• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Zona Wakil Rakyat

Beratkan Nelayan, Ono Minta Retribusi Lelang Dihapus

DemokrasiNews
12/09/2021
in Zona Wakil Rakyat, Politik, Tokoh
Beratkan Nelayan, Ono Minta Retribusi Lelang Dihapus

DEMOKRASINEWS, Jawa Barat – Anggota DPR RI Ono Surono meminta pemberlakuan pajak perikanan diiringi dengan penghapusan retribusi lelang yang ada di daerah.

Tanpa penghapusan retribusi lelang, penarikan pajak perikanan akan sangat memberatkan para nelayan.

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah menerapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 85 Tahun 2021 terkait pengelolaan Penerimaan Negara Bukan pajak (PNBP) sektor kelautan dan perikanan.

Beratkan Nelayan, Ono Minta Retribusi Lelang Dihapus Beratkan Nelayan, Ono Minta Retribusi Lelang Dihapus Beratkan Nelayan, Ono Minta Retribusi Lelang Dihapus

Penarikan pajak ini dianggap akan berbenturan dengan retribusi yang ditarik pemerintah daerah di rumah lelang ikan. Itu sebabnya, DPR RI berharap, biaya retribusi dihapus.

“Di beberapa daerah, nelayan sudah dipungut retribusi lelang yang nilainya sekitar 10 persen. Kalau pajak ditarik lagi 5 persen, waduh berat,” kata Ono.

Jalan tengah yang diambil agar nelayan tidak terlalu diberatkan dengan dua pembayaran, menurut Ono adalah dengan menghilangkan retribusi daerah. Dicontohkan Ono, Jawa Barat dan Jawa Tengah itu pemerintah daerahnya menarik retribusi.

Langkah penarikan retribusi di rumah lelang itu diikuti sejumlah daerah lain. Daerah yang tidak memungut retribusi salah satunya Jakarta.

“Solusinya, hapuskan retribusi daerah, pungutan yang diwajibkan kepada nelayan hanya pajak perikanan. Ini langkah untuk meringankan beban nelayan. Jangan sampai aturan yang dibuat seolah dianggap tidak pro kepada nelayan,” usul Ono yang dikenal sebagai tokoh nelayan pantura.

Dengan dihilangkannya retribusi daerah, menurut Ono bukan berarti pendapatan daerah dihilangkan. Pemerintah pusat, harus pula menerapkan bagi hasil pajak ke daerah.

“Ada bagi hasil yang diterapkan, antara pemerintah pusat dan daerah. Jadi enak mengontrolnya,” papar Ono.

Secara umum, politisi PDI Perjuangan itu setuju dengan penerapan Penerimaan Negara Bukan pajak (PNBP) sektor kelautan dan perikanan sesuai dengan PP Nomor 85 Tahun 2021. Tapi dia meminta agar Kementerian Kelautan dan Perikanan lebih mendetailkan aturan dan besaran pajak yang ditarik.

“Skemanya seperti apa? Saya dengar, khusus untuk pajak pascaproduksi sesuai PP 85 itu, diterapkan 2023. Mumpung masih ada waktu, lebih detailkan lagi supaya aturan yang dipakai bisa diterima masyarakat nelayan. Saya mendukung kalau ini menjadi peningkatan pendapatan bukan pajak kita,” kata Ono.

KKP juga diharapkan menyadari dampak negatif penerapan aturan pajak, terutama dampak pada pendapatan anak buah kapal (ABK).

“ABK itu pakai sistem bagi hasil  dengan rata-rata pendapatan Rp3 juta. Kalau ini diterapkan bisa turun pendapatan ABK. Ini yang harus dicarikan skemanya,” harap Ono.( gesuri.id )

Tim DemokrasiNews


Berita Terkini

Sekjen PWI Pusat H. Zulmansyah Sekedang Wafat, Dunia Pers Indonesia Berduka
Peristiwa

Sekjen PWI Pusat H. Zulmansyah Sekedang Wafat, Dunia Pers Indonesia Berduka

DemokrasiNews
18/04/2026
Program Prioritas 2026, Kwarda Lampung Gelar Rapat Pimpinan
Pendidikan

Program Prioritas 2026, Kwarda Lampung Gelar Rapat Pimpinan

DemokrasiNews
14/04/2026
OTT Bupati Tulungagung, KPK Segel Kantor PUPR hingga Bongkar Modus Pemerasan Rp5 Miliar
Peristiwa

OTT Bupati Tulungagung, KPK Segel Kantor PUPR hingga Bongkar Modus Pemerasan Rp5 Miliar

DemokrasiNews
13/04/2026
“Dari OTT hingga Suara Perantau: Kasus Bupati Tulungagung dan Kritik Tajam yang Terabaikan”
Hukum & Kriminal

“Dari OTT hingga Suara Perantau: Kasus Bupati Tulungagung dan Kritik Tajam yang Terabaikan”

DemokrasiNews
13/04/2026
“Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital”
Tokoh

“Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital”

DemokrasiNews
09/04/2026
“Belasan Tahun Menanti, Jalan Kasui–Air Ringkih Akhirnya Dibangun, Harapan Baru Warga Way Kanan”
Advertorial

“Belasan Tahun Menanti, Jalan Kasui–Air Ringkih Akhirnya Dibangun, Harapan Baru Warga Way Kanan”

DemokrasiNews
09/04/2026

Related News

Gandeng LPA, Dinkes Lamteng Bahas Penanganan Korban Kekerasan Anak dan Perempuan

Gandeng LPA, Dinkes Lamteng Bahas Penanganan Korban Kekerasan Anak dan Perempuan

15/12/2020
Propinsi Lampung Terbaik Kedua Tangani Covid -19

Propinsi Lampung Terbaik Kedua Tangani Covid -19

16/06/2020
Siaga Banjir, Kapolres Lampung Timur Imbau Masyarakat Waspada dan Utamakan Keselamatan Hadapi Cuaca Ekstrem

Siaga Banjir, Kapolres Lampung Timur Imbau Masyarakat Waspada dan Utamakan Keselamatan Hadapi Cuaca Ekstrem

17/01/2025

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/