DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung, 13 April 2026 — Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Lampung melakukan audiensi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung terkait kerusakan sejumlah peralatan anggar di Gedung KONI, Bandar Lampung, Senin (13/4/26).
Kerusakan tersebut diduga terjadi setelah sejumlah peserta karate dari luar daerah menggunakan area latihan anggar saat menunggu jadwal pertandingan dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Shokaido ke-III Tahun 2026 di PKOR Way Halim.
Ketua IKASI Lampung, Watoni Noerdin, menyampaikan bahwa cabang olahraga anggar membutuhkan perhatian serius serta tindak lanjut dari KONI Lampung terkait kondisi fasilitas yang terdampak.
“Ke depan, pengaturan penggunaan fasilitas olahraga harus lebih tertib. Sinergi dengan pengelola gedung juga perlu ditingkatkan agar tidak mengganggu kesiapan cabang olahraga lain dalam menjalankan program pembinaan atlet secara optimal,” ujar Watoni.
Menanggapi hal tersebut, Ketua KONI Lampung, Taufik Hidayat, menyatakan pihaknya akan segera melakukan evaluasi serta langkah penanganan. Salah satunya dengan membuat pembatas di area latihan anggar agar tidak dilintasi atlet dari cabang olahraga lain, khususnya pada peralatan seperti piste.
Selain itu, KONI Lampung juga mengimbau seluruh penyelenggara kegiatan olahraga untuk bertanggung jawab menjaga kebersihan dan kondisi fasilitas agar tetap terjaga seperti sebelum digunakan.
Sementara itu, Ketua Bidang Perlengkapan IKASI Lampung, Maryadi, mengaku prihatin saat melakukan pengecekan di arena latihan. Ia menemukan sejumlah peralatan dalam kondisi rusak dan tidak tertata.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat mengganggu persiapan atlet, baik untuk latihan maupun latih tanding, menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 di Sulawesi Utara.( Red/Ato )











