DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung,24 Juni 2026 – Provinsi Lampung terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Dua agenda nasional tersebut diperkirakan akan menghadirkan ribuan wartawan, atlet, dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Kesiapan penyelenggaraan ditandai dengan audiensi dan koordinasi antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi Lampung di kantor dinas setempat, Rabu (24/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek strategis, mulai dari kesiapan venue, akomodasi, transportasi, promosi pariwisata, hingga dukungan sektor ekonomi kreatif dalam menyukseskan dua agenda nasional tersebut.
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, mengatakan HPN 2027 akan menjadi momen bersejarah bagi Lampung karena untuk pertama kalinya peringatan Hari Pers Nasional digelar di provinsi tersebut. Sementara itu, Porwanas terakhir kali berlangsung di Lampung pada tahun 1993.
“Kontingen dari seluruh provinsi dijadwalkan mulai tiba di Lampung pada 4 April 2027. Pertandingan 14 cabang olahraga akan dimulai pada 5 April, sedangkan puncak peringatan Hari Pers Nasional akan berlangsung pada 12 April 2027,” ujar Wirahadikusumah.
Menurutnya, sektor pariwisata akan menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan HPN dan Porwanas 2027. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar lomba jurnalistik kategori foto, video, dan feature yang mengangkat potensi wisata, budaya, serta keunggulan daerah Lampung.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh pengadaan fasilitas pendukung bagi kontingen akan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Selain itu, proses penyambutan peserta akan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah guna memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu.
Kepala Dinas Parekraf Provinsi Lampung, Tony Ferdiansyah, menilai penyelenggaraan HPN dan Porwanas 2027 harus menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan destinasi wisata serta produk unggulan daerah kepada masyarakat nasional.
“Pelaksanaan kegiatan ini harus mampu mengeksplorasi potensi pariwisata Lampung secara maksimal. Selain itu, peserta juga harus memperoleh akses informasi yang jelas agar terhindar dari praktik percaloan, termasuk dalam pemesanan kamar hotel,” kata Tony.
Ia meminta panitia segera menyelesaikan pemetaan lokasi kegiatan, menyiapkan sajian kuliner khas Lampung, serta menghadirkan produk kriya unggulan yang dapat menjadi daya tarik bagi peserta dan tamu yang datang.
Dinas Parekraf Lampung juga menyatakan kesiapannya mendukung publikasi HPN dan Porwanas 2027 melalui berbagai platform digital, media sosial, serta jejaring kreator konten. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan eksposur pariwisata Lampung sekaligus mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan domestik.
Sementara itu, Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung, Didi Indra, menyatakan pihaknya siap mendukung kebutuhan akomodasi bagi peserta dan tamu selama kegiatan berlangsung.
“Kami menunggu nota kesepahaman resmi sebagai dasar untuk menyusun penawaran layanan akomodasi hotel bagi peserta dan tamu HPN maupun Porwanas,” ujarnya.
Dukungan serupa juga datang dari asosiasi perjalanan wisata, seperti Asita dan Astindo. Kedua organisasi tersebut siap mengoptimalkan berbagai destinasi wisata dan taman rekreasi di Lampung sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pendukung HPN dan Porwanas 2027.
Dengan sinergi pemerintah daerah, insan pers, pelaku pariwisata, serta sektor perhotelan, Lampung optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus memanfaatkan momentum nasional ini untuk memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.(Rls PWI Lampung)











