• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Opini

Milad GMNI Ke-67, Rekonsiliasi Adalah Solusi Terbaik

DemokrasiNews
22/03/2021
in Opini

DEMOKRASINEWS, Malut – Pada 23 Maret 1954 adalah sejarah berdirinya Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Sebuah wadah organisasi pergerakan mahasiswa ini lahir atas penyatuan atau peleburan tiga organisasi, yakni; 1) Gerakan Mahasiswa Marharnis (GMM), 2) Gerakan Mahasiswa Merdeka, dan 3) Gerakan Mahasiswa Demokrat Indonesia (GMDI)

Ketiga organisasi pergerakan ini memiliki kesamaan azas, yaitu azas marhaenisme ajaran Bung Karno.

Disaat yang sama diputuskan (bermusyawarah) untuk melakukan Kongres perdana (ke-1) di Surabaya atas dukungan dan restu Bung Karno. Hasil Kongres I, M. Hadiprabowo dipercayakan sebagai ketua umum.

Milad GMNI Ke-67, Rekonsiliasi Adalah Solusi Terbaik Milad GMNI Ke-67, Rekonsiliasi Adalah Solusi Terbaik Milad GMNI Ke-67, Rekonsiliasi Adalah Solusi Terbaik

Hari bertukar tahun pun berganti, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) memasuki usia yang cukup tua.

Sejarah panjang pergerakan organisasi ini tentunya mengalami berbagai perkembangan sesuai dengan fase-fase pergantian zaman.

Semakin dewasa umur GMNI dihadapkan dengan ragam persoalan, baik secara internal maupun eksternal. Benturan-benturan ini adalah instrumen untuk melatih kedewasaan para kaders GMNI hingga terbentuklah kepribadian dan kedewasaan dalam berorganisasi.

Secara nasional, beberapa kali terjadi dualisme kepemimpinan sehingga berpengaruh ke daerah-daetah, di tingkat DPD dan DPC.

Tahun 2019 pada Kongres Ambon pun menyisahkan persoalan (sengketa kepengurusan) di DPP. Konflik DPP berimbas secara nasional.

Kedua kubuh saling kleim keabsahannya. Kleim kepemimpinan berdampak pada perpecahan, sehingga organisasi tidak lagi fokus pada kemaslahatan rakyat yang semestinya menjadi prioritas utama.

Sudah seharusnya dimomentum Dies Natalis ke-67 GMNI melakukan rekonsiliasi, dan merekontruksi kembali penyatuan atas keretakan yang diciptakan dengan kepentingan kelompok tertentu.

Jangan karena kepentingan oknum alumni, atau elit politikus tertentu kemudia merusak pola-pola organisasi (Konstitusi).

Solusi terbaik ada di tangan para kaders, dan alumni GMNI se-Indonesia. Relasi, komunikasi, dan pendekatan-pendekatan persuasif harus dibangun untuk menciptakan suasan organisasi yang “dingin/adem”.

Lagi, rekonsiliasi adalah solusi terbaik untuk menjahit sobekan berbedaan, sobekan kepentingan, sobekan egoisme, dst.

Tahun 2021, pada Milad GMNI kali ini kita harus melakukan gerkan revolusi pembaharuan di kubuh GMNI, juga revolusi psikologi kaders yang haus stuktur.

Menjadi kaders terbaik tidak semestinya berada dalam jejaring struktural melainkan mampuh berdedikasi dan mengimplementasikan ajaran-ajaran Bung Karno sebagai pijakan hidup.

Bangsa dan negara membutuhkan insan marhaenisme yang produktif, kritis, dan berwawasan kebangsaan dalam mengisi pembangunan, juga menjadi mitra kritis bagi Pemerintah, dan menjadi kawan sejati bagi rakyat

Di tulis Oleh: Asrul Lamunu, S. Ant Wakil Ketua, Bidang Politik DPD GMNI Malut


Berita Terkini

Kepercayaan Publik Tidak Dibangun oleh Narasi, Melainkan oleh Integritas Kebijakan
Opini

Kepercayaan Publik Tidak Dibangun oleh Narasi, Melainkan oleh Integritas Kebijakan

DemokrasiNews
15/07/2026
Semangat Baru di Awal Pekan: Saat Rakyat Menunggu Bukti, Bukan Sekadar Janji
Opini

Semangat Baru di Awal Pekan: Saat Rakyat Menunggu Bukti, Bukan Sekadar Janji

DemokrasiNews
13/07/2026
Negeri di Persimpangan: Saatnya Mendengar Suara Rakyat Dalam  Secangkir Kopi, Secangkir Teh Berbeda Asa
Opini

Negeri di Persimpangan: Saatnya Mendengar Suara Rakyat Dalam  Secangkir Kopi, Secangkir Teh Berbeda Asa

DemokrasiNews
08/07/2026
Jalan Rusak, Warga Patungan Bangun Sendiri: Ketika Gotong Royong Menjadi Kritik Paling Keras bagi Pemerintah
Opini

Jalan Rusak, Warga Patungan Bangun Sendiri: Ketika Gotong Royong Menjadi Kritik Paling Keras bagi Pemerintah

DemokrasiNews
07/07/2026
Viral! Swadaya Warga Bandar Agung Bangun Jalan Jadi Sorotan, Pengingat Penting Pemerataan Pembangunan
Edukasi

Viral! Swadaya Warga Bandar Agung Bangun Jalan Jadi Sorotan, Pengingat Penting Pemerataan Pembangunan

DemokrasiNews
06/07/2026
Ketika Media Sosial Menghakimi: Saatnya Literasi Digital Menjadi Gerakan Nasional
Opini

Ketika Media Sosial Menghakimi: Saatnya Literasi Digital Menjadi Gerakan Nasional

DemokrasiNews
05/07/2026

Related News

Ketua MPC Pemuda Pancasila Lampung Timur Serahkan Donasi Kepada Adek Aliando

Ketua MPC Pemuda Pancasila Lampung Timur Serahkan Donasi Kepada Adek Aliando

17/01/2021
Penyampaian Syarat Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan Hasil Verifikasi Administrasi ke PPK

Penyampaian Syarat Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan Hasil Verifikasi Administrasi ke PPK

24/06/2020
Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Karantina Lampung

Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Karantina Lampung

17/08/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/