DEMOKRASINEWS, Lampung Selatan – Mahasiswa Fakultas Dakwah Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung berhasil menyelenggarakan program Penguatan Kompetensi Lapangan (PKL) di UPTD PSLU Treshna Werdha dengan tema besar “Sentuhan Kasih di Usia Lanjut” pada Rabu, (20/11/2024). Program ini bertujuan memberikan dukungan emosional, spiritual, dan sosial kepada para lansia di panti sosial tersebut.
Dewi Maharani, anak keempat dari empat bersaudara, yang menjabat sebagai Ketua Bidang PDD (Publikasi dan Dokumentasi) dalam program tersebut, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata untuk para lansia. Kegiatan ini tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan fisik, tetapi juga memberikan perhatian lebih pada aspek emosional dan sosial mereka, yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup di usia lanjut.
Masih menurut Dewi Maharani, mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, melalui pendekatan konseling dan bimbingan Islam, mereka berusaha menciptakan suasana yang hangat dan penuh kasih sayang di lingkungan UPTD PSLU Treshna Werdha. Pendekatan ini bertujuan agar para lansia merasa dihargai, diperhatikan, dan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan, baik secara emosional maupun spiritual.

Dwi Tyastuti, Kepala UPTD PSLU Treshna Werdha, juga mengungkapkan bahwa berbagai kegiatan menarik telah dilakukan oleh para mahasiswa selama program ini berlangsung. Salah satu kegiatan utama adalah sesi konseling individu dan kelompok. Dalam sesi ini, mahasiswa, yang didampingi oleh petugas, memberikan layanan konseling untuk membantu para lansia menghadapi berbagai tantangan emosional dan psikologis.
Beberapa masalah yang sering dihadapi oleh para lansia, seperti kesepian, kecemasan, atau trauma, dapat diatasi melalui pendekatan ini. Program tersebut diharapkan dapat memberi dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia di panti sosial tersebut.
Selain itu, mahasiswa juga mengadakan berbagai kegiatan kerohanian untuk para lansia, seperti pengajian, doa bersama, dan sesi motivasi Islami. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya untuk memperkuat spiritualitas para lansia, memberikan rasa ketenangan, dan meningkatkan kualitas hubungan mereka dengan Tuhan.
Untuk mendukung kesehatan fisik, mahasiswa juga melaksanakan kegiatan Senam Lansia dan Relaksasi. Kegiatan senam ringan ini bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh para lansia, dengan gerakan yang disesuaikan dengan kemampuan mereka. Selain itu, sesi terapi relaksasi sederhana diadakan untuk membantu mengurangi stres dan meningkatkan kenyamanan fisik, memberikan efek positif bagi kesejahteraan fisik dan mental para lansia.
Para pinisepuh juga memerlukan hiburan dan pengembangan keterampilan yang menyenangkan. Untuk itu, mahasiswa mengadakan berbagai kegiatan seperti menyanyi, membaca, dan permainan (games) yang turut menyemarakkan suasana. Kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga kebahagiaan bagi para lansia, membantu mereka merasa lebih aktif dan terhubung dengan lingkungan sekitar.

Kegiatan seni dan kreativitas juga dijalankan, di mana mahasiswa mengajak para lansia berkreasi melalui aktivitas yang melatih motorik, seperti menggambar, membuat origami, dan membentuk plastisin. “Kegiatan ini bertujuan merangsang kreativitas, menjaga keterampilan motorik, serta memberikan kesempatan bagi lansia untuk mengekspresikan diri secara positif,” kata Tyas.
Selain memberikan manfaat bagi para lansia, program ini juga menjadi wadah belajar yang berharga bagi mahasiswa BKI untuk menerapkan ilmu yang mereka peroleh selama kuliah. Interaksi langsung dengan para lansia memberikan pengalaman yang mendalam bagi mahasiswa, memungkinkan mereka untuk memahami kebutuhan psikologis, emosional, dan spiritual lansia yang sering kali terabaikan. Pengalaman ini memperkaya pengetahuan mereka tentang konseling dan bimbingan dalam konteks usia lanjut.
Dewi Maharani, mewakili rekan-rekannya, menyampaikan harapan bahwa dengan berakhirnya program PKL ini, mahasiswa dapat meninggalkan kenangan manis dan rasa kasih sayang yang terus dikenang oleh para lansia di UPTD PSLU Treshna Werdha. Mereka berharap bahwa dampak positif dari kegiatan ini akan terus dirasakan oleh para lansia, memberi mereka semangat dan kebahagiaan yang bertahan lama.
Mahasiswa peserta program PKL ini juga berharap bahwa kegiatan “Sentuhan Kasih di Usia Lanjut” dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk memberikan perhatian kepada lansia, khususnya yang berada di lingkungan panti sosial. Salah satu mahasiswa peserta PKL menyatakan, “Melalui kegiatan ini, kami belajar bahwa sentuhan kasih dan perhatian sederhana bisa sangat berarti bagi orang-orang yang membutuhkan, khususnya lansia. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.”
Kegiatan ini diharapkan bukan hanya menjadi momen singkat, tetapi juga langkah awal untuk berbagai inisiatif positif yang dapat terus berlanjut. Baik dari mahasiswa BKI UIN Raden Intan Lampung maupun masyarakat luas, diharapkan akan muncul lebih banyak program yang peduli terhadap kesejahteraan lansia.
Dwi Tyastuti, Kepala UPTD PSLU Treshna Werdha, mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa yang telah melaksanakan program ini dengan penuh semangat. “Semoga semangat ini terus dijaga, terutama dalam penyusunan tugas akhir yang harus diselesaikan tepat waktu. Saya juga mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi diri dengan mengikuti kursus atau bimbingan teknis yang relevan dengan tujuan profesi yang mereka cita-citakan,” pesan Tyas. (Red/Ato)











