DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung – Forum Pecinta Madu Lampung berhasil menggelar acara Business Opportunity Presentation (BOP) Madu Anugrah pada Minggu, 15 Desember 2024, di Balai Keratun Bandar Lampung. Acara yang bertajuk Sehat dan Sejahtera bersama Madu Anugrah ini berlangsung sukses dan dihadiri oleh lebih dari 300 peserta.
Mereka berasal dari berbagai daerah di Provinsi Lampung, seperti Lampung Timur, Kota Metro, Lampung Tengah, Pringsewu, Tulang Bawang, dan Bandar Lampung. Tidak hanya itu, sejumlah peserta juga datang dari luar Lampung, seperti Baturaja (Sumatera Selatan), Solo (Jawa Tengah), dan Mojokerto (Jawa Timur).
Acara ini merupakan salah satu inisiatif besar dari Forum Pecinta Madu Lampung untuk memperkenalkan peluang bisnis sekaligus manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh Madu Anugrah. Ketua Forum Pecinta Madu Lampung, Nizam Siddiq, yang didampingi oleh Agust (Sekretaris) dan Anggraini Latief (Bendahara), menyampaikan rasa syukur atas suksesnya acara ini. “Kami sangat senang melihat antusiasme luar biasa dari peserta yang hadir. BOP ini bukan hanya memberikan wawasan mengenai bisnis madu, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar peserta dari berbagai daerah,” ujar Nizam.

Nove Susy, seorang ahli perlebahan dengan pengalaman 15 tahun, menjelaskan perbedaan antara madu murni dan madu asli serta manfaat madu murni yang dipadukan dengan herba untuk kesehatan dan pengobatan. Menurut Nove, madu murni adalah madu yang diambil langsung dari sarang lebah tanpa melalui proses pengolahan, sehingga kandungan nutrisinya tetap terjaga. Sementara itu, madu asli bisa saja melalui proses pemurnian atau penyaringan meskipun tidak mengandung bahan tambahan.
Zaenal Abidin, Owner Madu Anugrah, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi mensukseskan acara ini. “Kami sangat berterima kasih kepada panitia dan semua peserta yang telah hadir. Pemberian reward kepada peraih income bertujuan untuk memotivasi mereka untuk terus berinovasi dan memperkuat rasa percaya diri mereka. Kami berharap ini bisa menjadi langkah awal untuk meraih kesuksesan lebih besar,” ujarnya. Zaenal Abidin juga menekankan bahwa penghargaan diberikan kepada para peraih income, mulai dari yang baru memulai hingga mereka yang mencapai top income, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka.
Pada acara ini, Ari Suponto, peraih top income Madu Anugrah dengan penghasilan mencapai 2,3 M dalam waktu 22 bulan, diundang sebagai narasumber utama. Ari Suponto membagikan pengalamannya mengenai bagaimana cara bekerja dengan sistem yang sudah terstruktur dengan baik. Menurut Ari, sistem yang sudah berjalan memungkinkan seseorang untuk mendapatkan pendapatan pasif. “Ketika sistem sudah bekerja, kita tidak perlu bekerja keras setiap saat. Kita bisa menghasilkan uang bahkan saat kita sedang beristirahat di rumah, memancing, atau tidur,” ungkapnya.
Salah satu peserta, Umi Hayati, yang baru bergabung dengan Madu Anugrah dari Lampung Selatan, mengungkapkan bahwa ia sengaja mengajak rekan-rekannya untuk menghadiri acara ini. “Melalui Madu Anugrah, kita bisa menjalin silaturahmi, memperoleh kesehatan, dan tentunya mendapatkan cuan. Semua itu bisa terwujud dengan bekerja secara tim menggunakan sistem yang sudah ada,” ujar Umi Hayati. Hal ini juga sejalan dengan tema acara yang mengusung konsep Sehat dan Sejahtera bersama Madu Anugrah.

Rindangsari, seorang purna bhakti ASN, juga hadir bersama keluarga dan beberapa rekan-rekannya yang merupakan purnabakti lainnya. Ini adalah pertama kalinya Rindangsari mengikuti acara seperti BOP Madu Anugrah, dan ia mengaku sangat serius menyimak setiap materi yang disampaikan. “Acara ini memberikan banyak wawasan baru tentang bagaimana cara bekerja dengan sistem dan bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Saya tertarik untuk segera bergabung,” ujar Rindangsari dengan penuh antusias.
Pada sesi penutupan, Ari Suponto mengajak peserta untuk menunjukkan minat mereka dengan mengangkat tangan dan naik ke panggung. Hal ini disambut antusias oleh banyak calon anggota Madu Anugrah, yang langsung memenuhi panggung dengan semangat tinggi. Para peserta yang tertarik untuk bergabung langsung diperkenalkan dengan peluang bisnis yang bisa mereka raih bersama Madu Anugrah.
Forum Pecinta Madu Lampung mengucapkan terima kasih kepada semua panitia pelaksana, narasumber, dan para undangan yang telah hadir dan berpartisipasi dalam mensukseskan acara Gebyar Akhir Tahun 2024. Diharapkan acara ini dapat menjadi langkah awal yang positif untuk memperkenalkan lebih banyak orang kepada manfaat madu serta peluang bisnis yang menguntungkan. Dengan semangat kebersamaan dan kerja tim yang solid, Madu Anugrah berharap bisa memberikan dampak positif bagi lebih banyak orang di masa depan. (Red/Ato)










