DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar misi dagang ke Provinsi Lampung sebagai upaya memperkuat konektivitas dan sinergi antar daerah melalui kerja sama di berbagai sektor unggulan, khususnya perdagangan. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Radisson, Bandar Lampung, Rabu (6/8), dan dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Gubernur Khofifah menjelaskan, misi dagang ini merupakan bagian dari rangkaian agenda periode kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Maluku pada Mei lalu. “Membangun konektivitas antarprovinsi dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, seperti sektor ekonomi, budaya, sosial, pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya. Kali ini, konektivitas Jawa Timur dan Lampung diwujudkan melalui kerja sama perdagangan antar daerah yang menghadirkan para pelaku usaha dari kedua provinsi,” ujarnya.
Hingga saat ini, tercatat sementara 100 pelaku usaha yang akan mengikuti kegiatan kerja sama perdagangan ini, dengan jumlah yang berpotensi bertambah. Dari Jawa Timur, sebanyak 48 pelaku usaha telah tiba, sementara sebagian lainnya masih dalam perjalanan menuju Lampung.

“Format ini mempertemukan dunia usaha, dunia kerja, serta antar institusi. Besok (Kamis, 7/8) juga akan dilakukan penandatanganan kerja sama antara Bank Lampung dan Bank Jawa Timur sebagai Kelompok Usaha Bank (KUB),” tambah Khofifah.
Gubernur Lampung, Jihan Nurlaela, menyambut baik misi dagang ini dan menyebutnya sebagai langkah strategis yang sangat dinantikan untuk mempererat hubungan antar daerah. “Sektor perdagangan menjadi salah satu kekuatan ekonomi Lampung. PDRB Lampung menempati peringkat keempat tertinggi di Sumatera. Kunjungan dan misi dagang dari Jawa Timur diyakini akan semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi ekonomi kedua provinsi,” ungkap Jihan.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari pelaku usaha lokal. Maryani, pengusaha katering dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Lampung, menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat mengangkat produk UMKM dan meningkatkan pendapatan para pelaku usaha.
Melalui misi dagang ini, diharapkan terbentuk hubungan perdagangan yang saling menguntungkan antara Jawa Timur dan Lampung, sekaligus memperkuat konektivitas lintas sektor demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kedua daerah. (Red/Ato)











