DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung – Deddy Amarullah, Ketua Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Kota Bandar Lampung yang juga menjabat sebagai Wakil Walikota Bandar Lampung, sukses menggelar acara sosialisasi di akhir tahun 2024, pada Senin (23/12/2024).
Acara ini dihadiri oleh banyak pensiunan dari berbagai sektor, dan bertujuan untuk memberikan informasi tentang program-program yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan pensiunan di Kota Bandar Lampung.
Deddy Amarullah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa peserta sosialisasi sangat antusias mengikuti acara tersebut. Menurutnya, acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk berbagi informasi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar para pensiunan.

“PPI adalah organisasi kemasyarakatan yang menghimpun pensiunan dari berbagai latar belakang, seperti PNS/ASN, karyawan BUMN/BUMD, pejabat negara, hingga mantan kepala desa dan aparat desa. Keanggotaan kami mencakup berbagai sektor dan kalangan, sehingga kami berharap PPI Kota Bandar Lampung dapat berkembang dan semakin besar,” ungkap Deddy.
Selain itu, Deddy juga mengungkapkan kabar baik bagi anggota PPI yang memiliki usaha. Ia menyampaikan bahwa Bunda Eva akan memberikan bantuan modal usaha sebesar 25 hingga 50 juta tanpa bunga bagi anggota PPI yang ingin mengembangkan usahanya.
“Yang membanggakan kami, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan menanggung bunga pinjaman tersebut, sehingga anggota PPI bisa lebih mudah mengembangkan usahanya tanpa beban bunga,” tambahnya.
Sosialisasi kali ini juga melibatkan beberapa pihak yang mendukung kegiatan tersebut, antara lain Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, BPJS Kesehatan, dan PT TASPEN. Acara ini mengusung tema Menuju Pensiunan Sehat, Aktif, Sejahtera (SAS), yang bertujuan untuk mempromosikan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan bagi para pensiunan. Sebagai bagian dari acara ini, PPI mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan dengan cara mengkonsumsi madu sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Nove Susi, Konsultan Madu dari Forum Pecinta Madu Lampung, mengungkapkan manfaat luar biasa dari madu, sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Qur’an pada Q.S. An-Nahl 69: “Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan.”
Nove Susi menjelaskan bahwa madu memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menyembuhkan beberapa penyakit. “Kami mengajak PPI Kota Bandar Lampung untuk mengkonsumsi madu sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan, karena sesuai dengan semboyan PPI yaitu Sehat, Aktif, Sejahtera (SAS),” ujar Nove.
Sementara itu, Syafriani, Ketua Pelaksana Sosialisasi, menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung turut berpartisipasi dalam acara ini dengan mengirimkan dokter dan tenaga medis dari Puskesmas Satelit dan Puskesmas Sumur Batu.
Syafriani juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, BPJS Kesehatan, dan PT. Taspen yang telah ikut berpartisipasi dalam acara sosialisasi ini. Tanpa dukungan dari mereka, acara ini tidak akan berlangsung dengan baik,” ungkapnya.
Acara ini juga disertai dengan sosialisasi tentang perubahan cara autentifikasi, yang merupakan salah satu hasil dari Rakernas PPI yang dilaksanakan pada 4-7 Desember 2024 di Jakarta. Fx. Budi Nuryanto, Sekretaris 1 PPI Provinsi Lampung, menyampaikan bahwa perubahan tersebut bertujuan untuk mempermudah administrasi dan meningkatkan kualitas layanan bagi para pensiunan di seluruh Indonesia.
Syafriani menambahkan bahwa acara ini juga mencakup pemeriksaan kesehatan, namun sayangnya, Nenny, salah seorang peserta, menyayangkan kurangnya pemanfaatan kesempatan tersebut. “Sangat disayangkan bahwa meskipun tenaga medis banyak yang hadir, namun beberapa pensiunan tidak memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kesehatan mereka,” kata Nenny.
Anggraini Latief salah seorang peserta, juga menyayangkan bahwa banyaknya tenaga medis yang hadir tidak dimanfaatkan oleh para pensiunan untuk memeriksakan kesehatannya. “Sangat disayangkan bahwa meskipun ada banyak tenaga medis yang hadir, momen ini tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pensiunan untuk memeriksakan kesehatan mereka,” ungkap Anggraini.
Acara ini menjadi momen penting bagi PPI Kota Bandar Lampung untuk mempererat silaturahmi antar pensiunan dan memberikan berbagai informasi yang bermanfaat bagi kesejahteraan mereka. PPI Kota Bandar Lampung berharap kegiatan ini dapat terus diadakan untuk mendukung kesehatan dan pemberdayaan pensiunan di masa depan. (Red/Ato)











