• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, September 15, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Dinamika Awal Pemerintahan Daerah: Tujuh Kepala Daerah Pilkada 2024 Terseret Kasus Korupsi

DemokrasiNews
23/01/2026
in Hukum & Kriminal, Nasional, Peristiwa, Tokoh, Zona Wakil Rakyat
Dinamika Awal Pemerintahan Daerah: Tujuh Kepala Daerah Pilkada 2024 Terseret Kasus Korupsi

DEMOKRASINEWS, Jakarta – Belum genap setahun dilantik dan mengucap sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto, tujuh kepala daerah hasil Pilkada 2024 terseret kasus korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat, hingga awal 2026, ketujuh kepala daerah tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dalam berbagai perkara, mulai dari gratifikasi, suap proyek, hingga pemerasan jabatan.

Pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024 digelar secara serentak pada 20 Februari 2025 di Istana Negara. Namun, rentang waktu yang relatif singkat itu tidak menghalangi kembali munculnya praktik korupsi di sejumlah daerah.

Berikut tujuh kepala daerah yang kini berurusan dengan KPK beserta perkara yang menjerat mereka:

Dinamika Awal Pemerintahan Daerah: Tujuh Kepala Daerah Pilkada 2024 Terseret Kasus Korupsi Dinamika Awal Pemerintahan Daerah: Tujuh Kepala Daerah Pilkada 2024 Terseret Kasus Korupsi Dinamika Awal Pemerintahan Daerah: Tujuh Kepala Daerah Pilkada 2024 Terseret Kasus Korupsi
  1. Wali Kota Madiun Maidi
    Maidi ditetapkan sebagai tersangka pada 20 Januari 2026. Ia diduga melakukan pemerasan terkait fee proyek dan dana corporate social responsibility (CSR), serta menerima gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. KPK menduga Maidi menerima gratifikasi senilai Rp1,1 miliar pada periode 2019–2024, termasuk fee proyek pemeliharaan jalan senilai Rp5,1 miliar dengan jatah 6 persen.
  2. Bupati Pati Sudewo
    Pada hari yang sama, KPK menetapkan Sudewo sebagai tersangka dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa. Ia diduga mematok tarif Rp165 juta hingga Rp225 juta per formasi. Total uang yang dihimpun dari delapan kepala desa di Kecamatan Jaken mencapai Rp2,6 miliar.
  3. Bupati Kolaka Timur Abdul Azis
    Abdul Azis menjadi kepala daerah pertama hasil Pilkada 2024 yang ditangkap KPK. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus suap proyek peningkatan RSUD Kolaka Timur dari tipe C ke tipe B senilai Rp126,3 miliar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) kesehatan.
  4. Gubernur Riau Abdul Wahid
    Abdul Wahid terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada November 2025. Ia diduga menerima fee sebesar 2,5 persen terkait penambahan anggaran proyek jalan dan jembatan di Dinas PUPR PKPP Provinsi Riau, dari semula Rp71,6 miliar menjadi Rp177,4 miliar.
  5. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
    Sugiri ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap pengurusan jabatan dan proyek RSUD Ponorogo. KPK mencatat total uang suap yang diduga mengalir mencapai Rp1,25 miliar, dengan sebagian besar diduga diterima langsung oleh Sugiri.
  6. Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
    Ardito terseret kasus suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Ia diduga mematok fee sebesar 15–20 persen dari proyek yang dikondisikan. Total fee yang diduga diterima mencapai Rp5,75 miliar, termasuk dari pengadaan alat kesehatan.
  7. Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang
    Menutup akhir 2025, KPK menetapkan Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang, sebagai tersangka kasus suap ijon proyek. Total dana yang diduga diterima keluarga Kunang mencapai Rp14,2 miliar. KPK juga menyita uang tunai Rp200 juta dari rumah Ade.

Rangkaian kasus tersebut kembali menegaskan tantangan serius pemberantasan korupsi di daerah. KPK memastikan seluruh perkara diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan menjadi peringatan bagi kepala daerah agar tidak menyalahgunakan kewenangan yang diberikan rakyat.

Respons Mahfud MD

Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengapresiasi kinerja KPK yang berhasil menjaring dua kepala daerah melalui operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dua kepala daerah tersebut adalah Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo, yang ditangkap KPK pada Senin (19/1/2026) di wilayah masing-masing.

Dinamika Awal Pemerintahan Daerah: Tujuh Kepala Daerah Pilkada 2024 Terseret Kasus Korupsi Dinamika Awal Pemerintahan Daerah: Tujuh Kepala Daerah Pilkada 2024 Terseret Kasus Korupsi Dinamika Awal Pemerintahan Daerah: Tujuh Kepala Daerah Pilkada 2024 Terseret Kasus Korupsi

“Sehari bisa dua. Bayangkan, OTT itu tidak mudah. Artinya, kerjanya serius,” ujar Mahfud dalam kanal YouTube Mahfud MD Official, Rabu (21/1/2026).

Mahfud menjelaskan, OTT dilakukan saat tindak pidana sedang berlangsung atau sesaat setelahnya, dengan dukungan saksi dan alat bukti kuat. Menurutnya, keberhasilan OTT menunjukkan KPK telah melakukan pengintaian secara intensif di daerah.

“Keluhan soal praktik penghimpunan dana di pemerintah daerah itu sangat banyak. Menurut saya, langkah KPK ini sudah tepat,” ujarnya.( Red/Prie)


Berita Terkini

IJTI Krakatau Raya Resmi Berdiri, Heri Fulistiawan Pimpin Jurnalis TV Lampung Selatan-Lampung Timur
Peristiwa

IJTI Krakatau Raya Resmi Berdiri, Heri Fulistiawan Pimpin Jurnalis TV Lampung Selatan-Lampung Timur

DemokrasiNews
15/09/2026
Polisi Tembak DPO Curanmor Lampung Timur Saat Melawan dan Coba Kabur
Hukum & Kriminal

Polisi Tembak DPO Curanmor Lampung Timur Saat Melawan dan Coba Kabur

DemokrasiNews
13/09/2026
Kabar Baik untuk Pesantren di Lampung Timur, Raperda Segera Disahkan
Zona Wakil Rakyat

Kabar Baik untuk Pesantren di Lampung Timur, Raperda Segera Disahkan

DemokrasiNews
10/09/2026
SMK Go Global Buka Peluang Kerja Internasional bagi 1.460 Peserta di Lampung
Pendidikan

SMK Go Global Buka Peluang Kerja Internasional bagi 1.460 Peserta di Lampung

DemokrasiNews
09/09/2026
Bupati Lampung Timur Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Tekankan Jalur Evakuasi dan Logistik
Peristiwa

Bupati Lampung Timur Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Tekankan Jalur Evakuasi dan Logistik

DemokrasiNews
09/09/2026
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Gunung Anak Krakatau, Sempat Kirim Lokasi Terakhir
Peristiwa

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Gunung Anak Krakatau, Sempat Kirim Lokasi Terakhir

DemokrasiNews
09/09/2026

Related News

Polisi Bubarkan Perjudian Sabung Ayam, 4 Unit Motor dan 2 Ekor Ayam Disita

Polisi Bubarkan Perjudian Sabung Ayam, 4 Unit Motor dan 2 Ekor Ayam Disita

24/03/2024
Polres Pringsewu Tingkatkan Patroli untuk Cegah Aksi Kriminalitas

Polres Pringsewu Tingkatkan Patroli untuk Cegah Aksi Kriminalitas

29/07/2023
Marindo Kurniawan Jadi Sekda Termuda, Gubernur Lampung Titipkan Agenda Reformasi Birokrasi

Marindo Kurniawan Jadi Sekda Termuda, Gubernur Lampung Titipkan Agenda Reformasi Birokrasi

21/06/2025

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/