DEMOKRASINEWS, Lampung Timur, 29 Mei 2026 — Para nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuhan Maringgai, Desa Muara Gading Mas, Kabupaten Lampung Timur, kini memiliki akses air bersih yang lebih memadai setelah hadirnya pembangunan sumur bor dari Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES).
Program tersebut menjadi solusi atas kebutuhan dasar masyarakat pesisir yang selama ini menghadapi keterbatasan air bersih untuk mendukung aktivitas sehari-hari maupun kegiatan pelelangan ikan di kawasan TPI.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar wilayah operasi, PHE OSES melalui program Integrated Community-Based Security (ICBS) memberikan bantuan satu unit sumur bor pada awal tahun 2026. Kehadiran fasilitas itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan sekaligus menunjang kesehatan masyarakat nelayan.
Manager HSSE Operations PHE OSES, Adam Maryanto, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.
“PHE OSES berupaya memastikan kehadiran perusahaan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Penyediaan akses air bersih ini diharapkan tidak hanya mendukung aktivitas nelayan, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir secara menyeluruh,” ujarnya.
Tidak hanya menghadirkan akses air bersih, program ICBS juga diwujudkan melalui kegiatan gotong royong membersihkan aliran sungai dan saluran air di sekitar kawasan TPI Labuhan Maringgai.
Kegiatan tersebut melibatkan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Lampung Timur, Pos TNI AL Labuhan Maringgai, UPTD Pelabuhan Perikanan Labuhan Maringgai, serta masyarakat nelayan setempat.
Melalui aksi bersih lingkungan tersebut, berbagai pihak bersama-sama membersihkan sampah dan endapan yang menghambat aliran air guna menciptakan lingkungan pesisir yang lebih sehat, nyaman, dan mendukung aktivitas perikanan masyarakat.
Ketua HNSI Kabupaten Lampung Timur, Nur Ali, mengapresiasi dukungan yang diberikan PHE OSES kepada masyarakat nelayan.
“Mewakili masyarakat nelayan, kami mengucapkan terima kasih kepada PHE OSES atas dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat nelayan karena air bersih merupakan kebutuhan utama. Kehadiran sumur bor dan kegiatan bersih lingkungan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan dan kelancaran aktivitas di TPI,” katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Danposal Labuhan Maringgai, Lettu Laut (PM) Daryani. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh sinergi positif antara perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir.
“Kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diwujudkan bersama. Kami berharap inisiatif seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Melalui program ini, PHE OSES tidak hanya menghadirkan solusi atas kebutuhan air bersih masyarakat nelayan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan masyarakat pesisir yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang berperan sebagai Subholding Upstream di lingkungan Pertamina. Peran Subholding Upstream yang dijalankan oleh PHE adalah sebagai pengelola lapangan hulu minyak dan gas bumi yang dioperasikan Pertamina baik di dalam maupun luar negeri.
Regional Jawa diberikan kewenangan oleh PHE untuk mengoordinasikan lapangan hulu minyak dan gas bumi di wilayah Jawa bagian barat yang meliputi PHE ONWJ, PHE OSES, Pertamina EP wilayah Jawa Barat dan Pertamina East Natuna. Area kerja Regional Jawa mencakup Provinsi DKI Jakarta, Banten, Lampung, Bangka Belitung, Jawa Barat.
Regional Jawa terus berupaya meningkatkan angka produksi minyak dan gas bumi yang telah ditetapkan dalam rencana kerja, dengan senantiasa menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di setiap lini. Regional Jawa memegang teguh komitmen untuk menjaga prospek bisnis yang berkelanjutan dengan memprioritaskan keseimbangan dan kelestarian lingkungan serta berkontribusi dalam terwujudnya kemandirian masyarakat. ( Red/Prie/Rls )











