DEMOKRASINEWS, Jambi – Tanggal 9 Desember 2020 akan di laksanakan pemilihan kepala daerah (PILKADA) serentak di seluruh Indonesia. terkhusus di provinsi Jambi juga akan melaksanakan pemilihan di berbagai daerah yakni, pemilihan Bupati dan wakil Bupati, (Kabupaten Bungo, Batang Hari, Tanjung Jabung timur, dan tanjung Jabung barat), pemilihan walikota dan wakil walikota ( Kota Sungai Penuh ), dan Pemilihan Gubernur Provinsi Jambi.
Sesuai dengan rilis dari KPU Provinsi Jambi beberapa waktu yang lalu bahwa sudah di tetapkan, Jumlah Daftar pemilihan tetap (DPT) Provinsi Jambi sebanyak 2.415.862, terdiri dari 1.218.688 orang laki-laki dan 1.197.174 orang perempuan dari 11 Kabupaten/Kota yang tersebar di 141 Kecamatan dan 1.562 Desa/Kelurahan.
Berangkat dari hal itu Ketua GMNI Jambi ajak seluruh masyarakat Provinsi Jambi yang terdaftar sebagai pemilih untuk gunakan hak suara tanpa harus takut datang ke TPS.
“Kami mengajak seluruh masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih, untuk datang ke TPS mencoblos calon pemimpin kedepan tanpa harus takut, dan menerapkan protokol kesehatan. Kualitas demokrasi seiring berjalan dengan partisipasi politik. Siapapun yang terpilih kedepannya semoga bisa membawa Jambi yang lebih baik, terpilih dari nurani tidak money politik ” Tutur, Eldaniel Siallagan.
Tantangan Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Wakil Ketua Bidang Politik GMNI Jambi ajak masyarakat dan petugas terapkan protokol kesehatan.
“Sesuai dengan juknis, TPS secara teknis menerapkan protokol kesehatan. Siapapun nanti pilihan nya, maka kami mengajak seluruh masyarakat gunakan hak pilih. Masa depan provinsi jambi berada pada hak suara, stop money politik ” Tambah, Heraldo Parluhutan WK. Politik GMNI Jambi
Pewarta : Reinhadt
Editor : Roy Choiri











