• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, September 25, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Menteri Sosial Gelar Simulasi Bencana di Pacitan,Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana

DemokrasiNews
12/09/2021
in Nasional, Edukasi, Tokoh
Menteri Sosial Gelar Simulasi Bencana di Pacitan,Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana

DEMOKRASINEWS, Pacitan – Bersama anggota masyarakat lain di Kabupaten Pacitan, Menteri Sosial Tri Rismahari berlari menuju ke tempat yang lebih tinggi. Di bawah guyuran hujan, mereka bergerak cepat menuju bukit terdekat.

Waktu mereka hanya 20 menit sebelum tsunami datang mengancam jiwa. Simulasi juga melibatkan personel seperti Tagana (Taruna Siaga Bencana), peralatan seperti tenda, alas tidur, permakanan, Mobil Dapur Umum Lapangan dan truk tangki air.

Aksi Mensos dan warga Pacitan merupakan bagian dari simulasi evakuasi masyarakat Pacitan menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami.

Menteri Sosial Gelar Simulasi Bencana di Pacitan,Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana Menteri Sosial Gelar Simulasi Bencana di Pacitan,Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana Menteri Sosial Gelar Simulasi Bencana di Pacitan,Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana
Menteri Sosial Gelar Simulasi Bencana di Pacitan,Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana
Menteri Sosial Gelar Simulasi Bencana di Pacitan,Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana

“Simulasi dilakukan di Pacitan karena memang di sini diperhitungkan paling tinggi dampak dari bencana. Mudah-mudahan tidak terjadi. Tapi kalau memang terjadi diharapkan dampaknya bisa diminimalkan,” kata Mensos dalam paparannya di Dermaga Tamperan, Pacitan Sabtu (11/09/2021).

Mensos menekankan kepada kecepatan evakuasi warga saat bencana terjadi. Usai mencoba evakuasi, Mensos memberikan pesan kepada Tagana, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk memastikan lebih detil jalur evakuasi, termasuk di tengah kota yang padat penduduk. 

“Pastikan kalian membuat simulasi lebih detil kemana masyarakat harus menyelamatkan diri. Perhitungkan yang mengungsi adalah lanjut usia dengan waktu hanya sekitar 20 menit,” kata Mensos.

Menteri Sosial Gelar Simulasi Bencana di Pacitan,Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana Menteri Sosial Gelar Simulasi Bencana di Pacitan,Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana Menteri Sosial Gelar Simulasi Bencana di Pacitan,Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana

Mensos juga berpesan kepada pemerintah daerah dan pilar sosial untuk memperhatikan serius penyelamatan terhadap kelompok rentan, termasuk lanjut usia. “Kasih titik di mana saja mereka tinggal. Ini akan memudahkan langkah evakuasi,” kata Mensos.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos bersama Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menuju ke titik-titik evakuasi yang ditentukan. Mensos memimpin pertemuan kecil memverifikasi peta data dengan kondisi lapangan di pinggir sungai di kawasan Dusun Babakan, Desa Kembang.

Kepada Bupati, Mensos berpesan untuk menyiapkan jalur evakuasi dan titik kumpul warga masyarakat. Pertemuan kecil menyepakati ada 12 titik evakuasi warga yang menjadi informasi bagi Kemensos untuk mengirimkan bufferstock.

Kegiatan simulasi evakuasi menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Pacitan tersebut merupakan bagian dari langkah mitigasi bencana. Upaya mitigasi bencana dilakukan dengan memperhatikan hasil studi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). 

Dalam beberapa kesempatan, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan berdasarkan penelitian dan pemodelan BMKG, wilayah selatan Jawa Timur menyimpan potensi bencana gempa bumi yang cukup besar. Daerah yang diprediksi terdampak tersebut adalah Pacitan, Tulungagung, Trenggalek, Blitar, Malang Selatan, Lumajang, dan Banyuwangi.

Meskipun belum ditemukan alat yang dapat memprediksi secara tepat kapan bencana terjadi, namun Mensos menekankan, perlu upaya serius, terencana dan terorganisasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah menghadapi kemungkinan terjadi bencana. 

Menurut Mensos, simulasi evakuasi masyarakat menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami pada hari ini merupakan bentuk langkah nyata dan serius menghadapi bencana. “Saya juga sudah perintahkan jajaran untuk secara periodik dan terencana melakukan sosialisasi mitigasi bencana di kawasan yang rawan termasuk Pacitan,” kata Mensos.

Langkah Kemensos berikutnya adalah membentuk Kawasan Siaga Bencana (KSB) di beberapa daerah di Selatan Jawa. Di Pacitan telah dibentuk lima KSB. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, KSB melakukan simulasi secara berkala dengan melibatkan kelompok rentan yakni perempuan, lanjut usia, penyandang disabilitas dan anak-anak. 

“Pembentukan KSB di Kabupaten Pacitan dimaksudkan untuk melatih masyarakat melakukan evakuasi mandiri sebelum datang pertolongan ketika terjadi bencana,” kata Mensos.

Dalam kegiatan ini, disimulasikan pada hari Sabtu, 11 September 2021 jam 10.00 WIB terjadi gempa bumi dengan magnitudo 8,7, epicenter 300 km Tenggara Pacitan dan kedalaman 19 km. Gempa bumi menimbulkan tsunami yang berdampak pada seluruh pesisir Jawa Timur termasuk wilayah Pacitan dengan ketinggian gelombang tsunami 25-28 m dari muka air laut di tepi pantai. 

Waktu kedatangan gelombang tsunami 26 menit setelah goncangan gempa bumi. Diperlukan waktu maksimal 5 menit untuk penyebarluasan peringatan dini, sehingga golden time (waktu tersisa untuk evakuasi) 22 menit. Gelombang tsunami masuk maksimal 6 km ke Kota Pacitan, mencapai beberapa tempat strategis dan vital. Ketinggian air bervariasi mulai dari 22 m di wilayah pantai/pesisir, 11-17 m di wilayah bantaran sungai, 6-11 m di wilayah tengah (termasuk Alun-Alun), dan 10-12 m di Bantaran Sungai Grindulu.( Biro Hms Kementerian Sosial RI )

Tim DemokrasiNews


Berita Terkini

MRC Lampung Timur Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran
Edukasi

MRC Lampung Timur Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran

DemokrasiNews
24/09/2026
Gubernur dan Ketua Kwarda Lampung Gerakkan Pramuka Peduli, Salurkan Bantuan untuk Masyarakat
Pendidikan

Gubernur dan Ketua Kwarda Lampung Gerakkan Pramuka Peduli, Salurkan Bantuan untuk Masyarakat

DemokrasiNews
23/09/2026
Tokoh Lintas Agama Satukan Suara, Dorong Tulang Bawang Wujudkan Kabupaten “Udang Manis”
Sosial Budaya

Tokoh Lintas Agama Satukan Suara, Dorong Tulang Bawang Wujudkan Kabupaten “Udang Manis”

DemokrasiNews
23/09/2026
200 Ribu Jemaah Kobarkan Semangat Persaudaraan di Puncak Haul ke-887 Syekh Abdul Qadir Al-Jailani
Sosial Budaya

200 Ribu Jemaah Kobarkan Semangat Persaudaraan di Puncak Haul ke-887 Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

DemokrasiNews
22/09/2026
SKK Migas dan PHE OSES Bekali Wartawan, Perkuat Literasi Energi dari Bandung
Ekonomi

SKK Migas dan PHE OSES Bekali Wartawan, Perkuat Literasi Energi dari Bandung

DemokrasiNews
22/09/2026
KBIHU Armuzna Menggerakkan Pembinaan Haji, Bekali Jamaah dengan Ilmu dan Kemandirian
Edukasi

KBIHU Armuzna Menggerakkan Pembinaan Haji, Bekali Jamaah dengan Ilmu dan Kemandirian

DemokrasiNews
21/09/2026

Related News

Modus Gadai Mobil Pria Di Lampung Tipu Teman Nya Puluhan Juta Rupiah

Modus Gadai Mobil Pria Di Lampung Tipu Teman Nya Puluhan Juta Rupiah

29/01/2021
Kunjungan Kerja ke Jawa Timur, Presiden Akan Tinjau Vaksinasi dan Resmikan Bendungan

Kunjungan Kerja ke Jawa Timur, Presiden Akan Tinjau Vaksinasi dan Resmikan Bendungan

07/09/2021
Mingrum Gumay Sosialisasi Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

Mingrum Gumay Sosialisasi Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

19/06/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/