DEMOKRASINEWS, Lampung – Kunjungan kerja pada hari kedua Jum’at 16 Oktober 2020 Komisi IV DPR-RI yang dipimpin oleh Sudin, SE ke beberapa tempat.
Pertama Rombongan Komisi IV DPR-RI mendatangi gudang pupuk Pusri yang terletak di Jalan Tirtayasa, Campang Raya, Bandar Lampung. Dilakukan peninjauan serta dialog bersama Dirjen, Kepala Dinas dan pejabat instansi terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Sudin menegaskan kembali jika penggunaan Kartu Tani ditunda sementara.
“Kita harus pastikan dahulu Kartu Tani siap seluruh sarana pendukungnya, sehingga nanti saat diterapkan tidak ada kegaduhan serta menimbulkan permasalahan. Jika awal tahun depan belum siap, kita akan tunda lagi sampai benar-benar siap” terang ketua Komisi IV DPR-RI tersebut.

Kemudin kunjungan kedua dilakukan di Jalan Usaha Tani (J.U.T) yakni Kelompok Tani Panca Usaha Mulyosari. Pada Kunker di titik kedua ini secara simbolis memberikan bantuan Alsintan dari Komisi IV DPR-RI.
Sudin menyampaikan,” Tadi pak Walikota mengatakan warga membutuhkan bibit jagung yang bagus, kira-kira apa yang kurang segera dicukupi. Kalau masih ada aspirasi bantuan dari saya baik itu Hand Tracktor maupun pompa air, kalau memang diperlukan Insya Allah di akhir tahun 2020 ini akan kami segera berikan bantuannya.
Selanjutnya kunjungan dilakukan ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karang Rejo Metro. Kunjungan yang dilakukan Ke TPAS tidak mengurangi semangat anggota dewan untuk terus berdiskusi dan menyerap aspirasi masyarakat dan bisa langsung berdialog.
Asisten Bidang Perekonomian Kota Metro menyampaikan bahwa “ Luas TPAS ini kurang lebih kurang 7 hektar, pola pengolaan sampah yang dilakukan dilokasi ini adalah Organic jadi sampah dating, kemudian menejemennya hanya penimbunan.
Bisa ditinjau apabila kondisi ini terus dipertahankan, mungkin dalam waktu 3 tahunan kedepan akan jenuh dan tidak bisa dijadikan tempat pembuangan sampah kembali. Kemudian sudah ada tempat alternative kedua yg juga luasnya 7 hektar. Kami berharap ada dukungan khususnya dari DPR-RI untuk kiranya lokasi kedua ini ritmenya berbeda dari yang sebelumnya sehingga bisa lebih ramah dan terus digunakan oleh masyarakat kota Metro.
Pada kunjungan terakhir, dilakukan peninjauan ke Komplek Pergudangan Ganjar Agung Perum Bulog Cabang Lampung Tengah. (*)
Tim Redaksi DemokrasiNews











