• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Senin, September 28, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Politik

Rocky Gerung Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Krisis Demokrasi di Indonesia

DemokrasiNews
28/11/2020
in Politik
Rocky Gerung Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Krisis Demokrasi di Indonesia

DEMOKRASINEWS, Palangka Raya– Berbicara demokrasi tentulah merupakan hal yang lumrah di negara Indonesia. Sebab, demokrasi sendiri adalah sebuah sistem bernegara yang dianut oleh negara Indonesia dengan bersumber daripada ideologi pancasila.

Namun menilik sistem demokrasi Indonesia saat ini, dirasa cukup mengecewakan bagi banyak pihak. Sebab telah terjadi kemunduran yang sangat signifikan atas ruang berdemokrasi terutama bagi masyarakat luas. 

Seperti yang disampaikan oleh Rocky Gerung, pengamat politik Indonesia saat menjadi narasumber pada acara seminar kebangsaan yang diikuti oleh 62 Perguruan Tinggi se Indonesia dengan tema ‘Wajah Baru Demokrasi Indonesia, Antara Krisis Ekonomi, Hukum dan Kepemimpinan’ yang di selenggarakan oleh DEMA IAIN Palangka Raya bersama Himpunan Mahasiswa Palangka Raya pada Rabu, 25 November 2020 kemarin.

Rocky Gerung Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Krisis Demokrasi di Indonesia Rocky Gerung Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Krisis Demokrasi di Indonesia Rocky Gerung Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Krisis Demokrasi di Indonesia

“Demokrasi perlu konsep, demokrasi perlu kemampuan untuk menunjukkan arah bangsa, itu diikat oleh value, oleh nilai, bukan oleh pragmatisme, bukan oleh dinasti,” ujar pria yang punya julukan Presiden Akal Sehat itu.

Dia menjelaskan jika sedang terjadi kemunduran dalam berdemokrasi di Indonesia saat ini. Sebab ia menilai, dari segi ekonomi saja Indonesia hanya mampu membayar bunga hutangnya, sedangkan hutang pokoknya belum. 

“Mengapa ekonomi terbengkalai? Karena pemimpin tidak punya konsep. Pemimpin tidak mampu mendeteksi hubungan antara macetnya demokrasi dan buruknya pertumbuhan ekonomi,” papar Rocky Gerung.

Rocky Gerung Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Krisis Demokrasi di Indonesia Rocky Gerung Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Krisis Demokrasi di Indonesia Rocky Gerung Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Krisis Demokrasi di Indonesia

Lebih lanjut Rocky menjelaskan jika pertumbuhan ekonomi memerlukan suatu pengawasan yang kritis guna mewujudkan keadilan sosial. “Pertumbuhan ekonomi kalau tidak ada kritik, dia akan menyimpang dari fungsi utamanya yaitu menghasilkan keadilan sosial. Kita berpolitik hanya demi menghasilkan keadilan sosial,” jelasnya.

Bahkan menurutnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia sekarang menghadapi tantangan besar untuk bangkit dan berkembang. 

“Pertumbuhan ekonomi itu diuji pada 2 hal, pertama menghasilkan keadilan sosial kah? Kedua menghormati lingkungan kah? Pemerintah yang tidak paham dalil itu pasti akan memihak kepada oligarki. Kekuasaan tidak paham itu karena tidak belajar dari sejarah,” terangnya.

Di sisi lain, ia menyatakan jika akar permasalahan dan kekacauan yang terjadi di Indonesia bukan hanya diakibatkan oleh faktor ekonomi, melainkan juga diakibatkan adanya kekosongan pihak yang seharusnya mengambil peran kritis terhadap pemerintahan (oposisi).

“Kalau di parlemen itu ada oposisi maka kita tidak perlu sering-sering mengadakan webinar dan diskusi yang mengkritisi pemerintah seperti ini,” candanya.

Lebih lanjut, Rocky juga menjelaskan maksud candaannya tadi, jika sebenarnya telah terjadi kemacetan politik yang mengakibatkan banyak kekacauan terjadi.

“Akar dari kekacauan adalah arogansi kekuasaan, kekuasaan yang menghindari kritik apalagi menghalangi kritik, itu pasti jadi arogan. Jadi intinya adalah, akar dari persoalan bangsa hari ini adalah tertutupnya komunikasi politik,” tegas Rocky.

Sehingga menurutnya solusi yang tepat untuk diterapkan adalah bagaimana pemerintah membuka kembali kran berdemokrasi dan mewujudkan demokrasi yang berkeadilan sosial dalam wujud kebhinekaan.

“Akar kemacetan politik, satu kata, arogansi. Bagaimana menghindari arogansi, ucapkan perbedaan. Kita disini seolah-olah dilarang berbeda karena kita negara kesatuan, padahal sebetulnya prinsip dalam demokrasi adalah kelola perbedaan supaya terjadi persatuan, bukan malah demi persatuan maka perbedaan dihalangi, itu terbalik,” tegasnya.

Dia juga memberikan pesan kepada masyarakat terutama mahasiswa dan pemuda agar terus mengawal jalannya pemerintahan dan tetap memberikan kritik dan masukan demi kepentingan dan kemajuan bangsa.

“Saya percaya di dalam sejarah dunia, saya percaya bahwa pikiran generasi baru, pikiran mahasiswa, pikiran millenial, pikiran netizen tidak mungkin dikendalikan oleh kekuasaan. Saya selalu percaya pikiran segar harus datang dari kampus, karena kampus memang dikutuk untuk berpikir. Sementara Kekuasaan dikutuk untuk dungu,” pesan Rocky.

“Jadi, percayalah teman-teman mahasiswa, kita bisa kepung kekuasaan itu dengan membentuk jaringan pikiran se Indonesia. Itu yang namanya komunitas akal pikiran,” tutup Rocky Gerung.

Pewarta : Aris Kurnia Hikmawan
Editor : Roy Choiri


Berita Terkini

Pansel Hentikan Seleksi Kadiskes Lampung Utara, 55 Pejabat Lolos 10 Kursi Eselon II
Politik

Pansel Hentikan Seleksi Kadiskes Lampung Utara, 55 Pejabat Lolos 10 Kursi Eselon II

DemokrasiNews
27/09/2026
Pemkab Lampung Utara Buka Seleksi 11 JPT Pratama, Pendaftaran hingga 25 September
Politik

Pemkab Lampung Utara Buka Seleksi 11 JPT Pratama, Pendaftaran hingga 25 September

DemokrasiNews
12/09/2026
Setelah Teuku Khalid Syah, Heri Fulistiawan Muncul! Bursa Ketua IJTI Krakatau Raya Makin Sengit
Politik

Setelah Teuku Khalid Syah, Heri Fulistiawan Muncul! Bursa Ketua IJTI Krakatau Raya Makin Sengit

DemokrasiNews
04/09/2026
Pemkab Lampung Utara Rombak 16 Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Advertorial

Pemkab Lampung Utara Rombak 16 Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan

DemokrasiNews
03/09/2026
Bupati Lampung Timur Tegaskan Kepala Desa Bukan untuk Berfoya-foya: Layani Rakyat, Jauhi KKN
Advertorial

Bupati Lampung Timur Tegaskan Kepala Desa Bukan untuk Berfoya-foya: Layani Rakyat, Jauhi KKN

DemokrasiNews
03/09/2026
Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, Miftachul Akhyar dan Abdul Hakim Mahfudz Terpilih Pimpin PBNU
Tokoh

Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, Miftachul Akhyar dan Abdul Hakim Mahfudz Terpilih Pimpin PBNU

DemokrasiNews
31/08/2026

Related News

Ketum PWI Pusat Dijadwalkan Hadiri Diklat Jurnalistik PWI Lampung

Ketum PWI Pusat Dijadwalkan Hadiri Diklat Jurnalistik PWI Lampung

28/11/2023
Persiapan PON XXI 2024, Kementerian PUPR: Progres Stadion Utama Sumatera Utara Sudah Mencapai 31%

Persiapan PON XXI 2024, Kementerian PUPR: Progres Stadion Utama Sumatera Utara Sudah Mencapai 31%

18/03/2024
Dukung Program Vaksinasi Pemerintah, BIN Selenggarakan Vaksinasi dari Rumah ke Rumah di Madiun

Dukung Program Vaksinasi Pemerintah, BIN Selenggarakan Vaksinasi dari Rumah ke Rumah di Madiun

19/08/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/