• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Kesehatan

COVID-19 : Ganjar Kumpulkan Pakar Sosial, Cari Jurus Jitu Sosialisasi pada Masyarakat

DemokrasiNews
28/07/2020
in Kesehatan
COVID-19 : Ganjar Kumpulkan Pakar Sosial, Cari Jurus Jitu Sosialisasi pada Masyarakat

DEMOKRASINEWS : Semarang – Di tengah kejenuhan masyarakat terhadap virus Covid-19, banyak yang mulai tidak peduli pada protokol kesehatan. Sehingga di tempat keramaian publik, banyak dijumpai masyarakat yang tidak pakai masker dan berkerumun tanpa rasa takut.

Sadar dengan kondisi yang berbahaya itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo langsung bergerak cepat. Mengumpulkan sejumlah pakar ilmu sosial. Ganjar ingin membuat rekayasa perubahan perilaku sosial masyarakat agar lebih masif dalam ketaatan pada protokol kesehatan.

Sejumlah pakar ilmu sosial diundang Ganjar dalam rapat penanganan Covid-19 di gedung A lantai 2 kantor Pemprov Jateng,pada Senin (27/07/2020). Diantaranya Prof Mudjahirin Thohir, Prof Saratri Wilonoyudho, Agustina Sulastri dan Annastacia Ediati.

COVID-19 : Ganjar Kumpulkan Pakar Sosial, Cari Jurus Jitu Sosialisasi pada Masyarakat COVID-19 : Ganjar Kumpulkan Pakar Sosial, Cari Jurus Jitu Sosialisasi pada Masyarakat COVID-19 : Ganjar Kumpulkan Pakar Sosial, Cari Jurus Jitu Sosialisasi pada Masyarakat

Dari pakar tersebut, Ganjar mendengarkan sejumlah masukan tentang bagaimana cara agar sosialisasi kepada masyarakat bisa efektif. Salah satunya adalah dengan memaksimalkan peran tokoh agama dalam sosialisasi itu.

“Banyak masyarakat yang tidak peduli karena berbagai faktor, salah satunya keyakinan bahwa urusan mati itu urusan Tuhan. Jadi, agar lebih efektif adalah penggerakan tokoh-tokoh agama sebagai garda terdepan sosialisasi pada masyarakat,” kata Prof Mudjahirin.

Sementara psikolog Annastasia mengutarakan, banyak orang tidak patuh pada protokol kesehatan tergantung keyakinan subyektifnya. Yang tidak patuh menilai, bahwa dirinya kuat dan tidak akan terkena penyakit itu.

“Ini memang problem, kalau orang tidak takut ya tidak akan patuh pada protokol kesehatan. Tapi jangan sekali-kali memberikan hukuman sebagai punishment, karena itu membuat rakyat takut dan marah. Ini justru berbahaya karena bisa menurunkan imun dan tingkat kepercayaan publik pada pemerintah,” ucapnya.

Semua masukan dari para pakar ilmu sosial itu ditampung Ganjar untuk dirangkum menjadi kebijakan. Ia menilai, masukan dari para pakar ilmu sosial itu sangat membantu pemerintah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan protokol kesehatan.

“Memang kami ingin masifkan lagi soal sosialisasi pada masyarakat. Sekarang banyak masyarakat yang sudah tidak peduli, sehingga butuh terobosan-terobosan baru. Kami mengundang para pakar ilmu sosial ini untuk mencari strategi serta cara yang tepat dalam memasifkan sosialisasi. Sosialisasi ini penting, karena kami ingin menekan terus penyebaran Covid-19 di masyarakat,” kata Ganjar.

Masukan-masukan serta gagasan yang diberikan lanjut Ganjar pasti akan ditindaklanjuti dalam sebuah kebijakan. Termasuk bagaimana masukan para pakar untuk tidak mengenakan denda kepada masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan.

“Mereka menyampaikan pada kita, kayaknya lebih baik mengedukasi masyarakat dengan cara memberikan penguatan pada cerita sukses, daripada pemidanaan. Dan saya sepakat dengan masukan itu,” tuturnya.

Perkuat Jogo TonggoGanjar juga menyampaikan bahwa para pakar sepakat untuk memperkuat program Jogo Tonggo yang digelar Pemprov Jawa Tengah. Hanya saja, program itu harus dilebarkan agar bisa mengena ke komunitas yang lebih kecil.

“Eksistensi Jogo Tonggo tidak hanya di level RW, tapi kelompok kecil. Misalnya ada usulan Jogo Kerjo untuk menjaga di ruang kerja, tempat industri dan kantor-kantor. Ada masukan Jogo Santri di pondok, Jogo Pasar, Jogo Sekolah dan lainnya. Sehingga, semua punya preverensi sendiri-sendiri sesuai lingkupnya,” ucapnya.

Masukan-masukan itu lanjut Ganjar pasti akan ditindaklanjuti. Dengan banyaknya program seperti Jogo Tonggo di sejumlah level itu, maka harapannya semua punya rentang kendali yang pendek untuk saling menjaga satu dengan lainnya.

“Tentunya ini akan lebih mengena, karena disesuaikan dengan karakter institusi masing-masing yang ada,” tutupnya.

Sumber : SR

Tim Redaksi DemokrasiNews 


Berita Terkini

Menjaga Harapan Pasien Kronis dari Kotabumi: Upaya Rutin Cegah Komplikasi Sejak Dini
Kesehatan

Menjaga Harapan Pasien Kronis dari Kotabumi: Upaya Rutin Cegah Komplikasi Sejak Dini

DemokrasiNews
10/04/2026
“87 Kasus Dugaan Campak di Lampung Utara, Dinkes Genjot Imunisasi dan Edukasi Warga”
Kesehatan

“87 Kasus Dugaan Campak di Lampung Utara, Dinkes Genjot Imunisasi dan Edukasi Warga”

DemokrasiNews
08/04/2026
“Bangkit dari Duka, Pengusaha Asal Lampung Timur Buka Peluang Kerja bagi Disabilitas Tanpa Syarat”
Tokoh

Bos Rokok HS Absen Pemeriksaan KPK, Sorotan Publik Mengarah pada Kondisi Kesehatan dan Sisi Kemanusiaan

DemokrasiNews
07/04/2026
Menu MBG Lengkap dan Bergizi, Warga Lampung Timur Ramai-Ramai Beri Apresiasi
Business

Menu MBG Lengkap dan Bergizi, Warga Lampung Timur Ramai-Ramai Beri Apresiasi

DemokrasiNews
13/03/2026
BGN Hentikan Sementara Operasional 67 Dapur MBG di Lampung
Business

15 SPPG di Lampung Kembali Beroperasi, Siapkan Program Makan Bergizi Gratis

DemokrasiNews
13/03/2026
BGN Hentikan Sementara 17 Dapur SPPG di Lampung Timur, Tak Kantongi Sertifikat Sanitasi dan IPAL
Kesehatan

BGN Hentikan Sementara 17 Dapur SPPG di Lampung Timur, Tak Kantongi Sertifikat Sanitasi dan IPAL

DemokrasiNews
11/03/2026

Related News

Masyarakat Diminta Tak Takut Tes Covid-19

Masyarakat Diminta Tak Takut Tes Covid-19

06/08/2021
Ini Pesan Presiden dan Ibu Negara di Hari Anak Nasional Tahun 2020

Ini Pesan Presiden dan Ibu Negara di Hari Anak Nasional Tahun 2020

23/07/2020
Mingrum Gumay Hoby Tanaman Bonsai Merupakan Gaya Hidup “On The Rock”

Mingrum Gumay Hoby Tanaman Bonsai Merupakan Gaya Hidup “On The Rock”

02/11/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/