• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya

Terbaring Lemah di RSCM, Bayi Mungil Asal Kota Bumi Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

DemokrasiNews
05/12/2020
in Sosial Budaya
Terbaring Lemah di RSCM, Bayi Mungil Asal Kota Bumi Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung – Muhammad Syadzili Mezar Ibrahim berusia 8 bulan, terbaring lemah di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM) Jakarta. Mata dan kulitnya terlihat menguning dan perut mulai membesar akibat menderita Atresia Bilier (pembengkakan pada hati dan limfa) yang kini sudah 10 centimeter hingga harus segera dioperasi dengan biaya lebih dari Rp 200 juta rupiah.

Bayi malang ini lahir melalui operasi Caesarean pada 21 Maret 2020 (kini berusia 8 bulan) dengan berat 2,3 kilogram dan panjang 47 centimeter saat usia kandungan 36 minggu. Sebelum dirawat di RS Cipto Mangun Kusumo Jakarta, bayi mungil ini sempat dirawat di Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung selama 14 hari.

Setelah dirawat beberapa hari di RSUD Abdul Moeloek, selanjutnya pada Mei 2020, bayi mungil Syadzili Mezar Ibrahim dirujuk ke RSCM Jakarta, dan masih menjalani perawatan hingga sekarang.

Terbaring Lemah di RSCM, Bayi Mungil Asal Kota Bumi Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan Terbaring Lemah di RSCM, Bayi Mungil Asal Kota Bumi Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan Terbaring Lemah di RSCM, Bayi Mungil Asal Kota Bumi Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

Muhammad Syadzili Mezar Ibrahim merupakan anak pertama pasangan Yulizar Fadly dan Meutia Rachmatia. Pasangan muda ini menyambut kelahiran putra pertama mereka dengan penuh suka cita. Namun kondisi putra pertama mereka yang lahir dengan kelainan hati ini, membuat keduanya sangat sedih. 

Pasangan muda asal Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara ini berharap anak mereka segera sembuh dan kembali ceria. Namun apa daya, karena keterbatasan ekonomi, mereka hanya bisa pasrah dan berharap uluran tangan para dermawan, sebab operasi yang harus di lakukan butuh biaya ratusan juta.

Yulizar Fadli, ayah bayi mungil ini mengungkapkan, dia dan istrinya awalnya tidak menyadari jika anak pertama mereka mengalami kelainan pada hati dan limfa. 

Terbaring Lemah di RSCM, Bayi Mungil Asal Kota Bumi Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan Terbaring Lemah di RSCM, Bayi Mungil Asal Kota Bumi Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan Terbaring Lemah di RSCM, Bayi Mungil Asal Kota Bumi Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

“Awalnya semua seperti normal, memang kulitnya agak menguning tapi kami kira itu biasa. Saat berusia 3 bulan, kedua ujung mata anak saya terlihat kuning. Kami bawa Dzili ke Rumah Sakit Daerah di Lampung Utara untuk dilakukan pemeriksaan darah lengkap,” katanya. 

Hasil pemeriksaan, ujar Yulizar, HB Dzili rendah, kadar fungsi hati dan bilirubinnya pun sangat tinggi. Lalu dokter merujuk Dzili ke RSUD Bandar Lampung. Dzili dirawat selama 14 hari di RS tersebut. Dan pada hari ke-15, Dzili di rujuk ke RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

“Saat itu saya dan istri sangat terkejut ketika bayi kami ternyata harus dirujuk ke RSCM. Lebih kaget lagi saat dokter RSCM mengatakan Dzili harus dioperasi karena mengalami kelainan hati. Bayi kecil kami harus cangkok hati,” ujar Yulizar sambil terisak, saat dihubungi melalui telepon Sabtu (5/12/2020).

“Dokter Gastro dari RSCM Jakarta bilang Dzili harus segera cangkok Hati. Oleh sebab itu, saya mesti mendonorkan separuh hati saya untuk Syadzili,” ujar Yulizar Fadli, yang juga aktor dan cerpenis Lampung ini. 

Lebih lanjut Yulizar mengungkapkan agar transplantasi hati dapat terlaksana, sebagai pendonor dirinya wajib menjalani proses screening/pemeriksaan kesehatan yang membutuhkan biaya lebih dari 200 juta

“Kata dokter, transplantasi hati menjadi satu-satunya tindakan yang harus dijalani secepat mungkin karena Atresia Bilier (tidak terbentuknya saluran empedu) sehingga menyebabkan kerusakan pada organ hati. Kondisi ini menyebabkan perubahan warna kulit dan mata menjadi kuning serta perut yang perlahan membesar,” ujar Yulizar. 

Selama dirawat di RSCM, Dzili menjadi sangat rewel. BAB-nya kuning pucat dan putih dempul. Kulitnya menjadi gelap. Perutnya perlahan membesar. Tanda hitam nampak jelas di bawah sepasang matanya. 

Rawat inap dan rawat jalan dilakoni Dzili bergantian. Imunisasi pun demikian. Asam Ursodeoksikolat, spironolactone, suplemen hati, dan vitamin K di masukkan ke tubuhnya. Tes darah lengkap dan USG abdomen dua fase pun sudah dilaksanakan.

Hasilnya semuanya termasuk hasil biopsi; operasi kecil untuk mengambil jaringan hati mengarah pada satu kesimpulan: Atresia Bilier. 

Diketahui Atresia Bilier adalah kondisi bawaan lahir atau kongenital, di mana saluran dari hati ke kantong empedu tidak terbentuk normal. Secara cepat kondisi ini akan menyebabkan sirosis atau kerusakan hati.

Yulizar berharap bantuan dan santunan dari para dermawan berapapun nilainya akan sangat berarti bagi Dzili. Dia menegaskan akan melakukan yang terbaik bagi anak pertamanya itu agar Dzili punya hati baru dan sehat seperti anak-anak lainnya. 

Kepada para dermawan yang merasa terketuk hatinya untuk mendonasikan bantuan bisa memberikan donasi melalui Nomor Rekening 0488954440 BNI Syariah atas nama Meutia Rachmatia, Nomor Rekening 228401001845506 BRI atas nama Meutia Rachmatia.

Selain itu, Yulizar Fadli juga menyampaikan dia dan istrinya memutuskan untuk menggalang dana di campaign https://kitabisa.com/campaign/syadzilisembuh.

Saat ini, Hati untuk Dzili juga sudah beredar di grup media sosial dan Aplikasi WhatsApp. Kepada para dermawan yang akan berdonasi melalui campaign https://kitabisa.com/campaign/syadzilisembuh, dapat membantu dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”2. Masukkan nominal donasi3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera. 

Hingga berita ini dirilis donasi yang terkumpul berjumlah Rp 22.394.556. 

Pewarta : Rizky
Editor : Roy Choiri


Berita Terkini

DPC Demokrat Lampung Timur Ajak Masyarakat Berbagi Harapan, 41 Kantong Darah Terkumpul untuk Sesama
Politik

DPC Demokrat Lampung Timur Ajak Masyarakat Berbagi Harapan, 41 Kantong Darah Terkumpul untuk Sesama

DemokrasiNews
14/10/2026
Perwanas dan Perpeni Lampung Pererat Silaturahmi Lewat Family Gathering Edukatif
Sosial Budaya

Perwanas dan Perpeni Lampung Pererat Silaturahmi Lewat Family Gathering Edukatif

DemokrasiNews
13/10/2026
Warga Bangun Jalan dengan Dana Swadaya, Pemkab Lampung Timur Didorong Prioritaskan Pajak untuk Infrastruktur
Desa

Warga Bangun Jalan dengan Dana Swadaya, Pemkab Lampung Timur Didorong Prioritaskan Pajak untuk Infrastruktur

DemokrasiNews
13/10/2026
Perkuat Gerakan Perempuan Berkemajuan, PWA ‘Aisyiyah Lampung Bina PDA Tulang Bawang
Edukasi

Perkuat Gerakan Perempuan Berkemajuan, PWA ‘Aisyiyah Lampung Bina PDA Tulang Bawang

DemokrasiNews
12/10/2026
UPZISNU Hargomulyo Luncurkan Gerakan Sedekah Sampah, Catat 11 Bedah Rumah dan Ratusan Bantuan Sosial
Edukasi

UPZISNU Hargomulyo Luncurkan Gerakan Sedekah Sampah, Catat 11 Bedah Rumah dan Ratusan Bantuan Sosial

DemokrasiNews
10/10/2026
Gus Adib Pimpin FKPP Tulang Bawang, Kyai Dorong Kemandirian Pesantren
Edukasi

Gus Adib Pimpin FKPP Tulang Bawang, Kyai Dorong Kemandirian Pesantren

DemokrasiNews
09/10/2026

Related News

BNPB: Sejumlah Wilayah Dilanda Bencana Hidrometeorologi, Ratusan Warga Terdampak dalam Dua Hari

BNPB: Sejumlah Wilayah Dilanda Bencana Hidrometeorologi, Ratusan Warga Terdampak dalam Dua Hari

15/11/2025
Covid-19 : PWI Lampung Timur Himbau Pasangan Calon Kepala Daerah Sosialisasi Di Media

Covid-19 : PWI Lampung Timur Himbau Pasangan Calon Kepala Daerah Sosialisasi Di Media

11/09/2020
UPTD PPA Lampung Timur Dampingi Korban NA Jalani Pemeriksaan Psikologi

UPTD PPA Lampung Timur Dampingi Korban NA Jalani Pemeriksaan Psikologi

04/12/2025

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/