• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Oktober 2, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi Nasional “Stop MBG dan Turunkan BBM” di Bundaran HI, Soroti Krisis Ekonomi dan Kebijakan Pemerintah

DemokrasiNews
12/06/2026
in Peristiwa, Ekonomi, Nasional, Pendidikan
Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi Nasional “Stop MBG dan Turunkan BBM” di Bundaran HI, Soroti Krisis Ekonomi dan Kebijakan Pemerintah

Jakarta, 12 Juni 2026 – Gelombang protes mahasiswa kembali menggema di Ibu Kota. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), organisasi kemahasiswaan, dan simpul gerakan masyarakat sipil menggelar aksi unjuk rasa bertajuk #IndonesiaMenujuBangkrut di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).

Aksi yang diperkirakan diikuti sekitar 1.500 peserta tersebut mengusung tema utama “Stop MBG dan Turunkan BBM”, sebagai bentuk kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada kepentingan rakyat. Massa aksi berasal dari berbagai kampus di Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, hingga sejumlah wilayah penyangga ibu kota.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan atau yang akrab disapa Athof, menegaskan bahwa aksi tersebut bukan dilatarbelakangi kepentingan politik praktis maupun perbedaan pilihan politik, melainkan sebagai respons atas kondisi ekonomi yang dinilai semakin memberatkan masyarakat.

Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi Nasional “Stop MBG dan Turunkan BBM” di Bundaran HI, Soroti Krisis Ekonomi dan Kebijakan Pemerintah Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi Nasional “Stop MBG dan Turunkan BBM” di Bundaran HI, Soroti Krisis Ekonomi dan Kebijakan Pemerintah Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi Nasional “Stop MBG dan Turunkan BBM” di Bundaran HI, Soroti Krisis Ekonomi dan Kebijakan Pemerintah

Menurut Athof, berbagai indikator pertumbuhan ekonomi yang selama ini disampaikan pemerintah belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tingkat akar rumput. Ia menilai masih banyak warga yang menghadapi tekanan ekonomi akibat kenaikan harga kebutuhan pokok, keterbatasan lapangan kerja, hingga meningkatnya beban pajak.

“Saat ini kenyataan yang dihadapi Indonesia adalah ekonomi hanya tumbuh di atas kertas, tetapi di meja makan rakyat tidak ada yang berubah. Harga kebutuhan pokok meningkat, lapangan kerja semakin sulit, dan masyarakat terus menghadapi berbagai tekanan ekonomi,” ujar Athof dalam keterangannya menjelang aksi.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa selama ini telah berupaya menyampaikan kritik melalui kajian akademik, diskusi publik, hingga penyampaian data dan rekomendasi kebijakan. Namun berbagai masukan tersebut dinilai belum memperoleh respons yang memadai dari pemerintah sehingga aksi turun ke jalan dianggap sebagai langkah yang diperlukan untuk menyuarakan aspirasi publik.

Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi Nasional “Stop MBG dan Turunkan BBM” di Bundaran HI, Soroti Krisis Ekonomi dan Kebijakan Pemerintah Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi Nasional “Stop MBG dan Turunkan BBM” di Bundaran HI, Soroti Krisis Ekonomi dan Kebijakan Pemerintah Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi Nasional “Stop MBG dan Turunkan BBM” di Bundaran HI, Soroti Krisis Ekonomi dan Kebijakan Pemerintah

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa lima tuntutan utama. Pertama, menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kedua, menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai semakin membebani masyarakat. Ketiga, menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang dianggap perlu dievaluasi. Keempat, menghentikan praktik militerisme di ruang sipil, termasuk lingkungan pendidikan. Kelima, meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui dan mengevaluasi berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai bermasalah.

Mahasiswa juga menyoroti sejumlah kebijakan ekonomi yang dianggap tidak adil. Salah satunya terkait penerapan pajak terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui regulasi terbaru yang menuai perdebatan publik. Di sisi lain, mereka mempertanyakan sejumlah kebijakan yang dinilai memberikan keringanan kepada sektor industri besar, khususnya di bidang sumber daya alam.

Selain isu ekonomi, mahasiswa turut menyoroti persoalan lapangan pekerjaan bagi generasi muda. Mereka menilai banyak lulusan perguruan tinggi yang masih kesulitan memperoleh pekerjaan yang layak di tengah persaingan yang semakin ketat. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan ketidakpastian sosial dan ekonomi bagi generasi produktif Indonesia.

Sebelum bergerak menuju Bundaran HI, peserta aksi dijadwalkan berkumpul di Lapangan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia pada pukul 10.00 WIB. Massa kemudian melakukan konsolidasi sebelum bergerak menuju titik aksi utama di pusat Jakarta.

Sejumlah organisasi yang telah menyatakan bergabung dalam demonstrasi ini antara lain Aliansi BEM se-UI yang terdiri atas BEM UI dan 15 BEM fakultas, BEM KM IPB, BEM Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), BEM Universitas Pancasila, Aliansi BEM Gunadarma, Front Mahasiswa Nasional (FMN), Pembebasan, serta Semar UI. Beberapa organisasi mahasiswa lainnya juga dikabarkan masih melakukan konsolidasi internal untuk menentukan jumlah peserta yang akan diturunkan.

Sementara itu, aparat keamanan telah menyiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, hingga kawasan Tosari. Kepadatan lalu lintas diperkirakan terjadi sejak pagi hingga malam hari seiring pergerakan massa menuju lokasi aksi dan proses pembubaran demonstrasi.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak untuk menghindari kawasan Bundaran HI dan koridor Sudirman–Thamrin selama berlangsungnya aksi. Pengguna transportasi umum juga diminta mengantisipasi potensi lonjakan penumpang pada layanan KRL Commuter Line, MRT Jakarta, dan TransJakarta, terutama di stasiun serta halte yang berada di sekitar lokasi demonstrasi.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta merencanakan perjalanan dengan menggunakan jalur alternatif apabila hendak menuju kawasan pusat Jakarta.

Aksi “Stop MBG dan Turunkan BBM” menjadi salah satu demonstrasi mahasiswa terbesar yang berlangsung pada pertengahan tahun 2026. Demonstrasi ini mencerminkan meningkatnya perhatian kalangan mahasiswa terhadap berbagai isu ekonomi, sosial, dan tata kelola pemerintahan yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat luas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah terkait tuntutan yang disampaikan oleh para mahasiswa dalam aksi tersebut. Namun berbagai pihak berharap dialog konstruktif dapat dilakukan guna mencari solusi atas berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik, sekaligus menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional.( Redaksi/Ryn/Rhd/Rls BEM UI )


Berita Terkini

Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri
Nasional

Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri

DemokrasiNews
02/10/2026
Kwarda Lampung Perkuat Wawasan Kebangsaan Pramuka Perguruan Tinggi, Gandeng Kodam dan BNN
Pendidikan

Kwarda Lampung Perkuat Wawasan Kebangsaan Pramuka Perguruan Tinggi, Gandeng Kodam dan BNN

DemokrasiNews
30/09/2026
Denny Ramadhan Hidupkan Transfer Knowledge, Jadikan Pengalaman Purnakarya Bekal Generasi Penerus
Edukasi

Denny Ramadhan Hidupkan Transfer Knowledge, Jadikan Pengalaman Purnakarya Bekal Generasi Penerus

DemokrasiNews
30/09/2026
Kejari Lampung Utara Musnahkan 37,694 Gram Sabu dan Tiga Senpi Rakitan
Hukum & Kriminal

Kejari Lampung Utara Musnahkan 37,694 Gram Sabu dan Tiga Senpi Rakitan

DemokrasiNews
30/09/2026
Pemkab Lampung Timur Perkuat Perhutanan Sosial melalui Masterplan IAD
Edukasi

Pemkab Lampung Timur Perkuat Perhutanan Sosial melalui Masterplan IAD

DemokrasiNews
29/09/2026
Relawan Muhammadiyah dan Granat Tulang Bawang Tembus Pelosok Salurkan Wakaf Al-Qur’an
Edukasi

Relawan Muhammadiyah dan Granat Tulang Bawang Tembus Pelosok Salurkan Wakaf Al-Qur’an

DemokrasiNews
29/09/2026

Related News

Gunung Merapi Erupsi, Sejumlah Wilayah di Jawa Tengah Dilanda Hujan Abu

Gunung Merapi Erupsi, Sejumlah Wilayah di Jawa Tengah Dilanda Hujan Abu

23/01/2024
PDI Perjuangan Lampung Hijaukan Alam Untuk Paru – Paru Bumi

PDI Perjuangan Lampung Hijaukan Alam Untuk Paru – Paru Bumi

23/01/2021
KPU Bandar Lampung Kembali Tetapkan Eva Dwiana-Deddy Amarullah Sebagai Pemenang Pilkada Tahun 2020

KPU Bandar Lampung Kembali Tetapkan Eva Dwiana-Deddy Amarullah Sebagai Pemenang Pilkada Tahun 2020

01/02/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/