• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Senin, Mei 18, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Cegah Pernikahan Dini, Ketua DPD RI : Pemerintah Harus Tingkatkan Edukasi Masyarakat

DemokrasiNews
08/08/2021
in Nasional, Kesehatan, Sosial Budaya, Tokoh, Zona Wakil Rakyat
Cegah Pernikahan Dini, Ketua DPD RI : Pemerintah Harus Tingkatkan Edukasi Masyarakat

DEMOKRASINEWS, Surabaya- Maraknya pernikahan dini di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, membuat miris Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, pernikahan dini berpengaruh besar pada segi kesehatan dan psikologis anak.

Oleh sebab itu, LaNyalla berharap edukasi kepada masyarakat ditingkatkan. Hal ini juga menjadi upaya mencegah pernikahan dini. 

“Pemerintah daerah, dinas terkait dan elemen masyarakat lainnya perlu terus menggaungkan edukasi cegah perkawinan anak. Sosialisasinya harus dilakukan dengan berbagai saluran,” kata LaNyalla di sela masa reses di Jawa Timur, pada Minggu (08/08/2021).

Cegah Pernikahan Dini, Ketua DPD RI : Pemerintah Harus Tingkatkan Edukasi Masyarakat Cegah Pernikahan Dini, Ketua DPD RI : Pemerintah Harus Tingkatkan Edukasi Masyarakat Cegah Pernikahan Dini, Ketua DPD RI : Pemerintah Harus Tingkatkan Edukasi Masyarakat

Berdasarkan catatan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyuwangi, sejak Januari hingga Juni 2021, terdapat 99 kasus pernikahan di bawah usia 20 tahun atau sebesar 10,3 persen. Sementara pada tahun 2020 terdapat sekitar 763 izin dispensasi perkawinan anak.

“Pernikahan di usia dini cenderung akan menurunkan kualitas hidup pasangan tersebut kelak. Karena masa tumbuh kembang anak yang belum dewasa menjadi terganggu,” ujar dia.

Ditambahkan LaNyalla, berbagai dampak buruk perkawinan anak antara lain membahayakan persalinan, resiko anak stunting, kekerasan dalam rumah tangga, hingga putus sekolah.

Faktor pendidikan rendah, kultur yang masih kental dan agama, jelas LaNyalla, menjadi penyebab tingginya angka pernikahan di usia dini.

“Berdasarkan temuan di lapangan, semakin rendah pendidikan, terjadinya pernikahan akan semakin tinggi. Apalagi di masa pandemi ini dengan adanya pendidikan jarak jauh, semangat dan minat untuk belajar makin jauh menurun,” lanjutnya.

Mantan Ketua Umum PSSI itu juga menyinggung masih adanya keyakinan di tengah masyarakat desa jika perempuan di atas 20 tahun belum menikah dianggap perawan tua. Ini juga memicu faktor pernikahan dini.

“Adanya nikah siri berpengaruh juga karena setelah usia 21 tahun baru dicatatkan atau menikah secara formal di KUA baru diformalkan,” ucap dia.

Semua  faktor tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama oleh stakeholder dan masyarakat.

“Pemerintah kemudian tokoh agama serta masyarakat perlu saling bahu membahu mencegah terjadinya pernikahan dini. Mungkin perlu juga inovasi di dunia pendidikan untuk kembali menggaet minat belajar,” tukasnya.

Beberapa bulan lalu Pemkab Banyuwangi membentuk duta cegah perkawinan anak. Sebanyak 200 anak perwakilan pelajar SMP dan SMA mengikuti pelatihan dengan narasumber lintas sektor, mulai Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Pendidikan. 

“Keberadaan para duta ini perlu diintensifkan lagi karena mereka dikukuhkan untuk melakukan sosialisasi pencegahan pernikahan usia dini di lingkungannya,” tutur LaNyalla.

Sesuai UU Nomor 16/2009 tentang Perkawinan, batas usia perkawinan bagi perempuan dan laki-laki adalah 19 tahun. Jika kurang dari 19 tahun, maka harus mengajukan dispensasi nikah di Pengadilan.( DPD-RI Kabar Senator ).

Tim DemokrasiNews


Berita Terkini

Menebar Kebaikan di Tanah Suci, SAJADAH JKG 7 Jadi Inspirasi Haji 2026
Sosial Budaya

Menebar Kebaikan di Tanah Suci, SAJADAH JKG 7 Jadi Inspirasi Haji 2026

DemokrasiNews
17/05/2026
Pinjaman Daerah Rp150 Miliar Tuai Penolakan, Suwardi: Jangan Bangun Kegaduhan Politik
Tokoh

Pinjaman Daerah Rp150 Miliar Tuai Penolakan, Suwardi: Jangan Bangun Kegaduhan Politik

DemokrasiNews
17/05/2026
Presiden Prabowo Tegaskan Koperasi Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
Nasional

Presiden Prabowo Tegaskan Koperasi Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

DemokrasiNews
16/05/2026
Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Jawa Timur, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
Nasional

Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Jawa Timur, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

DemokrasiNews
16/05/2026
Hanya Onta dan Tiang Listrik yang Tak Bapil: Kisah Kesabaran Jamaah Haji di Tanah Suci
Edukasi

Hanya Onta dan Tiang Listrik yang Tak Bapil: Kisah Kesabaran Jamaah Haji di Tanah Suci

DemokrasiNews
16/05/2026
KDKMP Didorong Perkuat Ekonomi Lokal dan Kemandirian Desa
Edukasi

KDKMP Didorong Perkuat Ekonomi Lokal dan Kemandirian Desa

DemokrasiNews
14/05/2026

Related News

Mentan Amran Instruksikan Pejabat Kementan Turun Lapang Siapkan Musim Tanam I

Mentan Amran Instruksikan Pejabat Kementan Turun Lapang Siapkan Musim Tanam I

14/11/2023
Konflik Gajah Liar, Balai TN Way Kambas Tutup Sementara Seluruh Objek Wisata

Konflik Gajah Liar, Balai TN Way Kambas Tutup Sementara Seluruh Objek Wisata

15/01/2026
Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo

07/09/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/