DEMOKRASINEWS, Kotabumi, 10 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terus memperkuat sinergi antarperangkat daerah guna mempercepat realisasi berbagai program pembangunan strategis yang menjadi prioritas daerah. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Survei RSUD Ryacudu dan Sinkronisasi Program Prioritas yang dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., di Ruang Rapat Bupati Lampung Utara.
Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara Dra. Intji Indriati, M.H., Kepala Bappeda Kabupaten Lampung Utara Dewi Setyawati, S.P., M.SE., M.Sc., serta sejumlah kepala perangkat daerah dan pejabat teknis terkait.
Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah memfokuskan pembahasan pada percepatan penyelesaian tahapan administrasi pembangunan RSUD Ryacudu yang masih memerlukan sejumlah dokumen pendukung. Selain itu, dilakukan penyesuaian Detail Engineering Design (DED) gedung rumah sakit agar selaras dengan proses penghapusan aset yang sedang berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara juga akan mengoptimalkan koordinasi dengan pemerintah pusat. Kementerian Pekerjaan Umum direncanakan menangani pembangunan fisik rumah sakit, sementara kebutuhan peralatan kesehatan akan diusulkan melalui Kementerian Kesehatan.
Selain sektor kesehatan, rapat koordinasi turut membahas percepatan penerbitan surat rekomendasi penanganan Pasar Sentral dari Kementerian Perdagangan. Dokumen tersebut menjadi salah satu syarat penting agar usulan pembangunan dapat segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Untuk mendukung pembangunan kawasan pasar yang baru, proses penghapusan aset bangunan eksisting akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama bidang aset agar seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tengah mempersiapkan usulan pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan masuk dalam tahap keempat program nasional. Berdasarkan hasil studi banding ke Kabupaten Lampung Timur, ketersediaan lahan menjadi faktor utama yang menentukan percepatan persetujuan pembangunan. Sekolah Rakyat tersebut direncanakan mulai dibangun pada tahun 2027 dan ditargetkan selesai pada tahun 2028.
Sementara itu, di bidang kepemudaan dan olahraga, pembangunan Stadion dan GOR Sukung juga terus diperjuangkan. Pemerintah daerah menilai usulan yang telah diajukan sejak tahun 2025 perlu mendapatkan tindak lanjut lebih intensif melalui koordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga agar dapat segera direalisasikan.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur pelayanan publik, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap penataan kawasan perkotaan sebagai wajah daerah. Penataan median jalan, trotoar, dan ruang publik dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib, nyaman, dan representatif.
Revitalisasi kawasan Tugu Payan Mas turut menjadi agenda prioritas. Pemerintah berharap kawasan tersebut dapat kembali berfungsi optimal sebagai salah satu ikon kebanggaan masyarakat Lampung Utara sekaligus memperkuat identitas daerah.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas melalui sinergi yang kuat antarperangkat daerah serta dukungan pemerintah pusat guna mewujudkan pembangunan yang maju, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. ( Red/JM/Rls )











