DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Timur melakukan kunjungan monitoring ke Plantation Group 4 (PG4) milik PT Great Giant Pineapple (GGP) yang berlokasi di Kecamatan Labuhan Ratu, Jumat (9/5/3025). Rombongan diterima langsung oleh Kepala Bagian Legal PG4, Anang Orbananto, didampingi tim legal lainnya, yakni M. Rosidi, Nuryamin, dan Mikhi Kharisma.
Dalam pertemuan tersebut, Anang Orbananto memaparkan bahwa PG4 merupakan unit usaha perkebunan buah nanas dan pisang milik PT GGP di wilayah Lampung Timur. PG4 mengelola lahan seluas kurang lebih 3.700 hektar dan mempekerjakan sekitar 4.500 orang, menjadikannya sebagai salah satu entitas bisnis terbesar yang beroperasi di daerah tersebut.
Sebagai bagian dari Great Giant Foods, PT GGP tidak hanya fokus pada kegiatan bisnis semata, namun juga menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dan lingkungan melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR).

Program-program ini dirancang untuk menciptakan dampak positif dan berkelanjutan melalui empat pilar utama:
- Peningkatan Kesejahteraan: Meliputi program di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat sekitar.
- Peningkatan SDM: Penyediaan pelatihan dan pengembangan kapasitas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik internal maupun eksternal perusahaan.
- Pelestarian Lingkungan: Komitmen aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam.
- Pengembangan Masyarakat: Mendorong kemandirian dan pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat sekitar melalui berbagai inisiatif pemberdayaan.
Sebagai wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan, PT GGP juga membangun dan merawat berbagai infrastruktur penting seperti akses jalan, sarana air bersih, serta mendukung berbagai kegiatan di bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Hampir seluruh jalan akses di sekitar perusahaan telah diaspal dan diperbaiki untuk memastikan kenyamanan mobilitas masyarakat maupun operasional perusahaan.
Ketua Komisi III DPRD Lampung Timur, Kemari, SH, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen dan kontribusi PT GGP dalam membangun hubungan yang harmonis antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah.
“Jika semua perusahaan menerapkan tanggung jawab sosial seperti PT GGP, maka iklim investasi di Lampung Timur akan semakin kondusif. Masyarakat akan mencapai kemandirian ekonomi, dan pemerintah juga akan merasakan manfaatnya melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Kemari dalam keterangannya kepada media.
Lebih lanjut, Kemari menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian monitoring Komisi III DPRD terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Lampung Timur. Setelah sebelumnya mengunjungi PT SJAK dan kini PT GGP, pihaknya akan melanjutkan kegiatan serupa ke perusahaan-perusahaan lain guna memastikan peran aktif mereka dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi CSR dan optimalisasi PAD. (Red/Pri)











