• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, Maret 31, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT

DemokrasiNews
14/03/2026
in Hukum & Kriminal, Nasional, Peristiwa, Politik, Tokoh, Zona Wakil Rakyat
KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT

DEMOKRASINEWS, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman pada Jumat (13/3/2026). Penangkapan tersebut langsung menyita perhatian publik karena dilakukan secara mendadak di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya operasi tangkap tangan tersebut saat dikonfirmasi oleh media. Namun hingga kini KPK belum mengungkap secara rinci pihak-pihak lain yang turut diamankan dalam operasi tersebut.

“Benar, KPK melakukan operasi tangkap tangan di wilayah Cilacap,” ujar Fitroh.

KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT

Selain bupati, sejumlah pihak lain dari unsur pejabat daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta pihak swasta juga dilaporkan ikut diamankan dalam operasi tersebut. Namun identitas mereka masih dirahasiakan karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjaring dalam OTT tersebut sebelum mengumumkan secara resmi kepada publik.

KPK Kembali Tebar Jaring, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjerat OTT

Berdasarkan informasi awal, penangkapan terhadap Syamsul diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Penyidik KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan, termasuk menelusuri aliran dana serta barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Syamsul juga dikabarkan telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

Syamsul Auliya Rachman merupakan Bupati Cilacap yang menjabat untuk periode 2025–2030. Ia dilantik pada 20 Februari 2025 setelah memenangkan Pilkada Serentak 2024 bersama Wakil Bupati Ammy Amalia Fatma Surya.

Sebelum menjabat sebagai bupati, Syamsul memiliki karier panjang di pemerintahan daerah. Ia pernah menjadi Wakil Bupati Cilacap periode 2017–2022 mendampingi Bupati Tatto Suwarto Pamuji.

Dalam dunia politik, Syamsul juga dikenal sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021–2026.

Nama Syamsul semakin menjadi sorotan setelah data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan total kekayaannya mencapai Rp12.039.790.782.

Laporan yang disampaikan kepada KPK pada 19 Januari 2026 tersebut mencatat bahwa sebagian besar asetnya berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp8,15 miliar yang berada di Kabupaten Cilacap.

Selain itu, Syamsul juga melaporkan kepemilikan kendaraan senilai Rp1,4 miliar, harta bergerak lainnya sebesar Rp360 juta, serta kas dan setara kas lebih dari Rp1,29 miliar.

Setelah dikurangi kewajiban berupa utang sekitar Rp215 juta, total kekayaan bersih yang tercatat mencapai lebih dari Rp12 miliar.

Penangkapan Syamsul menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi melalui operasi tangkap tangan KPK.

Sebelumnya, KPK juga menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq serta Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari dalam kasus yang berbeda.

Dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, sedikitnya tiga kepala daerah di Jawa Tengah terjerat operasi tangkap tangan KPK.

Situasi tersebut sebelumnya sempat menjadi perhatian Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, yang meminta seluruh kepala daerah di wilayahnya menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan.

“Pemerintah daerah harus mengutamakan transparansi dan akuntabilitas publik agar tidak melanggar hukum,” ujarnya dalam sebuah rapat koordinasi di Semarang.(Red/Prie/HR/Rls)


Berita Terkini

Viral di Medsos, Dua Pelaku Pemalakan di Wisata Way Jepara Lampung Timur Ditangkap Polisi
Hukum & Kriminal

Viral di Medsos, Dua Pelaku Pemalakan di Wisata Way Jepara Lampung Timur Ditangkap Polisi

DemokrasiNews
31/03/2026
Pemkab Lampung Utara Proses Rekomendasi BKN soal Dugaan Pelanggaran ASN di Pilkada 2024
Advertorial

Pemkab Lampung Utara Proses Rekomendasi BKN soal Dugaan Pelanggaran ASN di Pilkada 2024

DemokrasiNews
31/03/2026
Dari Kotabumi ke Panggung Nasional, Thania Ramadhani Kharisma Buktikan Dakwah Cilik Penuh Inspirasi
Edukasi

Dari Kotabumi ke Panggung Nasional, Thania Ramadhani Kharisma Buktikan Dakwah Cilik Penuh Inspirasi

DemokrasiNews
30/03/2026
Empat Warga Lampung Timur Tewas Usai Pesta Miras Oplosan Saat Malam Takbiran
Peristiwa

Empat Warga Lampung Timur Tewas Usai Pesta Miras Oplosan Saat Malam Takbiran

DemokrasiNews
27/03/2026
“Kick-Off Pagar Rp839 M di Way Kambas, Pemerintah Bangun 138 Km untuk Hentikan Konflik Gajah”
Advertorial

“Kick-Off Pagar Rp839 M di Way Kambas, Pemerintah Bangun 138 Km untuk Hentikan Konflik Gajah”

DemokrasiNews
27/03/2026
Dari Desa Sederhana ke Panggung Nasional: Perjalanan Intan Putri dan Hadiah yang Menguatkan Mimpi
Advertorial

Dari Desa Sederhana ke Panggung Nasional: Perjalanan Intan Putri dan Hadiah yang Menguatkan Mimpi

DemokrasiNews
19/03/2026

Related News

Pilkada Lampung Timur : Zaiful -Dibyo Siap Membangun Visi Misi Bukan Sekedar Mimpi

Pilkada Lampung Timur : Zaiful -Dibyo Siap Membangun Visi Misi Bukan Sekedar Mimpi

09/10/2020
Hadapi Pesta Politik 2024, Nasdem Lampura Targetkan 11 Pengurus dan 55 Anggota Tingkat Ranting

Hadapi Pesta Politik 2024, Nasdem Lampura Targetkan 11 Pengurus dan 55 Anggota Tingkat Ranting

05/04/2021
Puslitbang Polri Lakukan Evaluasi Distribusi BBM Plus di Lingkungan Polri Dalam Mendukung Tugas Operasional Kepolisian

Puslitbang Polri Lakukan Evaluasi Distribusi BBM Plus di Lingkungan Polri Dalam Mendukung Tugas Operasional Kepolisian

24/06/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/