DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Letkol Inf. Ahmad Saefulloh, SH., secara resmi membuka kegiatan Karang Pamitran Daerah (KPD) Lampung Tahun 2025, Senin (4/8) sore. Kegiatan berlangsung di kompleks Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung, Kota Bandar Lampung.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata Gerakan Pramuka, khususnya para Pembina Pramuka, dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas.
Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai-nilai luhur Pancasila, mengamalkan Satya dan Darma Pramuka, serta membekali keterampilan hidup yang relevan di tengah tantangan zaman.

“Karang Pamitran bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan sarana strategis peningkatan kapasitas dan kualitas para Pembina Pramuka. Melalui forum ini, saya berharap akan lahir semangat kebersamaan dan sinergi yang kuat dalam mendidik generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” ujar Gubernur dalam sambutan yang dibacakan.
Lebih lanjut, Gubernur mengajak seluruh elemen Gerakan Pramuka untuk aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah, terutama dalam pembentukan mental dan karakter generasi muda.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antara Gerakan Pramuka dengan pemerintah daerah guna melahirkan generasi tangguh dan siap menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat.
Karang Pamitran Daerah Lampung Tahun 2025 diharapkan menjadi wadah pembinaan yang bermakna untuk mempererat tali persaudaraan antar Pembina Pramuka, memperluas wawasan kepramukaan, serta menumbuhkan kembali semangat kebangsaan dan cinta tanah air.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh jajaran pengurus Kwartir Daerah dan seluruh Kwartir Cabang se-Lampung, para pelatih dan narasumber, panitia pelaksana, serta ratusan Pembina Pramuka dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Kegiatan Karang Pamitran Daerah merupakan agenda lima tahunan yang bertujuan membina, memotivasi, dan menginspirasi para Pembina Pramuka agar terus berinovasi dan beradaptasi dengan dinamika zaman tanpa meninggalkan jati diri kepramukaan. (Red/Ato/Rls)











