DEMOKRASINEWS,Bandar Lampung – Tari Sigeh Pengunten membuka secara khidmat acara pelantikan Pengurus Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Lampung masa bhakti 2025–2030 yang digelar di Balai Keratun Lantai III, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (20/1/2026).
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., secara resmi melantik Ir. Hj. Handjarita Gatot, MBA., sebagai Ketua Umum BKOW Provinsi Lampung beserta jajaran pengurus periode 2025–2030.
Acara pelantikan dihadiri perwakilan organisasi wanita dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Tampak hadir di antaranya utusan Perempuan Pensiunan Indonesia (Perpeni) Provinsi Lampung.

Turut hadir pula perwakilan Pimpinan DPRD Provinsi Lampung Intan Raihana, S.Keb., Ketua Ikatan Keluarga Anggota Dewan (IKAD) DPRD Provinsi Lampung Irene Fransisca Giri, serta Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M.
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarorganisasi wanita dalam mendukung pembangunan daerah.
“Saya berharap BKOW mampu bersinergi dengan pemerintah dan legislatif agar program-programnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung,” ujarnya.
Gubernur yang akrab disapa Yai Mirza itu menambahkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pengembangan sosial, budaya, pendidikan, dan ekonomi masyarakat. Ia mengajak seluruh organisasi wanita untuk mewujudkan program-program berkelanjutan secara bersama-sama.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan, Dr. Hj. Eni Amaliah, S.Ag., S.S., M.A., menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru mampu memperkuat sinergi lintas organisasi wanita.
“Kepengurusan BKOW 2025–2030 diharapkan menjadi motor penggerak yang meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat Lampung,” katanya.
Ketua Umum BKOW Provinsi Lampung, Ir. Hj. Handjarita Gatot, MBA., mengungkapkan visi kepemimpinannya untuk membangun jaringan kerja sama yang lebih erat dengan DPRD, IKAD, serta berbagai organisasi wanita.
“Kami ingin setiap program BKOW benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya perempuan dan keluarga,” ujarnya.
Rangkaian acara pelantikan semakin semarak dengan penampilan angklung binaan Perpeni Provinsi Lampung yang dipimpin oleh Hj. Sri Wardhani, S.H., selaku Dewan Penasihat BKOW sekaligus Ketua Perpeni Provinsi Lampung.
Alunan lagu Nusantara dan Egham Ku di Lampung berhasil menghibur dan memukau seluruh tamu undangan. Hj. Sri Wardhani menjelaskan bahwa pembinaan angklung telah dimulai sejak 2019 dan kini berkembang di Kota Metro, Kabupaten Tulang Bawang, dan Kabupaten Pringsewu.
Menurutnya, angklung sebagai alat musik asli Indonesia tidak hanya berperan sebagai pemersatu, tetapi juga mampu menyatukan beragam nada menjadi harmoni yang indah. “Bermain angklung juga dapat mengurangi stres dan membuat hati senang,” tuturnya.
Penampilan angklung tersebut semakin sempurna dengan Hj. Wahyuni sebagai konduktor dan Susilawati sebagai vokalis.( Red/Ato/Rhd)











