DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – I Komang Koheri dari Fraksi PDI Perjuangan MPR -RI yang juga anggota DPR-RI Komisi VIII pada Minggu siang (13/06/2021) menggelar reses sekaligus sosialisasi 4 pilar kebangsaan ” Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika ” bertempat di Aula Balai Desa Raman Aji,Kecamatan Raman Utara,Kabupaten Lampung Timur.

Kegiatan diikuti sekitar lima puluh warga antara lain pamong desa setempat,tokoh agama, tokoh adat tokoh pemuda, Kelompok Petani dan simpatisan PDI Perjuangan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Masdar Kepala Desa Raman Aji, Dede Suhendri Tenaga Ahli Komisi VIII DPR-RI dan Sekertaris DPC PDI Perjuangan Lampung Timur Sandi Yudha SH. Semua peserta kegiatan sosialisasi ini diharuskan mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker guna mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam pemaparannya Sandi Yudha mewakili I Komang Koheri dalam sosialisasi ini menyampaikan pentingnya membumikan Pancasila sebagai dasar negara. Lima butir Pancasila harus benar-benar diimplementasikan kepada masyarakat khususnya para generasi muda. Sebab saat ini dengan perkembangan teknologi media beredar berita hoaks yang menyesatkan masyarakat. Bahkan sering adanya adu domba kepentingan golongan sehingga masyarakat yang dirugikan. Hal ini dapat menyebabkan disintegrasi bangsa memecah persatuan dan kesatuan.” Kita harus bangga memiliki bangsa besar dengan berbagai suku, agama, kepercayaan “Bhineka Tunggal Ika “dengan berdasarkan Pancasila. Hal ini perlu dijaga bersama sebagai yang diamanatkan Bung Karno sebagai Bapak Proklamator, “jelas Sandi.
Sementara Dede Suhendri Tenaga Ahli Komisi VIII DPR-RI menjelaskan,” Bapak I Komang Koheri merupakan satu-satunya dari Fraksi PDI Perjuangan wakil Lampung yang saat ini ada di Komisi VIII DPR-RI. Berbagi program sudah diperjuangkan di Komisi VIII DPR-RI untuk masyarakat Lampung salah satunya bidang sosial. Yakni Lampung memiliki alokasi terbesar dalam penyaluran BST,BPNT,PKH dari Kementerian Sosial. Komisi VIII DPR-RI membidangi Sosial,Keagamaan,Bencana Alam serta Perlindungan Anak dan Perempuan,”jelas Dede.
Tim Liputan DemokrasiNews










