DEMOKRASINEWS, Lampung Timur, 24 Juli 2026 – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Timur secara resmi membuka Program Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PDPKPNU) Angkatan ke-88 pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari program kaderisasi strategis Nahdlatul Ulama tersebut digelar di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Aziz, Desa Karanganyar, Kecamatan Labuhan Maringgai.
Sebanyak 102 peserta mengikuti pembukaan PDPKPNU Angkatan ke-88 yang terdiri atas 62 peserta perempuan dan 40 peserta laki-laki. Mereka berasal dari wilayah Zona 2 kaderisasi PCNU Lampung Timur yang meliputi Kecamatan Labuhan Maringgai, Mataram Baru, Bandar Sribhawono, dan Braja Selebah.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Ketua PCNU Lampung Timur, KH. Dahdiri Ahmad, beserta jajaran pengurus PCNU, pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), badan otonom (Banom) NU, serta para tokoh masyarakat.

Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Instruktur PDPKPNU PWNU Provinsi Lampung, KH. Aqimushola, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan PDPKPNU Angkatan ke-88 merupakan bagian dari program kaderisasi NU yang telah disusun secara sistematis guna memperkuat kualitas kader di Kabupaten Lampung Timur.
“Kegiatan ini merupakan program kaderisasi yang telah dirancang untuk mencetak kader-kader Nahdlatul Ulama yang memiliki pemahaman organisasi, keagamaan, dan kebangsaan yang kuat. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dari pembukaan hingga penutupan dapat berjalan lancar, serta seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh sebagai bekal dalam berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama,” ujar KH. Aqimushola.
Sementara itu, Ketua PCNU Lampung Timur KH. Dahdiri Ahmad, yang akrab disapa Gusdar, berpesan agar seluruh peserta mengikuti seluruh proses pendidikan dengan penuh kesungguhan dan kedisiplinan.
“Ikutilah seluruh rangkaian pembelajaran dengan niat ibadah dan semangat belajar. Apa yang disampaikan para instruktur merupakan bekal penting untuk memahami nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama dan menjadi pedoman dalam mengemban amanah sebagai kader NU,” pesannya.
Selaku tuan rumah, Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Aziz, KH. Abdul Aziz, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PCNU Lampung Timur beserta seluruh pengurus MWCNU Zona 2 yang telah mempercayakan pondok pesantrennya sebagai lokasi penyelenggaraan PDPKPNU Angkatan ke-88.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Aziz. Semoga kegiatan ini menjadi penyemangat bagi seluruh kader Nahdlatul Ulama untuk terus belajar, memahami nilai-nilai perjuangan organisasi, dan mempersiapkan diri melanjutkan estafet kepemimpinan NU di masa mendatang,” ungkapnya.
Program Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PDPKPNU) merupakan salah satu instrumen strategis Nahdlatul Ulama dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui sistem kaderisasi yang terstruktur. Selama mengikuti pendidikan, peserta dibekali pemahaman keislaman, kebangsaan, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
PDPKPNU tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas organisasi, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan yang berintegritas, berakhlak mulia, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan solusi bagi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Materi yang diberikan meliputi sejarah perjuangan Nahdlatul Ulama, wawasan kebangsaan, penguatan ideologi Pancasila, manajemen organisasi, kepemimpinan, hingga pengabdian sosial. Melalui proses tersebut diharapkan lahir kader-kader yang memiliki keseimbangan antara kapasitas intelektual, spiritual, dan sosial.
Lebih dari sekadar pendidikan formal organisasi, PDPKPNU menjadi investasi jangka panjang bagi Nahdlatul Ulama dalam mencetak generasi penerus yang siap mengemban amanah kepemimpinan di berbagai bidang kehidupan. Kegiatan ini juga menjadi ruang membangun jejaring antarkader sehingga mampu memperkuat kolaborasi, persatuan, dan inovasi demi kemajuan umat dan bangsa.
Dengan semangat khidmah dan pengabdian, lulusan PDPKPNU diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam moderat, menjaga persatuan bangsa, serta menghadirkan kepemimpinan yang amanah, profesional, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.
Melalui kaderisasi yang berkesinambungan, Nahdlatul Ulama terus meneguhkan komitmennya dalam membangun peradaban bangsa melalui penguatan karakter, peningkatan kualitas kepemimpinan, serta pengabdian kepada agama, masyarakat, bangsa, dan negara.( Red/Rls Lakpesdam)











