• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT

DemokrasiNews
14/03/2026
in Hukum & Kriminal, Nasional, Peristiwa, Politik, Tokoh, Zona Wakil Rakyat
KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT

DEMOKRASINEWS, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman pada Jumat (13/3/2026). Penangkapan tersebut langsung menyita perhatian publik karena dilakukan secara mendadak di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya operasi tangkap tangan tersebut saat dikonfirmasi oleh media. Namun hingga kini KPK belum mengungkap secara rinci pihak-pihak lain yang turut diamankan dalam operasi tersebut.

“Benar, KPK melakukan operasi tangkap tangan di wilayah Cilacap,” ujar Fitroh.

KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT

Selain bupati, sejumlah pihak lain dari unsur pejabat daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta pihak swasta juga dilaporkan ikut diamankan dalam operasi tersebut. Namun identitas mereka masih dirahasiakan karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjaring dalam OTT tersebut sebelum mengumumkan secara resmi kepada publik.

KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT

Berdasarkan informasi awal, penangkapan terhadap Syamsul diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT

Penyidik KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan, termasuk menelusuri aliran dana serta barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Syamsul juga dikabarkan telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

Syamsul Auliya Rachman merupakan Bupati Cilacap yang menjabat untuk periode 2025–2030. Ia dilantik pada 20 Februari 2025 setelah memenangkan Pilkada Serentak 2024 bersama Wakil Bupati Ammy Amalia Fatma Surya.

Sebelum menjabat sebagai bupati, Syamsul memiliki karier panjang di pemerintahan daerah. Ia pernah menjadi Wakil Bupati Cilacap periode 2017–2022 mendampingi Bupati Tatto Suwarto Pamuji.

Dalam dunia politik, Syamsul juga dikenal sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021–2026.

Nama Syamsul semakin menjadi sorotan setelah data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan total kekayaannya mencapai Rp12.039.790.782.

Laporan yang disampaikan kepada KPK pada 19 Januari 2026 tersebut mencatat bahwa sebagian besar asetnya berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp8,15 miliar yang berada di Kabupaten Cilacap.

Selain itu, Syamsul juga melaporkan kepemilikan kendaraan senilai Rp1,4 miliar, harta bergerak lainnya sebesar Rp360 juta, serta kas dan setara kas lebih dari Rp1,29 miliar.

Setelah dikurangi kewajiban berupa utang sekitar Rp215 juta, total kekayaan bersih yang tercatat mencapai lebih dari Rp12 miliar.

Penangkapan Syamsul menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi melalui operasi tangkap tangan KPK.

Sebelumnya, KPK juga menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq serta Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari dalam kasus yang berbeda.

Dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, sedikitnya tiga kepala daerah di Jawa Tengah terjerat operasi tangkap tangan KPK.

Situasi tersebut sebelumnya sempat menjadi perhatian Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, yang meminta seluruh kepala daerah di wilayahnya menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan.

“Pemerintah daerah harus mengutamakan transparansi dan akuntabilitas publik agar tidak melanggar hukum,” ujarnya dalam sebuah rapat koordinasi di Semarang.(Red/Prie/HR/Rls)


Berita Terkini

Polisi Tembak Mati Buronan Kasus Pengeroyokan Maut di Natar
Hukum & Kriminal

Polisi Tembak Mati Buronan Kasus Pengeroyokan Maut di Natar

DemokrasiNews
09/10/2026
Polisi Periksa Oknum Guru Ponpes di Lampung Utara, Lima Santriwati Diduga Jadi Korban
Hukum & Kriminal

Polisi Periksa Oknum Guru Ponpes di Lampung Utara, Lima Santriwati Diduga Jadi Korban

DemokrasiNews
07/10/2026
Polda Lampung Bongkar Jaringan Narkotika Aceh–Jakarta, Sita 89 Kg Sabu Senilai Rp191 Miliar
Hukum & Kriminal

Polda Lampung Bongkar Jaringan Narkotika Aceh–Jakarta, Sita 89 Kg Sabu Senilai Rp191 Miliar

DemokrasiNews
07/10/2026
Pansel JPTP Lampung Utara Tentukan Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Belum Dibuka
Politik

Pansel JPTP Lampung Utara Tentukan Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Belum Dibuka

DemokrasiNews
07/10/2026
Akad Nikah di Depan Jenazah Orang Tua, Tangis Haru Iringi Pemakaman Tiga Korban Pembunuhan
Peristiwa

Akad Nikah di Depan Jenazah Orang Tua, Tangis Haru Iringi Pemakaman Tiga Korban Pembunuhan

DemokrasiNews
06/10/2026
1.233 P3K Paruh Waktu di Tulang Bawang Jalani Validasi Faktual, Kinerja Jadi Dasar Perpanjangan Kontrak
Nasional

1.233 P3K Paruh Waktu di Tulang Bawang Jalani Validasi Faktual, Kinerja Jadi Dasar Perpanjangan Kontrak

DemokrasiNews
06/10/2026

Related News

Kapolda Sumut: Kasus Covid-19 Turun, Masyarakat Jangan Abai Dengan Prokes

Kapolda Sumut: Kasus Covid-19 Turun, Masyarakat Jangan Abai Dengan Prokes

04/11/2021
Presiden Jokowi: Tahun 2021 Momentum untuk Bangkit dan Lewati Masa Krisis

Presiden Jokowi: Tahun 2021 Momentum untuk Bangkit dan Lewati Masa Krisis

21/01/2021
Wagub Lampung Anugerahkan Gelar Tokoh Gerakan Pramuka kepada Almarhum Hi. Mursyid Arsyad

Wagub Lampung Anugerahkan Gelar Tokoh Gerakan Pramuka kepada Almarhum Hi. Mursyid Arsyad

29/08/2025

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/