DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial dipastikan masih akan terus berlanjut hingga tahun 2021 mendatang.Namun, terkait jumlah penerimanya belum bisa dipastikan apakah mengalami pengurangan atau penambahan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Darmuji Kepala Dinas Sosial Lampung Timur kepada tim DemokrasiNews saat dihubungi di Sukadana,Rabu (11/11/2020).
“Melihat kondisi masyarakat sampai sekarang ini belum pulih akibat wabah pandemi Covid-19 pada tahun depan dari Kementerian Sosial RI masih akan kembali mengalokasikan anggaran lanjutan BPNT dan BST. Untuk program BST, pemerintah baru mengalokasikan enam bulan pertama di tahun 2021.

Akan tetapi, terangnya, jika kondisi pandemi Covid-19 belum juga mereda, maka Kemensos berencana menambah kembali anggaran untuk program bansos sebagai jaring pengaman sosial kepada masyarakat yang terdampak.
“Jadi tidak semua program. Program Keluarga Harapan (PKH) tetap berjalan karena reguler. Sementara, untuk program bantuan sosial beras (BSB) yang sifatnya bansos tambahan, kata Darmuji.
Darmuji mengatakan,bantuan tersebut masih tergantung keadaan di masyarakat. Artinya, masih ada kemungkinan program tersebut dilanjutkan oleh Kementerian Sosial.Sebagai informasi khusus untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) Kabupaten Lampung Timur pada tahun 2020 ini mendapatkan alokasi 27 ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Sedangkan untuk Bansos beras atau bantuan Sosial Beras (BSB) untuk 70.434 KPM/KPH sudah disalurkan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui Dinas Sosial belum lama ini. Bansos beras ini disalurkan di 24 Kecamatan se-Lampung Timur.
Tim Redaksi DemokrasiNews











