DEMOKRASINEWS, Lampung Utara, 19 Agustus 2026 — Seorang pelajar kelas XII SMA Negeri Abung Kunang, Aldi (17), menjadi korban dugaan perampokan bersenjata api di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, Rabu (19/8/2026).
Aldi ditemukan warga dalam kondisi kritis di kawasan perkebunan singkong. Ia diduga ditembak dan dianiaya setelah sepeda motor Honda Beat miliknya dirampas pelaku.
Korban kemudian dilarikan ke IGD RS Handayani Kotabumi untuk mendapatkan perawatan intensif. Luka tembak terdapat di bagian kiri perut korban.
Berdasarkan keterangan dokter kepada keluarga, proyektil peluru diduga mengenai bagian usus dan ginjal. Aldi pun direncanakan menjalani operasi untuk menangani luka yang dialaminya.
Selain luka tembak, korban juga mengalami lebam pada kedua pelipis. Aldi diduga dipukul menggunakan gagang senjata api sebelum pelaku membawa kabur sepeda motornya.
Orang tua korban, Sahrudin, mengatakan Aldi ditemukan warga di kawasan perkebunan singkong dalam kondisi kritis.
“Sudah dirawat karena tertembak di bagian perut,” kata Sahrudin saat ditemui di RS Handayani Kotabumi, Rabu (19/8/2026).
Menurut keterangan yang diterima keluarga, peristiwa tersebut bermula ketika Aldi melintas di sekitar kawasan perkebunan singkong. Saat itu, korban diduga dicegat seorang pelaku.
Pelaku kemudian diduga berusaha merampas sepeda motor Honda Beat keluaran 2018 milik korban. Saat terjadi perlawanan, korban diduga ditembak pada bagian perut.
Pelaku juga diduga menghantam kedua pelipis korban menggunakan gagang senjata api hingga mengalami lebam. Setelah itu, pelaku membawa kabur sepeda motor korban.
Sahrudin mengaku terpukul atas kejadian yang menimpa anaknya. Ia mengatakan sepeda motor tersebut selama ini digunakan Aldi untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk pergi ke sekolah.
“Saya hanya buruh, bang. Motor itu dipakai anak sehari-hari untuk sekolah. Sekarang anak saya juga harus menjalani operasi,” ujarnya.
Keluarga berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku. Mereka juga berharap sepeda motor milik korban dapat ditemukan dan dikembalikan.
“Harapannya pelaku bisa ditangkap dan diberikan hukuman setimpal,” tegas Sahrudin.
Kasus dugaan perampokan bersenjata api tersebut masih menunggu penanganan aparat kepolisian. Sementara itu, Aldi masih menjalani perawatan medis dan dipersiapkan untuk menjalani operasi akibat luka tembak yang dialaminya.( Red/JM)











