DEMOKRASINEWS, Tulang Bawang, 5 Oktober 2026 — Tiga orang yang merupakan satu keluarga ditemukan tewas di dalam rumah mereka di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Senin (5/10/2026).
Ketiga korban masing-masing Rahmat (69), Hasanah (59), dan putrinya, Devi Kisyela Putri (14). Ketiganya ditemukan oleh anggota keluarga dalam kondisi mengalami luka pada tubuh dan berada di kamar yang berbeda.
Kapolsek Banjar Agung AKP Irwansyah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi bersama jajaran Polres Tulang Bawang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap kasus yang menewaskan tiga orang tersebut.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya empat unit telepon seluler dan sebilah linggis yang ditemukan di salah satu kamar korban. Linggis tersebut diduga berkaitan dengan peristiwa penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Ketiga korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani autopsi,” kata AKP Irwansyah.
Sementara itu, polisi masih memburu terduga pelaku yang diketahui berinisial AF (36), yang disebut merupakan adik kandung korban Hasanah. Berdasarkan keterangan keluarga, AF diduga melakukan penganiayaan terhadap ketiga korban menggunakan benda keras.
Keluarga korban juga menyebut AF pernah menjalani perawatan kejiwaan. Namun, informasi tersebut masih menjadi bagian dari keterangan keluarga dan perlu dikonfirmasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Polisi hingga kini masih melakukan pengejaran dan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian serta motif di balik kematian ketiga korban.
Keterangan lain dari keluarga menyebutkan bahwa terduga pelaku sebelumnya pernah terlibat kasus pembunuhan di Pulau Jawa sebelum pindah ke Lampung. Informasi tersebut masih perlu diverifikasi dan didalami oleh kepolisian.
Peristiwa tersebut membuat keluarga korban terpukul. Anak dan kerabat korban disebut masih mengalami syok setelah kehilangan tiga anggota keluarga dalam satu kejadian.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan terduga pelaku agar segera memberikan informasi kepada petugas dan tidak melakukan tindakan sendiri.( Red/Gunawan)














