Demokrasinews:Way Kanan – Warga Kabupaten Way Kanan penerima BPNT dan KKS Perluasan Covid-19, pertanyakan realisasi bantuan tersebut. Karena hingga saat ini, saldo ATM yang sudah mereka terima ternyata masih kosong.
Pendi (51) warga kampung Sidoarjo Kecamatan Blambangan Umpu Way Kanan penerima BPNT menuturkan kepada media, bahwa bantuan BPNT yang seharusnya dicairkan pada April 2020 namun hingga saat ini belum pernah terealisasi.
“Untuk apa kami penerima BPNT yang cuma memegang kartu ATM kosong. Sementara bantuan lainnya sudah tidak dapat lagi, mohon pemerintah segera menyelesaikan persoalan ini,” kata Pendi.
Sementara pendamping TKSK kecamatan Blambangan Umpu saat di temui dikantor kecamatan sedang tidak berada di tempat. Menurut salah satu staf kecamatan dia memang jarang masuk, saat dicoba konfirmasi via handpone sedang tidak aktif.
Kepala Dinas Sosial Way Kanan Pardi S.H saat ditemui diruang kerjanya menjelaskan, bahwa hal ini serupa terjadi di seluruh indonesia. Penerima BPNT KKS Perluasan memang belum dibagi karna sampai saat ini masih dalam proses dan bergilir disetiap kecamatan.
“Harus dipahami bagi masyarakat penerima BPNT KKS Perluasan, bantuan itu hanya sampai di bulan 12 saja, jadi jangan sampai dibulan januari 2021 ribut kenapa tidak dapat lagi, karena BPNT KKS perluasan berlaku semasa Covid-19,” jelasnya, (17/6/2020).
Lanjut Kadis Sosial seharusnya pendamping kampung di kecamatan yang merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah dapat menyampaikan kepada masyarakat penerima BPNT terhadap permasalahan tersebut.
Pewarta: Ari Anggara, Editor : Andono.











