• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, Maret 10, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Nasional

“Ketika Sejarah Dihadapkan Pada Ingatan: Penganugerahan Gelar Soeharto dan Warisan Perjuangan Marsinah”

DemokrasiNews
11/11/2025
in Nasional, Edukasi, Opini, Pendidikan, Peristiwa, Politik, Sosial Budaya, Tokoh
“Ketika Sejarah Dihadapkan Pada Ingatan: Penganugerahan Gelar Soeharto dan Warisan Perjuangan Marsinah”

DEMOKRASINEWS,Jakarta, — Suasana hening menyelimuti upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara, Senin pagi 10 November2025. Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto, Presiden Indonesia kedua. Tepuk tangan terdengar, kamera menyorot, dan sebagian tamu terlihat menunduk dengan perasaan yang sulit diartikan.

Di barisan tamu undangan, sejajar dengan keluarga penerima gelar lainnya, hadir perwakilan keluarga Marsinah. Sosok buruh perempuan yang namanya telah lama menjadi simbol perjuangan hak-hak pekerja di Indonesia. Ia mungkin tidak hadir dalam daftar penerima gelar. Namun namanya, dalam diam, tetap mengisi ruang di hati banyak orang.

“Ketika Sejarah Dihadapkan Pada Ingatan: Penganugerahan Gelar Soeharto dan Warisan Perjuangan Marsinah”

Siapa Marsinah?

Marsinah adalah seorang buruh di PT Catur Putra Surya, Sidoarjo. Ia tidak memegang posisi penting, tidak memiliki kekuasaan, dan tidak memiliki panggung besar. Namun ia memiliki suara—suara yang waktu itu jarang terdengar dari kelas pekerja.

“Ketika Sejarah Dihadapkan Pada Ingatan: Penganugerahan Gelar Soeharto dan Warisan Perjuangan Marsinah” “Ketika Sejarah Dihadapkan Pada Ingatan: Penganugerahan Gelar Soeharto dan Warisan Perjuangan Marsinah” “Ketika Sejarah Dihadapkan Pada Ingatan: Penganugerahan Gelar Soeharto dan Warisan Perjuangan Marsinah”

Pada tahun 1993, Marsinah turut memimpin tuntutan kenaikan upah bagi rekan-rekannya. Tindakan tersebut membuatnya menjadi target. Ia kemudian diculik, disiksa, dan ditemukan tewas. Kasusnya tercatat sebagai salah satu peristiwa pelanggaran HAM berat yang hingga kini belum tuntas diusut.

Sejak itu, Marsinah bukan hanya nama. Ia menjadi simbol keberanian, suara yang menyuarakan mereka yang tidak memiliki banyak pilihan dalam hidupnya.

Upaya Mengusulkan Marsinah Sebagai Pahlawan Nasional

Berbagai kelompok telah mengusulkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional sejak masa reformasi:

  • Aktivis buruh
  • Organisasi perempuan seperti Komnas Perempuan
  • Konfederasi serikat pekerja
  • LSM HAM nasional maupun internasional

Mereka menilai perjuangan Marsinah lahir dari ketulusan memperjuangkan hak-hak dasar, bukan ambisi pribadi. Di banyak kota, “Hari Marsinah” diperingati setiap tahun. Puisi, mural, monumen, dan lagu lahir dari namanya.

Namun proses pemberian gelar Pahlawan Nasional bukan hanya berdasarkan pengakuan publik. Keputusan sepenuhnya berada pada Presiden, melalui rekomendasi Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Hingga hari ini, gelar itu belum disematkan untuknya.

Makna Dua Nama dalam Satu Ruang Ingatan

Penganugerahan gelar untuk Soeharto tentu memiliki landasan sejarah. Ia memimpin Indonesia selama lebih dari tiga dekade, dengan warisan pembangunan yang masih dapat dilihat hingga kini. Namun, masa pemerintahannya juga menyisakan babak yang penuh kontroversi, termasuk kasus-kasus kekerasan terhadap warga negara—salah satunya kisah Marsinah.

Di dalam ruangan upacara itu, dua nama itu seolah bertemu meski tidak saling disebut:
Soeharto, yang dikenang oleh negara.
Marsinah, yang dikenang oleh rakyat.

Keduanya hadir dalam sejarah yang sama, namun ditempatkan di lorong-lorong yang berbeda.

Pagi itu, keluarga Marsinah berdiri hening. Tidak ada protes. Tidak ada sorakan. Hanya diam—diam yang membawa cerita panjang perjuangan keadilan yang belum selesai.

Sejarah tidak pernah hanya terdiri dari nama yang ditulis di lembar penghargaan.
Sejarah juga terdiri dari ingatan, suara, dan jejak langkah orang-orang yang mungkin tak pernah kita lihat.

Dan selama nama Marsinah masih diucapkan, perjuangannya masih hidup.(Red/Sumber foto BPMI Setpres RI)


Berita Terkini

“Dari Coba-Coba Jadi Usaha Keluarga, Pempek Bu Tutik Panen Berkah di Ramadhan”
Business

“Dari Coba-Coba Jadi Usaha Keluarga, Pempek Bu Tutik Panen Berkah di Ramadhan”

DemokrasiNews
10/03/2026
BUMDes Sukses Kelola Wisata Kalikesek, Warga Sriwulan Dapat THR Tiap Tahun
Wisata

BUMDes Sukses Kelola Wisata Kalikesek, Warga Sriwulan Dapat THR Tiap Tahun

DemokrasiNews
10/03/2026
Desa Wunut Klaten Bagikan THR Rp250 Ribu per Warga dari Keuntungan BUMDes
Desa

Desa Wunut Klaten Bagikan THR Rp250 Ribu per Warga dari Keuntungan BUMDes

DemokrasiNews
10/03/2026
Tersinggung Saat Main Kartu, Pria di Lampung Timur Lepaskan Tembakan
Peristiwa

Tersinggung Saat Main Kartu, Pria di Lampung Timur Lepaskan Tembakan

DemokrasiNews
10/03/2026
Pramono Anung Tinjau Longsor TPST Bantargebang, Sungai Ciketing Segera Dinormalisasi
Nasional

Pramono Anung Tinjau Longsor TPST Bantargebang, Sungai Ciketing Segera Dinormalisasi

DemokrasiNews
10/03/2026
Reog Ponorogo Warnai Ngabuburit, Paguyuban Jamur Kesuma Lampung Berbagi Ayam Geprek dan Takjil
Advertorial

Reog Ponorogo Warnai Ngabuburit, Paguyuban Jamur Kesuma Lampung Berbagi Ayam Geprek dan Takjil

DemokrasiNews
10/03/2026

Related News

Selaras Tatanan Kehidupan Baru, Gubernur Bali Sambut Baik Penerapan QRIS di RSUD

Selaras Tatanan Kehidupan Baru, Gubernur Bali Sambut Baik Penerapan QRIS di RSUD

25/07/2020
Letkol Czi. Indra Puji Triwanto Dandim 0429/Lamtim: Pers Memiliki Peran Penting Membangun Informasi Masyarakat 

Letkol Czi. Indra Puji Triwanto Dandim 0429/Lamtim: Pers Memiliki Peran Penting Membangun Informasi Masyarakat 

15/04/2022

PBL Lampung Serahkan Rapid Test ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo

26/06/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/