• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, Oktober 14, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Singkong Terpuruk, Gubernur Mirza Bawa Aspirasi Petani Lampung ke Senayan

DemokrasiNews
26/06/2025
in Ekonomi
Singkong Terpuruk, Gubernur Mirza Bawa Aspirasi Petani Lampung ke Senayan

DEMOKRASINEWS, Jakarta – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin langsung perjuangan nasib petani dan pelaku usaha singkong ke Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Ruang Rapat Baleg, Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/6/2025).

Didampingi perwakilan petani dan pengusaha, Gubernur Mirza menyuarakan dengan tegas agar singkong dijadikan komoditas pangan strategis nasional serta mendesak pemerintah pusat untuk segera menghentikan impor singkong dan produk turunannya, yang dinilai sangat merugikan sektor pertanian lokal.

“Saya datang kepada Baleg DPR RI membawa teman-teman untuk memperjuangkan nasib petani dan pengusaha singkong,” tegas Gubernur Mirza.

Singkong Terpuruk, Gubernur Mirza Bawa Aspirasi Petani Lampung ke Senayan Singkong Terpuruk, Gubernur Mirza Bawa Aspirasi Petani Lampung ke Senayan Singkong Terpuruk, Gubernur Mirza Bawa Aspirasi Petani Lampung ke Senayan
Singkong Terpuruk, Gubernur Mirza Bawa Aspirasi Petani Lampung ke Senayan

Dalam pemaparannya, Gubernur menjelaskan bahwa Lampung merupakan penghasil singkong terbesar di Indonesia, menyumbang sekitar 51 persen dari total produksi nasional dengan volume mencapai 7,9 juta ton per tahun. Bahkan, kontribusi sektor singkong terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung mencapai Rp50 triliun dari total Rp483 triliun.

Namun demikian, di lapangan, petani tetap dalam kondisi rentan akibat tidak adanya regulasi nasional yang melindungi harga dan tata niaga singkong. Gubernur mengungkapkan bahwa meski Pemerintah Provinsi Lampung telah menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 2 Tahun 2025 tentang penetapan harga sementara ubi kayu sebesar Rp1.350 per kilogram, harga yang diterima petani masih sangat rendah.

“Petani senang, tapi pengusaha mengeluh karena harga ini membuat bisnis mereka tidak kompetitif. Akibatnya, pabrik tutup, dan saat panen raya, petani tidak punya pembeli. Harga kembali anjlok,” ujarnya.

Singkong Terpuruk, Gubernur Mirza Bawa Aspirasi Petani Lampung ke Senayan Singkong Terpuruk, Gubernur Mirza Bawa Aspirasi Petani Lampung ke Senayan Singkong Terpuruk, Gubernur Mirza Bawa Aspirasi Petani Lampung ke Senayan

Gubernur juga menambahkan, saat ditanya alasan pengusaha tidak membeli dari petani lokal, mereka menjawab bahwa tepung tapioka impor lebih murah dan bebas bea masuk. Jika tidak ada intervensi dari pemerintah pusat, ia memperingatkan, petani siap meninggalkan singkong dan beralih ke komoditas lain seperti padi, jagung, atau tebu.

Di kesempatan yang sama, Ketua Perhimpunan Pengusaha Tepung Tapioka Indonesia (PPTTI) Provinsi Lampung, Welly Soegiono, juga menegaskan hal serupa. Ia menyatakan bahwa kesimpulan paling rasional adalah menghentikan impor. Ia mengungkapkan bahwa saat ini petani hanya menerima Rp400 hingga Rp500 per kilogram, jauh di bawah harga yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi.

“Petani tidak lagi menjual langsung ke pabrik, tapi lewat pelapak atau tengkulak. Ada pelapak yang murni, tapi ada juga yang merupakan strategi perusahaan untuk membeli bahan baku lebih murah,” ungkap Welly.

PPTTI bersama Pemerintah Provinsi dan para bupati kini sedang menyusun langkah strategis untuk menata ulang sistem distribusi dan perdagangan singkong agar lebih adil bagi petani.

Sementara itu, Anggota Baleg DPR RI Firman Soebagyo menyampaikan dukungan penuh terhadap perjuangan ini. Ia menyebut bahwa saat ini DPR tengah menyusun dua RUU penting yang menyentuh komoditas singkong, salah satunya adalah RUU tentang Pangan.

“Dalam RUU tentang Pangan, singkong akan kita masukkan sebagai bahan baku pangan strategis, sehingga akan mendapat perlindungan dalam regulasi nasional,” ujar Firman.

Ia juga menekankan bahwa akan ada transformasi peran Perum Bulog dalam RUU tersebut. Bulog nantinya tidak hanya mengelola beras, tetapi juga akan menjadi buffer stock dan penyangga harga singkong, yang artinya Bulog akan membeli singkong dari petani untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.

Dengan komitmen dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, petani, dan DPR RI, diharapkan sektor singkong di Indonesia, khususnya di Lampung, mendapatkan perlindungan dan perhatian yang layak sebagai komoditas pangan strategis nasional. (Red/Rls Diskominfotik Lampung)


Berita Terkini

Gubernur Lampung Perketat Pengawasan QR Code Biosolar, Antrean SPBU Masih Memanjang
Nasional

Gubernur Lampung Perketat Pengawasan QR Code Biosolar, Antrean SPBU Masih Memanjang

DemokrasiNews
13/10/2026
Bapenda Lampung Timur Libatkan Pers, Perkuat Sosialisasi Pajak dan Pengawasan PAD
Edukasi

Bapenda Lampung Timur Libatkan Pers, Perkuat Sosialisasi Pajak dan Pengawasan PAD

DemokrasiNews
08/10/2026
Launching Agen Pos P3RI PTPN Regional 7 Buka Peluang Usaha Baru di Bandar Lampung
Business

Launching Agen Pos P3RI PTPN Regional 7 Buka Peluang Usaha Baru di Bandar Lampung

DemokrasiNews
07/10/2026
Polres Tulang Bawang Limpahkan 105 Karton Rokok Diduga Ilegal ke Bea Cukai Bandar Lampung
Hukum & Kriminal

Polres Tulang Bawang Limpahkan 105 Karton Rokok Diduga Ilegal ke Bea Cukai Bandar Lampung

DemokrasiNews
05/10/2026
Pemkab Lampung Timur Perkuat Perhutanan Sosial melalui Masterplan IAD
Edukasi

Pemkab Lampung Timur Perkuat Perhutanan Sosial melalui Masterplan IAD

DemokrasiNews
29/09/2026
SKK Migas Paparkan Panjangnya Proses Eksplorasi Migas, Ingatkan Media Soal Produksi dan Lifting
Pendidikan

SKK Migas Paparkan Panjangnya Proses Eksplorasi Migas, Ingatkan Media Soal Produksi dan Lifting

DemokrasiNews
25/09/2026

Related News

Zaiful Bokhari Panen Raya Jagung di Metro Kibang

Zaiful Bokhari Panen Raya Jagung di Metro Kibang

21/07/2020
Disdikbud Lampung Rotasi 51 Kepala SMA/SMK Negeri dan Penjelasan SPMB 2026

Disdikbud Lampung Rotasi 51 Kepala SMA/SMK Negeri dan Penjelasan SPMB 2026

15/04/2026
Banjir Bandang Hanyutkan 29 Rumah di Bolaang Mongondow Selatan

Banjir Bandang Hanyutkan 29 Rumah di Bolaang Mongondow Selatan

02/08/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/