DEMOKRASINEWS, Bandarlampung, 31 Agustus 2026 — Keluarga besar Gerakan Pramuka Lampung berduka. Tokoh senior dan aktivis kepramukaan, Hj. Upi Suprihati, S.Pd., berpulang ke Rahmatullah pada Minggu, 30 Agustus 2026, di Rumah Sakit Persahabatan, Bekasi, dalam usia 77 tahun.
Almarhumah yang lahir di Gading Rejo, 5 Juni 1949, dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan Gerakan Pramuka di Lampung. Jenazah akan dimakamkan di Desa Wonodadi, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung.
Sebagai bentuk penghormatan atas panjangnya pengabdian almarhumah, prosesi pemakaman akan diiringi Upacara Pramuka.
Kepergian Kak Upi menjadi kehilangan besar bagi keluarga dan keluarga besar Gerakan Pramuka Lampung. Selama puluhan tahun, almarhumah konsisten mengabdikan diri dalam pembinaan generasi muda, pengembangan anggota dewasa, serta pendidikan dan pelatihan kepramukaan.
Dalam perjalanan pengabdiannya, Hj. Upi Suprihati tercatat sebagai Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) Lampung pertama.
Pengabdiannya kemudian berlanjut di jajaran Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Lampung. Almarhumah dipercaya menjadi Andalan Daerah sejak 1995 hingga 2025.
Selama tiga dekade lebih, Kak Upi terus terlibat dalam berbagai kegiatan dan proses pembinaan kepramukaan di Lampung. Kiprahnya menjadikan almarhumah sebagai salah satu sosok yang tidak terpisahkan dari perjalanan perkembangan Gerakan Pramuka di daerah tersebut.
Jejak pengabdian Kak Upi tidak hanya tercatat di tingkat daerah, tetapi juga dalam berbagai kegiatan kepramukaan nasional hingga internasional.
Pada 1969, almarhumah menjadi peserta Perppanitra I di Cimanggis. Dua tahun kemudian, pada 1971, ia dipercaya sebagai Sangga Kerja PW Nasional II di Gisting.
Pada Jambore Nasional I di Cibubur tahun 1973, Kak Upi dipercaya menjadi Pembina Pasukan Kontingen Cabang Bandar Lampung.
Pengabdiannya terus berlanjut. Pada 1990, ia menjadi Pembimbing Pendamping Regu Utuh Lampung dalam Lomba Tingkat V Nasional di Cibubur. Setahun kemudian, ia dipercaya sebagai Pinkonda Putri Jambore Nasional 1991.
Pada 1996, Kak Upi mengikuti Kursus Pembina Pramuka Nasional (KPN) di Cibubur sebagai Pembina Penegak.
Kemudian pada Raimuna Nasional Lampung di Prambanan tahun 2003, almarhumah berperan sebagai Bindamping Kontingen Daerah.
Pada 2008, Kak Upi menjadi bagian dari International Service Team (IST) Jambore ASEAN di Cibubur. Kiprahnya kembali berlanjut melalui Candradimuka KPN Nasional IV di Cibubur pada 2013.
Selain terlibat dalam berbagai kegiatan besar kepramukaan, Hj. Upi Suprihati dikenal tekun dalam bidang pendidikan dan pelatihan.
Almarhumah aktif dalam kegiatan di Gudep Bandar Lampung 01-018 Persit, pembinaan Binamuda di Kwartir Cabang Kota Bandar Lampung, pembinaan Binawasa di Kwartir Daerah Lampung, serta berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan sebagai pelatih kepramukaan.
Bagi banyak anggota Pramuka, Kak Upi tidak hanya dikenal sebagai pengurus dan pelatih, tetapi juga sebagai pembina yang turut membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai kepramukaan kepada generasi muda.
Panjanganya pengabdian Hj. Upi Suprihati juga mendapat apresiasi melalui sejumlah Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka.
Di antaranya Lencana Darma Bakti pada 2009, Lencana Melati pada 2012, serta Pancawarsa X pada 2023.
Berbagai penghargaan tersebut menjadi bagian dari catatan panjang dedikasi almarhumah dalam mengabdikan diri untuk Gerakan Pramuka.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Lampung beserta seluruh jajaran menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Kak Hj. Upi Suprihati.
Sekretaris Kwarda Lampung, Kak Mubasit, mengatakan kepergian almarhumah merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar Gerakan Pramuka Lampung.
“Kepergian Kak Hj. Upi Suprihati merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar Gerakan Pramuka Lampung. Beliau adalah sosok yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk Gerakan Pramuka, terutama dalam pembinaan peserta didik. Semoga seluruh amal ibadah, pengabdian dan kebaikan beliau diterima oleh Allah SWT.”
Menurut Mubasit, almarhumah merupakan sosok yang senantiasa hadir dalam berbagai proses pembinaan kepramukaan dan menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang perkembangan Gerakan Pramuka Lampung.
Kepergian Kak Upi meninggalkan jejak pengabdian panjang bagi Gerakan Pramuka Lampung. Semangat, keteladanan dan dedikasinya diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara melalui Gerakan Pramuka.
Selamat jalan, Kak Hj. Upi Suprihati.
Jasa dan pengabdianmu akan selalu dikenang. (Red/Ato)











