DEMOKRASINEWS, Lampung Tengah – Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay menyempatkan diri berkunjung ke pengerajin furniture di Kecamatan Pubian Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu, 15 November 2020.
Politisi PDI Perjuangan ini sangat mengagumi karya seni yang dihasilkan pengerajin kursi dan meja antik ini. Furnitur berbahan kayu tua yang banyak ditemukan di kawasan sungai Kecamatan Pubian dan Padang Ratu itu kini disulap dengan nilai seni dan bernilai ekonomi tinggi.
Apresiasi diberikan Mingrum kepada masyarakat dan pengerajin furnitur meja dan kursi antik ini, harapannya agar usaha kerajinan furnitur ini dapat terus maju dan berkembang.
Bincang santai bersama Hanafi pengerajin dan pemilik usaha furnitur asal Kecamatan Pubian itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay pun mendapat tanggapan positif.
“Terimakasih atas kesediaan dan luangan waktunya untuk mengunjungi usaha kerajinan furnitur kami, ini tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjalankan usaha kerajinan furniture ini,” ujar Hanafi.
Usaha kerajinan furniture berbahan kayu tua ini berawal dari hobi. “Saya melihat di daerah Pubian dan Padang Ratu banyak sekali kayu tua dan besar yang sudah mati bahkan terendam dan terkubur dalam tanah di sekitar aliran sungai, disini saya berfikir untuk memanfaatkan bahan kayu tersebut menjadi furniture kursi dan meja antik,” kata Hanafi.
Ia bersukur upayanya tersebut bisa berjalan hingga saat ini. “Alhamdulillah usaha ini terus berjalan, dan untuk penjualan pun kami tidak mengalami kesulitan karena sudah banyak kolektor kursi dan meja antik yang tahu,” jelasnya.
Bahkan, tambah Hanafi, saat ini sudah banyak yang tahu bahwa meja dan kursi hasil karyanya berbahan kayu tua dan sangat bagus untuk memperindah rumah. “Sekarang malah sudah menjadi trend bagi restoran dan cafe yang menggunakan kursi meja antik ini,” pungkasnya.
Pewarta : Tim
Editor : Roy Choiri











