba ini, bersama rombongan peserta lainnya. Kehadiran peserta dari berbagai daerah semakin memeriahkan suasana lomba dan mempererat tali persaudaraan antar pensiunan di Lampung.
Dengan semangat yang tinggi, para peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam lomba ini, berharap bisa meraih prestasi dan sekaligus merayakan kenangan indah melalui lagu-lagu nostalgia yang menghangatkan hati. (Red/Ato)











