DEMOKRASINEWS, Lampung Tengah – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Komang Koheri SE , mengapresiasi Lapas Kelas II- B Gunung Sugih Lampung Tengah dan Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan Kepolisian telah bertahap melakukan vaksinisasi kepada para warga binaan di berbagai wilayah di Provinsi Lampung.
Menurutnya warga binaan sangat rentan terpapar virus Covid-19 karena jumlah kapasitas yang overload dan harus berdesakan di dalam lapas.
“Warga binaan termasuk dalam kelompok paling berisiko terhadap virus Covid-19, kedepan harus dilakukan di seluruh wilayah di Indonesia tanpa terkecuali di Provinsi Lampung.
Kemekumham dan Kepolisian harus dapat memperhatikan ketersediaan stok vaksin Covid-19 bagi warga binaan agar mereka divaksinasi secara keseluruhan serta mencegah penyebaran Covid-19 di Lembaga permasyarakatan (Lapas),” kata Komang Koheri melalui keterangannya kepada Demokrasinews.co.id pada Kamis (12 /08/2021).
Politikus PDI Perjuangan asal Provinsi Lampung itu meminta pihak Lapas dapat melakukan vaksinisasi secara terukur agar tidak terjadi kepadatan di dalam lembaga pemasyarakatan.
Hal itu dikarenakan banyak Lapas di Indonesia yang kondisinya melebihi kapastitas, sehingga dipastikan sulit menjaga jarak para tahanan di dalam sel.
“Harus dapat dipastikan protokol kesehatan tetap diterapkan baik di dalam lapas dan saat program vaksinisasi, seperti melakukan penyemprotan desinfektan secara berkala di dalam lapas,” katanya.
Lebih lanjut, Komang Koheri meminta pihak Lapas harus dapat melakukan berbagai upaya dan strategi untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19 di Lapas dan rumah tahanan (Rutan).
Selain itu dia meminta seluruh petugas Lapas dan Rutan agar tidak lengah dan sigap memberikan pelayanan kesehatan apabila ada warga binaan maupun petugas yang terpapar Covid-19, agar virus tersebut tidak meluas.
“Jangan sampai ada napi atau petugas yang terpapar, namun tidak mendapatkan perhatian dan pelayanan, mengingat ini menyangkut keselamatan jiwa warga binaan,” pungkasnya.(*)
Pewarta Fahmi
Tim DemokrasiNews










