DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung, 31 Mei 2026 – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Seleksi Atlet PON Beladiri Cabang Olahraga Anggar yang berlangsung pada 30–31 Mei 2026 di GOR Saburai, Bandar Lampung, resmi ditutup oleh Ketua Pengurus Provinsi IKASI Lampung, Watoni Noerdin. Kegiatan tersebut berjalan lancar, sukses, dan menjadi momentum penting dalam menjaring atlet-atlet muda berbakat untuk menghadapi berbagai ajang nasional mendatang.
Dalam sambutannya, Watoni Noerdin menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah menunjukkan semangat juang dan sportivitas selama kompetisi berlangsung. Ia mengucapkan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi dan mengingatkan agar terus meningkatkan kualitas latihan sebagai bekal menghadapi tantangan yang lebih besar.
“Kami mengadakan kejuaraan dan seleksi ini untuk menjaring atlet-atlet muda yang berbakat, berprestasi, dan memiliki karakter kuat. Selama dua hari pengamatan, kami melihat adanya peningkatan yang signifikan dari sisi semangat, rasa percaya diri, dan kemampuan para atlet,” ujar Watoni.


Menurutnya, perkembangan tersebut tidak terlepas dari kerja keras para pelatih, dukungan orang tua, serta doa dan perhatian seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga anggar di Lampung.
Watoni menegaskan bahwa ajang Kejurprov dan seleksi ini merupakan bagian penting dari persiapan menghadapi PON Beladiri yang dijadwalkan berlangsung di Manado pada Oktober 2026. Ia berharap para atlet yang memiliki peluang untuk memperkuat Lampung dapat mempersiapkan diri dengan lebih serius dan terus meningkatkan kemampuan teknis maupun mental bertanding.
Pada kesempatan yang sama, Watoni juga menyampaikan terima kasih kepada KONI Provinsi Lampung, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Pengprov IKASI Lampung, FX. Budi Nuryanto, berharap para atlet dapat memanfaatkan ajang Palembang Anggar Open 2026 yang akan berlangsung pada 19–21 Juni 2026 sebagai sarana menambah pengalaman bertanding dan mengukur kemampuan menghadapi lawan dari berbagai daerah.
Menurut Budi, khusus bagi atlet yang diproyeksikan mewakili Lampung pada PON Beladiri, keikutsertaan dalam Palembang Anggar Open akan menjadi bagian dari program try out yang sangat penting dalam meningkatkan jam terbang dan kesiapan kompetisi.
Terkait kepastian keikutsertaan atlet anggar Lampung pada PON Beladiri 2026, pihaknya masih menunggu hasil Musyawarah Nasional IKASI 2026 yang akan diselenggarakan di Yogyakarta pada 13–14 Juni 2026. Salah satu agenda utama Munas tersebut adalah penetapan batas usia atlet dan petunjuk teknis pelaksanaan cabang olahraga anggar pada PON Beladiri.
Keberhasilan penyelenggaraan Kejurprov dan seleksi atlet ini juga tidak terlepas dari kerja keras panitia, khususnya bidang perlengkapan. Koordinator Perlengkapan, Maryadi, mengaku bersyukur karena seluruh pertandingan dapat berlangsung tanpa kendala teknis.
“Selama pertandingan berlangsung, seluruh perlengkapan dan peralatan berfungsi dengan baik tanpa mengalami kerusakan, sehingga kegiatan berjalan lancar hingga penutupan,” ungkap Maryadi.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PB IKASI yang telah mendukung kegiatan dengan meminjamkan fasilitas pertandingan berupa piste dan perangkat recording yang sangat membantu kelancaran pelaksanaan kejuaraan.
Kejurprov dan Seleksi Atlet PON Beladiri Anggar Lampung 2026 diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pembinaan atlet muda daerah serta melahirkan generasi atlet anggar yang mampu mengharumkan nama Lampung di tingkat nasional maupun internasional.( Red/Rhd/Ato )











