• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, Mei 26, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Kunci Kekokohan Indonesia

DemokrasiNews
23/10/2020
in Sosial Budaya
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Kunci Kekokohan Indonesia

DEMOKRASINEWS, Tubaba -Kalimat diatas menjadi inti dari kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang di lakukan I Komang Koheri SE anggota DPR RI, di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dalam mengawali materi sosialisasi.

Komang Koheri menjelaskan keanggotaan MPR yang terdiri atas anggota DPR dan anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum. “Sesuai UU No 17 tahun 2014, setiap anggota MPR memiliki tugas mensosialisasikan dan memasyarakatkan Empat Pilar MPR RI,” demikian di jelasjan Komang Koheri dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Dapil Lampung 2.

Lebih lanjut, Anggota DPR RI fraksi Partai PDI Perjuangan ini menjelaskan, bahwa pilar artinya tiang yang menopang sebuah bangunan. “Bangsa kita akan utuh dan kuat, bila pilarnya kuat. Sebagaimana sebuah bangunan akan kokoh, jika tiangnya kokoh. Demikian juga sebaliknya,” ujar dia.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Kunci Kekokohan Indonesia Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Kunci Kekokohan Indonesia Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Kunci Kekokohan Indonesia

Empat pilar kebangsaan itu, menurutnya adalah Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika. Empat pilar itu harus dijaga dan dipelihara oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Karena dengan memahami dan memegang teguh nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar ini, akan menjadi kekuatan kita sebagai bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan internal dan eksternal bangsa,” ucapnya.

Secara terperinci, di hadapan peserta sosialisasi Komang Koheri menjelaskan satu demi satu pilar kebangsaan tersebut.

Pilar pertama yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara, semestinya di laksanakan dalam kehidupan pribadi, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sila pertama menjadikan kita bangsa yang religius. Bila kita mengamalkan sila pertama, kita akan menjadi bangsa yang religius, rukun antar umat beragama dan memiliki toleransi yang tinggi.

Sila kedua merupakan dasar hubungan sosial dan budaya antara semua masyarakat Indonesia. Bahwa manusia harus diakui dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki derajat yang sama.

Sila ketiga menggambarkan kekayaan dan keanekaragaman budaya dan corak bangsa Indonesia, yang disatukan dengan Pancasila.

Sila keempat menggambarkan karakter bangsa yang mencintai musyawarah, yang sudah menjadi ruh bangsa Indonesia dan dicontohkan oleh para pendiri bangsa.

Sila kelima menjamin keadilan dan pemerataan kesejahteraan seluruh warga negara dari Sabang sampai Merauke.

Pilar kedua adalah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara. Pembukaan UUD 1945 menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang pandai bersyukur.

Dengan menggunakan kalimat “Atas berkat Tuhan Yang Maha Esa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya” menunjukkan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia bukan hadiah dari bangsa manapun. Namun kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan para pendahulu bangsa dengan rahmat Tuhan.

Pilar ketiga menjelaskan bentuk negara yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berbentuk Republik. Pilihan bentuk negara merupakan komitmen bersama para pendiri bangsa sejak awal berdirinya negara Indonesia. NKRI juga dipandang menjadi bentuk negara yang paling tepat untuk mewadahi ide persatuan bangsa yang majemuk ditinjau dari berbagai latar belakang. Negara Kesatuan yang hanya memiliki satu kepala pemerintahan yang mengatur seluruh kepala daerah yang berada dibawah koordinasinya.

Pilar keempat yaitu Bhinneka Tunggal Ika menjadi Semboyan Negara Republik Indonesia. Berbeda-beda tetapi satu jua, dinilai relevan dengan keperluan strategis Bangsa Indonesia. Walaupun Indonesia terdiri dari banyak suku, agama, ras, budaya, adat, dan bahasa, namun tetap satu kesatuan sebangsa dan setanah air.

Komang Koheri menutup penjelasannya dengan menyatakan “Kekokohan pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan, merupakan kunci kekuatan bangsa”.

Acara Sosialisasi Empat Pilar yang digelar di kantor DPC PDIP Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kamis (22/10/2020) ini dihadiri oleh peserta dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Diantaranya Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan, Para Penggiat Sosial, serta Tokoh Masyarakat dan tetap mengedapkan protokol kesehatan Covid-19.

Pewarta : Fahmi
Editor : Roy Choiri


Berita Terkini

Pemkab Lampung Utara Siapkan 10 Sapi Kurban untuk Iduladha 1447 H
Advertorial

Pemkab Lampung Utara Siapkan 10 Sapi Kurban untuk Iduladha 1447 H

DemokrasiNews
25/05/2026
Indrawati Dilantik Jadi Ketua IOSKI Sumsel, Gaungkan Lomba Senam Kreasi Menuju FORPROV II 2026
Advertorial

Indrawati Dilantik Jadi Ketua IOSKI Sumsel, Gaungkan Lomba Senam Kreasi Menuju FORPROV II 2026

DemokrasiNews
25/05/2026
Fastabiqul Khairat di Tanah Haram: Perjalanan Spiritual Jamaah Indonesia
Edukasi

Fastabiqul Khairat di Tanah Haram: Perjalanan Spiritual Jamaah Indonesia

DemokrasiNews
25/05/2026
RTE dan Penghentian Bus Sholawat Warnai Persiapan Puncak Haji 2026
Edukasi

RTE dan Penghentian Bus Sholawat Warnai Persiapan Puncak Haji 2026

DemokrasiNews
24/05/2026
Lampung Bersiap Jadi Sorotan Nasional, PWI dan Kemenag Perkuat Sinergi
Edukasi

Lampung Bersiap Jadi Sorotan Nasional, PWI dan Kemenag Perkuat Sinergi

DemokrasiNews
24/05/2026
Menjelang Wukuf, Jemaah Haji Diingatkan Menjaga Tenaga dan Menjernihkan Hati
Sosial Budaya

Menjelang Wukuf, Jemaah Haji Diingatkan Menjaga Tenaga dan Menjernihkan Hati

DemokrasiNews
23/05/2026

Related News

Bersama Barang Bukti, Jajaran Polres Lamtim Kembali Amankan Tersangka Narkoba

Bersama Barang Bukti, Jajaran Polres Lamtim Kembali Amankan Tersangka Narkoba

20/10/2020
Winarti Hadiri Pelatihan Saksi Pilkada 2024 Bersama PAC PDI Perjuangan Banjar Agung

Winarti Hadiri Pelatihan Saksi Pilkada 2024 Bersama PAC PDI Perjuangan Banjar Agung

04/11/2024
IKASI Lampung Periode 2025–2029 Resmi Dikukuhkan, Siap Majukan Anggar hingga ke Daerah

IKASI Lampung Periode 2025–2029 Resmi Dikukuhkan, Siap Majukan Anggar hingga ke Daerah

14/07/2025

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/