DEMOKRASINEWS, Kotabumi Lampung Utara – Di sebuah ruang pelayanan kesehatan di Kotabumi, harapan untuk hidup lebih sehat terus dijaga. Bagi para pasien penyakit kronis, pemeriksaan rutin bukan sekadar agenda medis, melainkan langkah penting untuk mempertahankan kualitas hidup.
Upaya menekan risiko komplikasi penyakit kronis terus diperkuat Puskesmas Kotabumi II, Lampung Utara. Melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), fasilitas kesehatan ini menggelar pemeriksaan laboratorium secara berkala dua kali dalam setahun, yakni pada April dan Oktober 2026, bekerja sama dengan Laboratorium Pramitra.
Program ini menyasar pasien BPJS Kesehatan yang menderita diabetes melitus dan hipertensi. Keduanya merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pemantauan berkelanjutan untuk mencegah komplikasi serius.

Kepala Puskesmas Kotabumi II, Leni Idriana Shanty, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi pengendalian penyakit jangka panjang.
“Pemeriksaan ini sudah terjadwal setiap enam bulan. Pesertanya adalah pasien BPJS yang terdaftar di sini,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Paket pemeriksaan yang dilakukan tergolong komprehensif. Mulai dari panel diabetes seperti HbA1c dan glukosa darah, profil lipid yang mencakup kolesterol total, LDL, HDL, hingga trigliserida, serta pemeriksaan fungsi ginjal melalui kreatinin dan ureum.
Hasil dari rangkaian pemeriksaan ini menjadi dasar penting bagi tenaga medis untuk mengevaluasi kondisi pasien dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.
“Pemeriksaan rutin sangat dianjurkan untuk memantau kondisi kesehatan pasien, sehingga potensi komplikasi bisa dicegah lebih dini,” kata Leni.
Lebih dari sekadar layanan medis, Prolanis juga menghadirkan pendekatan yang menyeluruh. Program ini mencakup edukasi kesehatan, konsultasi rutin, hingga kegiatan fisik seperti senam bersama yang bertujuan menjaga kebugaran pasien.
Menurut Leni, pendekatan terintegrasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan.
“Tujuannya agar pasien tetap sehat, produktif, dan biaya pengobatan dapat lebih efisien,” tambahnya.
Dengan pelaksanaan rutin dua kali dalam setahun, Puskesmas Kotabumi II berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kontrol kesehatan semakin meningkat. Di tengah tantangan penyakit kronis, langkah kecil yang konsisten diyakini mampu mencegah risiko besar di masa depan.( Red/Rls JM )











