• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Senin, September 28, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Kesehatan

3 Arahan Presiden pada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Covid-19

DemokrasiNews
27/07/2020
in Kesehatan
3 Arahan Presiden pada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Covid-19

DEMOKRASINEWS : Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan pada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19 yang disampaikan dalam Rapat Terbatas (Ratas) melalui konferensi video, Senin (27/07/2020).

Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dari Komite, sebagai berikut:
Pertama, Komite ini dibentuk untuk mengintegrasikan kebijakan kesehatan dan kebijakan ekonomi agar seimbang  antara gas dan remnya.

“Penanganan kesehatan menjadi prioritas, tidak boleh mengendur sedikit pun. Jadi aura krisis kesehatan ini harus terus digaungkan sampai nanti vaksin tersedia dan bisa digunakan secara efektif,” tutur Presiden yang memimpin Ratas dari Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta.

3 Arahan Presiden pada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Covid-19 3 Arahan Presiden pada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Covid-19 3 Arahan Presiden pada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Covid-19

Lebih lanjut, Presiden juga menekankan juga bahwa tidak ada yang namanya pembubaran Satgas Covid-19, baik di pusat maupun di daerah, enggak ada. Ia menambahkan bahwa semuanya tetap bekerja keras dan komite ini mengintegrasikan antara kebijakan ekonomi dan kebijakan kesehatan.

Kedua, di bidang kesehatan, Presiden minta diingatkan sekali lagi untuk memberikan perhatian, memberikan prioritas penanganan di delapan provinsi, yakni: DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua.

“Karena delapan provinsi ini berkontribusi 74% kasus positif yang ada di Indonesia. Targetnya saya kira sudah jelas,” kata Presiden.

3 Arahan Presiden pada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Covid-19 3 Arahan Presiden pada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Covid-19 3 Arahan Presiden pada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Covid-19

Diingatkan kembali oleh Presiden, untuk menurunkan angka kematian serendah-rendahnya, tingkatkan angka kesembuhan setinggi-tingginya, dan juga kendalikan laju pertumbuhan kasus-kasus positif baru secepat-cepatnya. “3T; testing, tracing, dan treatment betul-betul harus dilakukan secara masif dan lebih agresif,” tegas Presiden.

Jika di lapangan jika masih ditemui peralatan tes, mesin PCR, kemudian kapasitas lab, APD, dan juga peralatan rumah sakit yang kekurangan, Presiden minta untuk segera selesaikan dan bereskan. “Komunikasi yang efektif dengan rumah sakit, dengan masyarakat, dengan daerah harus dilakukan seefektif mungkin,” tuturnya.

Ketiga, mengenai penyerapan stimulus penanganan Covid, Presiden sampaikan bahwa ini masih belum optimal dan kecepatannya masih kurang. “Data terakhir yang saya terima tanggal 22 Juli. Dari total stimulus penanganan Covid, yaitu sebesar Rp695 triliun yang terealisasi baru  Rp136 triliun. Artinya baru 19%. Sekali lagi, baru 19%,” imbuh Presiden.

Data yang lain, menurut Presiden, di perlindungan sosial 38%, UMKKM 25% yang termasuk penempatan dana di HIMBARA Rp30 triliun, sektor kesehatan baru terealisasi 7%, serta dukungan untuk sektoral dan pemerintah daerah juga baru terserap 6,5%, lalu insentif Usaha 13%.

“Inilah yang harus segera diatasi oleh Komite dengan melakukan langkah-langkah terobosan, bekerja lebih cepat. Sehingga masalah yang tadi saya sampaikan, serapan anggaran yang belum optimal tadi betul-betul bisa diselesaikan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Negara juga mengingatkan, kalau masalahnya ada di regulasi dan administrasi segera dilihat betul. Ditegaskan Presiden, kalau memang regulasi untuk segera direvisi agar ada percepatan, lakukan shortcut dan perbaikan agar jangan sampai ada ego sektoral maupun ego daerah.

“Saya kira penting sekali ini segera diselesaikan sehingga aura dalam menangani krisis ini betul-betul ada betul,” tandas Presiden.

Pada bagian akhir, Presiden ingin di setiap posko yang ada di BNPB baik Pusat dan daerah memiliki kesibukan sehingga nampak aura kegiatan yang dilaksanakan.

Sebagai informasi, Presiden juga sampaikan informasi bahwa kasus global sudah mencapai 15,8 juta dengan angka kematian 640 ribu.

“Di Amerika Serikat sendiri sudah mencapai 4,2 juta, di Brazil 2,3 juta, di India 1,4 juta. Oleh sebab itu hati-hati, hati-hati betul. Jangan sampai aura krisis itu sudah hilang, semangat menangani krisis ini hilang atau turun,” ungkap Presiden. (FID/EN)

Sumber SetKab RI 

Tim Redaksi DemokrasiNews  


Berita Terkini

Gubernur Mirza Perluas Perlindungan BPJAMSOSTEK bagi 98.809 Pekerja Rentan di Lampung
Kesehatan

Gubernur Mirza Perluas Perlindungan BPJAMSOSTEK bagi 98.809 Pekerja Rentan di Lampung

DemokrasiNews
27/09/2026
Puskesmas Rawa Pitu Gencarkan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis
Kesehatan

Puskesmas Rawa Pitu Gencarkan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis

DemokrasiNews
09/09/2026
Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas, 566 Korban dari 19 Lembaga Pendidikan
Peristiwa

Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas, 566 Korban dari 19 Lembaga Pendidikan

DemokrasiNews
03/09/2026
Kebakaran Hebat Melanda RSUD Ryacudu Kotabumi, Pelayanan Pasien Tetap Normal
Peristiwa

Kebakaran Hebat Melanda RSUD Ryacudu Kotabumi, Pelayanan Pasien Tetap Normal

DemokrasiNews
31/08/2026
Dari Langkah Kecil Para Kader, ILS Tulang Bawang Menyalakan Harapan Menuju Daerah Bebas TBC
Kesehatan

Dari Langkah Kecil Para Kader, ILS Tulang Bawang Menyalakan Harapan Menuju Daerah Bebas TBC

DemokrasiNews
25/08/2026
Meminta Kepastian Hukum Kepada Pemerintah, Dorong Pengolahan Sampah Plastik Jadi Bernilai Ekonomi
Desa

Meminta Kepastian Hukum Kepada Pemerintah, Dorong Pengolahan Sampah Plastik Jadi Bernilai Ekonomi

DemokrasiNews
22/08/2026

Related News

Pengurus PWI Lampung Timur Siap Hadiri Puncak HPN 2024 di Jakarta 

Pengurus PWI Lampung Timur Siap Hadiri Puncak HPN 2024 di Jakarta 

16/02/2024
Polres Lampung Timur Amankan Residivis Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor

Polres Lampung Timur Amankan Residivis Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor

26/12/2024
Direktur Pasca Sarjana Unila Tatap Muka Dengan Bupati Lampung Selatan

Direktur Pasca Sarjana Unila Tatap Muka Dengan Bupati Lampung Selatan

08/07/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/