DEMOKRASINEWS : Mamuju – Akses jalan yang tak bisa di lalui kendaraan roda empat memaksa warga di Desa Sandapang, Kec. Kalumpang, Kab. Mamuju Harus menandu keluarganya yang sakit sejauh kurang lebih 16 kilometer untuk mencapai puskemas yang terletak di jalan pusat kota kecamatan Kalumpang.
Bukan hanya tak dilalui roda empat, seorang keluarga dari warga yang sakit menuturkan, jika untuk memandu keluarganya harus melalui akses jalan yang berkubang lumpur setinggi lutut orang desa.
“Jangankan mobil, orang yang jalan pun harus melalui lumpur yang dalam, sampai lutut.” urai Asril keluarga dari warga yang di tandu. Minggu malam, (21/06/2020).
Asril menyebutkan jika akses jalan yang buruk tersebut, bukan hanya meyulitkan warga yang sakit, tetapi juga membatasi mobilitas warga di daerah itu.
“Sangat susah melalui jalan apalagi jika musim hujan, harus di lalui sangat ekstra.” ungkapnya
Sementara itu Asril menyebut jika tahun 2014, masyarakat secara swadaya pernah membuat jalan penghubung dengan jalan utama kecamatan Kalumpang, tetapi saat ini tak lagi bisa di lalui.
“2014 Masyarakat secara berswadaya membuat jalan, tapi sudah tidak bisa di lalui lagi. Harapan saya pemerintah daerah sebagai penanggung jawab akses antar desa bisa melihat realita ini, sehingga ada perhatian.”
Reporter: Sugiarto
Editor / Redaksi : DemokrasiNews











