DEMOKRASINEWS, Lampung Timur, 24 Juni 2026 – Hitungan mundur menuju peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 terus berjalan. Menyambut momentum bersejarah tersebut, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) bersama Dewan Pembina Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Lampung Utara terus mengintensifkan pembinaan terhadap 66 Calon Paskibraka Kabupaten (Capaska) yang akan bertugas pada upacara peringatan kemerdekaan mendatang.
Setiap pekan, para Capaska menjalani latihan rutin dan pembinaan intensif di Stadion Sukung, Kelapa Tujuh, Kotabumi. Materi yang diberikan tidak hanya mencakup kemampuan baris-berbaris dan tata upacara, tetapi juga penguatan fisik, mental, disiplin, serta pembentukan karakter dan jiwa kebangsaan.
Ketua PPI Lampung Utara, R.A. Habibi, mengatakan semakin dekatnya pelaksanaan upacara kemerdekaan menuntut seluruh peserta memiliki kesiapan yang matang agar mampu menjalankan tugas kenegaraan secara optimal.
“Semakin dekat dengan 17 Agustus, intensitas pembinaan harus semakin ditingkatkan. Kami ingin seluruh Capaska memiliki kesiapan yang matang, baik secara fisik maupun mental, sehingga mampu menjalankan tugas kenegaraan dengan sempurna,” kata Habibi, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, para Capaska merupakan representasi generasi muda terbaik Lampung Utara yang akan menjadi wajah daerah saat bertugas di hadapan masyarakat pada upacara peringatan kemerdekaan.
“Mereka bukan hanya petugas pengibar bendera. Mereka adalah simbol disiplin, semangat kebangsaan, dan kebanggaan daerah. Karena itu proses pembinaannya harus dilakukan secara serius dan terukur,” ujarnya.
Sebanyak 66 Capaska yang terdiri dari 36 putra dan 30 putri telah dibagi ke dalam dua kelompok utama, yakni tim pengibar bendera pada upacara pagi serta tim penurunan bendera pada sore hari. Pembagian tersebut menjadi bagian dari persiapan teknis menjelang tahapan pemusatan latihan.
Habibi menjelaskan, seluruh peserta dijadwalkan memasuki masa Pra-Diklat selama 10 hari pada akhir Juli mendatang. Setelah itu, mereka akan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) terpusat selama 10 hari di Hotel Cahaya Kotabumi.
Ia menegaskan bahwa tahapan tersebut menjadi fase penting dalam proses pembentukan karakter seorang anggota Paskibraka. Selain materi teknis, peserta juga akan mendapatkan pembekalan kepemimpinan, wawasan kebangsaan, kedisiplinan, serta penguatan mental dan karakter.
“Kami tidak hanya membentuk kemampuan teknis. Yang lebih penting adalah membentuk karakter, integritas, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan. Nilai-nilai itu yang nantinya akan mereka bawa dalam kehidupan bermasyarakat maupun saat menjadi pemimpin di masa depan,” ujar Habibi yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Protokol Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan, para peserta akan dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Lampung Utara. Prosesi pengukuhan dijadwalkan dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Utara sebelum pelaksanaan upacara HUT Ke-81 Republik Indonesia.
PPI dan DPPI Lampung Utara berkomitmen memastikan seluruh tahapan pembinaan berjalan maksimal sehingga pelaksanaan pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dapat berlangsung lancar dan khidmat.
“Keberhasilan paskibraka tidak ditentukan pada hari upacara saja. Keberhasilan itu dibangun melalui proses latihan yang panjang, disiplin, dan konsisten. Kami berharap seluruh Capaska tetap menjaga kesehatan, fokus berlatih, dan mampu mengemban amanah negara dengan sebaik-baiknya,” pungkas Habibi.(Red/JM)











