• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, April 29, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Politik

PDI Perjuangan: Api Perjuangan Bangsa Lahir Atas Pemahaman Sejarah, Muncul Kesadaran Kritis Melawan Penjajahan

DemokrasiNews
20/09/2020
in Politik
PDI Perjuangan: Api Perjuangan Bangsa Lahir Atas Pemahaman Sejarah, Muncul Kesadaran Kritis Melawan Penjajahan

DEMOKRASINEWS,Jakarta- Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam rilis media, Minggu (20/09/2020) meminta Mendikbud Jangan Kedepankan Pragmatisme Pendidikan, Bangsa Besar Berdiri di Atas Pijakan Sejarah. Belajarlah dari para pendiri bangsa. Belajar ilmu pengetahuan dan teknologi dari Barat dan berbagai belahan dunia lainnya, namun membumikan setiap pengetahuan pada akar sejarah dan kebudayaan bangsa. Pendidikan dan Kebudayaan untuk melihat pendidikan dalam pengertian luas, yakni pendidikan yang meletakkan dasar budi pekerti, pendidikan karakter bangsa, sebagai dasar dari kemajuan, dan dengannya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi akan berjalan beriringan sesuai sejarah dan kebudayaan bangsa.Menyikapi hal tersebut, PDI Perjuangan secara resmi menyampaikan pernyataan antara lain : 

Pertama, PDI Perjuangan monolak keras berbagai bentuk pragmatisme pendidikan, termasuk menghilangkan mata pelajaran Sejarah dari Kurikulum SMA dan SMK. “Mendikbud Nadiem Makarim tidak paham bagaimana api perjuangan kemerdekaan bangsa lahir atas pemahaman sejarah, dan kemudian memunculkan kesadaran kritis untuk melawan penjajahan, melawan kapitalisme, imperialisme, dan kolonialisme.

Kedua,  Sejarah itu terang peradaban suatu bangsa. Sejarah mempertemukan masa lalu, mengambil nilai, cita-cita dan akar kebudayaan suatu bangsa dari masa lalu, dirangkai dengan kondisi saat ini, dan terciptalah cita-cita masa depan sebagai satu benang merah sejarah peradaban bangsa. “Bung Karno dalam pembuangan di NTT dan Bengkulu, paling gemar mengajar sejarah. Sejarah yang membangun cita-cita kemerdekaan, sejarah yang mengangkat akar nusantara sebagai bangsa besar yang mewarnai peradaban dunia.

Ketiga, PDI Perjuangan sangat menyesalkan bagaimana sosok seperti Pak Nadiem Nakarim memiliki kesadaran yang rendah tentang makna sejarah tsb. “Kalau kita berkunjung ke Museum, seluruh kader PDI Perjuangan diajarkan suatu pesan, anda boleh meninggalkan gedung museum sejarah, tetapi jangan pernah meninggalkan sejarah. Suatu bangsa akan kehilangan masa depan apabila meninggalkan sejarah.

Keempat,  PDI Perjuangan meminta kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk melihat pendidikan dalam pengertian luas, yakni pendidikan yang meletakkan dasar budi pekerti, pendidikan karakter bangsa, sebagai dasar dari kemajuan, dan dengannya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi akan berjalan beriringan sesuai sejarah dan kebudayaan bangsa. “Belajarlah dari para pendiri bangsa. Belajar ilmu pengetahuan dan teknologi dari Barat dan berbagai belahan dunia lainnya, namun membumikan setiap pengetahuan pada akar sejarah dan kebudayaan bangsa.(*)

Tim Redaksi DemokrasiNews 


Berita Terkini

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet, Enam Pejabat Baru Resmi Dilantik di Istana Negara
Nasional

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet, Enam Pejabat Baru Resmi Dilantik di Istana Negara

DemokrasiNews
28/04/2026
Presiden Prabowo Panggil Menteri ESDM, Pastikan Energi Nasional Tetap Aman di Tengah Gejolak Global
Nasional

Presiden Prabowo Panggil Menteri ESDM, Pastikan Energi Nasional Tetap Aman di Tengah Gejolak Global

DemokrasiNews
27/04/2026
Pemkab Lampung Utara Proses Rekomendasi BKN soal Dugaan Pelanggaran ASN di Pilkada 2024
Advertorial

Pemkab Lampung Utara Proses Rekomendasi BKN soal Dugaan Pelanggaran ASN di Pilkada 2024

DemokrasiNews
31/03/2026
Skandal Dana THR Pejabat Daerah! Bupati Cilacap Resmi Jadi Tersangka KPK
Nasional

Skandal Dana THR Pejabat Daerah! Bupati Cilacap Resmi Jadi Tersangka KPK

DemokrasiNews
16/03/2026
KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT
Hukum & Kriminal

KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT

DemokrasiNews
14/03/2026
Bicara Integritas, Bupati Pekalongan Akhirnya Pakai Rompi Oranye KPK
Hukum & Kriminal

Bicara Integritas, Bupati Pekalongan Akhirnya Pakai Rompi Oranye KPK

DemokrasiNews
04/03/2026

Related News

Tahap Ke-15, Sebanyak 1,5 Juta Dosis Vaksin COVID-19 AstraZeneca Kembali Tiba di Tanah Air

Tahap Ke-15, Sebanyak 1,5 Juta Dosis Vaksin COVID-19 AstraZeneca Kembali Tiba di Tanah Air

11/06/2021
Warga Lampung Selatan Tewas Tenggelam dibekas Galian Pasir

Warga Lampung Selatan Tewas Tenggelam dibekas Galian Pasir

16/08/2020
Respon Cepat, Pemkab Pesawaran Bantu Pengobatan Balita Penderita Tumor Mata

Respon Cepat, Pemkab Pesawaran Bantu Pengobatan Balita Penderita Tumor Mata

23/12/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/