• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, Juni 30, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Percepat Pengurangan Tuberkulosis, Presiden Arahkan 3 Hal Untuk Ditindak Lanjuti

DemokrasiNews
21/07/2020
in Kesehatan
Percepat Pengurangan Tuberkulosis, Presiden Arahkan 3 Hal Untuk Ditindak Lanjuti

DEMOKRASINEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa Indonesia masuk ranking ketiga kasus penderita Tuberkulosis (TBC) tertinggi di dunia, setelah India dan China. 

”Tuberkulosis merupakan salah satu dari 10 penyakit menular yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia. Lebih besar dibandingkan HIV/AIDS setiap tahunnya,” ujar Presiden Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) terkait Percepatan Penanganan Tuberkulosis di Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Selasa (21/7). 

Indonesia, menurut Presiden, berdasarkan data tahun 2017 sebanyak 116.000 meninggal karena TBC dan 2018 sejumlah 98.000 orang. Ia menambahkan bahwa perlu diketahui dan diwaspadai 75% pasien TBC adalah kelompok produktif, artinya di usia-usia produktif 15 sampai 55. 

Percepat Pengurangan Tuberkulosis, Presiden Arahkan 3 Hal Untuk Ditindak Lanjuti Percepat Pengurangan Tuberkulosis, Presiden Arahkan 3 Hal Untuk Ditindak Lanjuti Percepat Pengurangan Tuberkulosis, Presiden Arahkan 3 Hal Untuk Ditindak Lanjuti

Untuk itu, Pemerintah memiliki target pengurangan pada tahun 2030 ini menuju ke bebas Tuberkolosis, sehingga Presiden memberikan arahan sebagai berikut: 

Pertama, Pelacakan secara agresif untuk menemukan penderita TBC sehingga dapat menumpang proses pencarian untuk Covid-19. ”Kita harus tahu bahwa 845 penduduk  penderita TBC dan yang ternotifikasi baru 562 ribu, sehingga yang belum terlaporkan masih kurang lebih 33%. Ini hati-hati,” ujar Presiden. 

Kedua, Layanan diagnostik maupun pengobatan TBC harus terus tetap berlangsung diobati sampai sembuh, mulai stok obat-obatan juga dipastikan harus tersedia. ”Kalau perlu memang butuh Perpres atau Permen segera terbitkan sehingga prinsip kita sejak awal; temukan, obati, dan sembuh itu betul-betul bisa kita laksanakan,” kata Presiden seraya menambahkan sebagaimana penyelesaian Covid-19. 

Ketiga, Upaya pencegahan, preventif, dan promotif untuk mengatasi TBC ini betul-betul harus lintas sektor, termasuk dari sisi infrastruktur. ”Semuanya harus dikerjakan terutama untuk tempat tinggal atau rumah yang lembab, kurang cahaya matahari, tanpa ventilasi. Terutama ini tempat-tempat yang padat ini perlu, kepadatan lingkungan,” ujarnya. 

Hal ini, menurut Presiden, betul-betul sangat berpengaruh terhadap penularan antar individu sehingga bukan hanya di Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial tetapi juga Kementerian PUPR harus dilibatkan dalam pengurangan TBC. 

Pada bagian akhir, Presiden sampaikan kemungkinan untuk mencari pasien TBC bersamaan dengan Covid-19. ”Kendaraannya sama, kita bisa menyelesaikan 2 hal yang penting bagi kesehatan rakyat kita. Kalau itu bisa, saya kira akan mempercepat,” pungkas Presiden. 

Sumber : Setkab/FID/EN
Editor : M. Choiri, S


Berita Terkini

Menuju Rumah Sakit Rujukan Regional, RSUD Ryacudu Peroleh Dukungan Besar dari Kemenkes
Advertorial

Menuju Rumah Sakit Rujukan Regional, RSUD Ryacudu Peroleh Dukungan Besar dari Kemenkes

DemokrasiNews
30/06/2026
BGN Gandeng Kemenkeu Perkuat Tata Kelola MBG, Anggaran Direfokuskan untuk Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T
Nasional

BGN Gandeng Kemenkeu Perkuat Tata Kelola MBG, Anggaran Direfokuskan untuk Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T

DemokrasiNews
26/06/2026
Polemik MBG Memanas, Mitra Dapur Tolak Kebijakan Penghentian Sementara
Nasional

Polemik MBG Memanas, Mitra Dapur Tolak Kebijakan Penghentian Sementara

DemokrasiNews
19/06/2026
Langkah Baru MBG: Kualitas Makanan Jadi Prioritas Demi Tumbuh Kembang Anak Indonesia
Nasional

Langkah Baru MBG: Kualitas Makanan Jadi Prioritas Demi Tumbuh Kembang Anak Indonesia

DemokrasiNews
18/06/2026
MBG Dibenahi: Data, Gizi, dan Keamanan Jadi Kunci
Nasional

MBG Dibenahi: Data, Gizi, dan Keamanan Jadi Kunci

DemokrasiNews
12/06/2026
Pengungkapan Besar Kasus Narkotika di Lampung, Ribuan Pil Ekstasi Berakhir di Tungku Pemusnahan.
Hukum & Kriminal

Pengungkapan Besar Kasus Narkotika di Lampung, Ribuan Pil Ekstasi Berakhir di Tungku Pemusnahan.

DemokrasiNews
12/06/2026

Related News

Dana Akhir Tahun Minim, Perbaikan Jembatan Way Kerap Akan Dilakukan Tahun Depan

Dana Akhir Tahun Minim, Perbaikan Jembatan Way Kerap Akan Dilakukan Tahun Depan

15/12/2020
Menaker Tegaskan Pemberian THR Tahun 2022 Bagi Pekerja/Buruh Harus Kontan

Menaker Tegaskan Pemberian THR Tahun 2022 Bagi Pekerja/Buruh Harus Kontan

11/04/2022
BGN Gandeng Kemenkeu Perkuat Tata Kelola MBG, Anggaran Direfokuskan untuk Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T

BGN Gandeng Kemenkeu Perkuat Tata Kelola MBG, Anggaran Direfokuskan untuk Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T

26/06/2026

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/