• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Sabtu, April 25, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Politik

PDI Perjuangan: Sanksi Disiplin Bagi Kader Pindah Partai Karena Berburu Kekuasaan

DemokrasiNews
25/07/2020
in Politik
PDI Perjuangan: Sanksi Disiplin Bagi Kader Pindah Partai Karena Berburu Kekuasaan

DEMOKRASINEWS : Djarot Saiful Hidayat Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kadersasi juga Pelaksana Tugas ( PLT ) Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara (Sumut) pada siaran presnya menyatakan PDI Perjuangan tidak akan mencalonkan Kepala Daerah yang  memiliki Persoalan Hukum dan di nilai memiliki kinerja buruk. 

Djarot Saiful Hidayat juga menegaskan PDI Perjuangan menegaskan bahwa berpartai, sama juga bernegara, dilandasi oleh ketaatan pada konstitusi, hukum, dan etika politik. “Kader Partai harus berdisiplin dan berpolitik itu untuk pengendalian duri yang lebih besar, bukan untuk berburu kekuasaan politik. 

Karena itulah langkah pragmatis yang dilakukan saudara Akhyar Nasution dengan pindah ke Partai Demokrat justru ditempatkan sebagai bagian konsolidasi kader. Dalam konsolidasi tersebut, ada kader yang lolos karena memiliki kesabaran revolusioner, namun ada yang gagal karena ambisi meraih kekuasaan. Yang bersangkutan  masuk pada ketegori kedua. Pengurus Partai Demokrasi Perjuangan ( PDI-P) akan memberikan sanksi disiplin, karena anggota partai tidak boleh memiliki keanggotaan ganda dengan partai lain” tegas Jarot. 

PDI Perjuangan: Sanksi Disiplin Bagi Kader Pindah Partai Karena Berburu Kekuasaan PDI Perjuangan: Sanksi Disiplin Bagi Kader Pindah Partai Karena Berburu Kekuasaan PDI Perjuangan: Sanksi Disiplin Bagi Kader Pindah Partai Karena Berburu Kekuasaan

Jarot menambahkan PDI Perjuangan melakukan seleksi yang cukup ketat terhadap setiap calon kepala daerah. “Mereka yang memiliki persoalan hukum tidak akan pernah dicalonkan partai. PDI Perjuangan belajar dari kasus korupsi berjamaah yang dilakukan oleh mantan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) yang diusung PKS, Gatot Pujo Nugroho yang melebar kemana-mana. Kasus korupsi yang melibatkan mantan Walikota Medan, Tengku Dzulmi Eldon dikhawatirkan memiliki konsekuensi hukum ke yang lain.

PDI Perjuangan juga mencatat bahwa saudara Akhyar Nasution pernah diperiksa terkait dugaan penyelewengan anggaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 tingkat Kota Medan tahun 2020 di jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang sebesar Rp 4,7 miliar menjadi pertimbangan penting mengapa PDI Perjuangan  tidak mencalonkannya.

“Betapa bahayanya ketika kegiatan MTQ saja ada dugaan disalahgunakan. Mungkin dengan bergabungnya ke partai tersebut, yang bersangkutan ingin mencitrakan diri “katakan tidak pada korupsi” yang pernah menjadi slogan ”, ujar Jarot PLT Ketua DPD PDI Perjuangan sambil tersenyum.

Selain hal tersebut di atas, PDI Perjuangan juga mempertimbangkan posisi Kota Medan sebagai salah satu sentral perekonomian di Sumatera. “Pertimbangan yang komprehensif, strategik, dan obyektif ini sesuai harapan rakyat, menjadi landasan keputusan partai. PDI Perjuangan juga membangun dialog dengan partai koalisi pendukung Pak Jokowi. Masuknya saudara Akhyar dengan dukungan dari partai Demokrat dan kemungkinan dari PKS semakin menunjukkan arah kebenaran koalisi pada Pileg 2024 mendatang.( Siaran Pers) 

Djarot Saiful Hidayat Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kadersasi, PLT Ketua DPD Sumut

Sumber – SR 
Tim Redaksi DemokrasiNews 


Berita Terkini

Pemkab Lampung Utara Proses Rekomendasi BKN soal Dugaan Pelanggaran ASN di Pilkada 2024
Advertorial

Pemkab Lampung Utara Proses Rekomendasi BKN soal Dugaan Pelanggaran ASN di Pilkada 2024

DemokrasiNews
31/03/2026
Skandal Dana THR Pejabat Daerah! Bupati Cilacap Resmi Jadi Tersangka KPK
Nasional

Skandal Dana THR Pejabat Daerah! Bupati Cilacap Resmi Jadi Tersangka KPK

DemokrasiNews
16/03/2026
KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT
Hukum & Kriminal

KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT

DemokrasiNews
14/03/2026
Bicara Integritas, Bupati Pekalongan Akhirnya Pakai Rompi Oranye KPK
Hukum & Kriminal

Bicara Integritas, Bupati Pekalongan Akhirnya Pakai Rompi Oranye KPK

DemokrasiNews
04/03/2026
PDI Perjuangan Larang Kader Terlibat Bisnis Dapur MBG, Tegaskan Dana Program dari APBN
Nasional

PDI Perjuangan Larang Kader Terlibat Bisnis Dapur MBG, Tegaskan Dana Program dari APBN

DemokrasiNews
28/02/2026
Chusnunia Chalim Gaspol! PKB Lampung Siap Pimpin Pertarungan 2029
Politik

Chusnunia Chalim Gaspol! PKB Lampung Siap Pimpin Pertarungan 2029

DemokrasiNews
07/02/2026

Related News

Ganjar Pranowo: Soal Isu Palestina, Saya Tidak Keroyokan, Saya Maju Sendiri

Ganjar Pranowo: Soal Isu Palestina, Saya Tidak Keroyokan, Saya Maju Sendiri

20/11/2023
Polsek Labuhan Maringgai Bekuk Pelaku Pencuri Motor, Dua Orang DPO

Polsek Labuhan Maringgai Bekuk Pelaku Pencuri Motor, Dua Orang DPO

02/07/2020
Kekecewaan Presiden Jokowi, Berantas Korupsi Gembos di Pengadilan

Kekecewaan Presiden Jokowi, Berantas Korupsi Gembos di Pengadilan

29/09/2022

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/