DEMOKRASINEWS, Tanggamus –Ketua Komisi IV Sudin, SE hari ini Sabtu 30 Januari 2021 kembali membagikan bantuan Alat Mesin Pertanian ( Alsintan) Kepada Kelompok Tani di Kabupaten Tanggamus.
Kegiatan ini masih dalam rangka Reses Anggota Dewan DPR RI guna menyerap aspirasi dan membantu rakyat.
Pemberian bantuan Alsintan ini merupakan rangkaian ke dua dimana tanggal 29 Januari telah dibagikan Alsintan kepada Kelompok Tani di wilayah Lampung Tengah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani S.E., M.M dan Wakil Bupati Kabupaten Tanggamus Bapak Hi. AM. Syafi’i S.Ag, Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus Heri Agus Setiawan S.Sos, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDI Perjuangan Yanuar Irawan, Para Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Fraksi PDI Perjuangan, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tanggamus, Kepala Dinas KPTPH Kabupaten Tanggamus dan Para Kelompok Tani penerima bantuan.
Pemberian Bantuan ini merupakan dari jalur Aspirasi PDI Perjuangan, sebagai bentuk nyata kerja untuk rakyat membangun daerah yang menjadi pokok penyumbang pertanian Indonesia untuk target swasembada pangan Nasional.
Sudin, SE dalam sesi pernyataan antara petani mengatakan bahwa “Ini adalah Instruksi Ketua Umum saya Ibu Megawati Soekarnoputri untuk terus bergerak melayani masyarakat, saya akan terus konsisten menemui masyarakat”.
Hal ini dibenarkan oleh Bupati Kabupaten Tanggamus yaitu Hj. Dewi Handajani S.E., M.M “seperti yang kita ketahui, tidak asing lagi untuk kita semua melihat Ketua Komisi IV berkontribusi dan memberikan bantuan di kabupaten tanggamus khususnya, kami masih mengharapkan bantuan.
Sudin menambahkan bahwa “Presiden Jokowi sangat marah karena subsidi pupuk 33 triliun 1 tahun ada sebagian yang larinya tidak ke petani. Sebab yang bertanggung jawab selama ini tidak ada. Ada yang namanya KP3 itu tidak berjalan. Kedua saya bilang yang harus bertanggung jawab sekarang termasuk pabrik pupuknya kalau terjadi penyimpangan harus mencabut ijin distributor atau agen yang melanggar peraturan,namun untuk memasukkan pasal peraturan itu susah sekali,” tegas Sudin. (*)
Tim Redaksi DemokrasiNews











