DEMOKRASINEWS : Memperingati Hari Antimarkotika Internasional, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Timur terus melakukan penguatan dalam hidup upaya pencegahan peredaran serta penggunaan narkoba di wilayah Lampung Timur. Hal tersebut disampaikan Kepala BNN Lampung Timur Raden Gunawan usai mengikuti video conference Pidato Presiden RI Joko Widodo pada puncak peringatan Hari Antinarkotika Internasional, pada Jumat siang (26/06/2020).
BNN Lampung Timur secara rutin terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
BNN Lampung Timur juga sudah memiliki sebuah klinik pratama berfungsi untuk merehabilitasi para korban pecandu narkoba. Sedangkan untuk pencegahan penggunaan narkoba, BNN Lampung Timur juga melakukan sosialisasi penyuluhan tentang bahayanya narkoba kepada generasi muda termasuk para pelajar,mahasiswa, tenaga pendidikan serta masyarakat umum.
“BNN Lampung Timur juga aktif dalam pembentukan desa bersinar atau bersih dari Narkoba sebagai program pemerintah Lampung ,” jelas Raden Gunawan.

Sementara itu, dari catatan BNN Pusat berdasarkan hasil kajian dengan pusat penelitian masyarakat dan Budaya LIPI pada tahun 2019, kecenderungan penyalahgunaan narkotika di Indonesia sebesar 1,80 persen atau setara dengan 3.419.188 orang.
Sedangkan angka prevalensi atau umummya penyalahgunaan narkoba sekali pakai seumur hidup tahun 2011 sebanyak 2,40 persen atau setara dengan 4.530.000 orang. Dengan demikian BNN dapat menyelamatkan sekitar satu juta jiwa penduduk Indonesia.
Sedangkan langkah strategis BNN dalam upaya perang melawan Narkorika yakni aktivitas pencegahan agar masyarakat memiliki ketahanan diri terhadap penyalahgunaan narkotika,juga melalui aspek penegakan hukum yang tegas dalam menangani sindikat pelaku pengedar narkotika.( rls)
Tim Redaksi DemokrasiNews










