DEMOKRASINEWS, Way Kanan, 28 September 2026 — Lebih dari 100 mantan karyawan Perkebunan Inti Khusus (PIRSUS) IA Blambangan Umpu PTP X menghadiri temu kangen dan reuni di kediaman Evayani, KM 8, Kelurahan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Minggu (27/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi para mantan karyawan untuk kembali menjalin silaturahmi, bernostalgia, sekaligus mengenang perjuangan ketika masih bersama-sama membangun PIRSUS IA Blambangan Umpu.
Para peserta datang dari berbagai daerah. Sebagian di antaranya telah memasuki masa pensiun, sementara lainnya masih aktif bekerja. Mereka kembali berkumpul setelah sekitar 30 tahun berpisah akibat perubahan dan merger unit usaha.
Ketua panitia reuni, Hi. Dani Alin, mengatakan gagasan pertemuan muncul setelah Unit Usaha Blambangan Umpu mengalami merger dengan unit usaha lainnya. Kondisi tersebut membuat para karyawan berpencar dan melanjutkan pekerjaan di berbagai tempat.
“Setelah Unit Usaha Blambangan Umpu merger dengan unit usaha lain, karyawannya pindah ke mana-mana. Setelah sekitar 30 tahun tidak bersama, kami mencoba mengumpulkan kembali teman-teman,” ujar Dani.
Menurut Dani, reuni perdana tersebut mendapat sambutan positif. Berdasarkan informasi dari mulut ke mulut, lebih dari 100 mantan karyawan hadir dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, dari informasi getok tular, yang hadir pada reuni pertama ini lebih dari 100 orang,” katanya.
Salah seorang peserta, Sipon Poerwanto, mengaku bahagia dapat kembali bertemu dengan rekan-rekan lama setelah puluhan tahun berpisah. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.
“Semoga pertemuan semacam ini dapat berkesinambungan dan mempererat silaturahmi. Selain itu, dapat dijadikan ajang bertukar informasi,” kata Sipon.
Menurut dia, para mantan karyawan kini menjalani beragam aktivitas. Ada yang bertani, berdagang, menjadi pengusaha, aktif dalam kegiatan sosial dan pengabdian melalui kepramukaan, hingga menikmati waktu bersama keluarga dan cucu.
“Siapa tahu, kita bisa saling bekerja sama untuk menambah pemasukan sekaligus mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Semangat reuni juga ditunjukkan Marhaidi yang datang dari Bandar Lampung. Ia sengaja kembali ke Blambangan Umpu untuk menghadiri pertemuan bersama rekan-rekan seperjuangan.
Sementara itu, Evayani selaku tuan rumah mengaku senang dapat kembali berkumpul dengan orang-orang yang pernah berjuang bersama membangun PIRSUS IA Blambangan Umpu.
“Kami saling bercerita tentang perjuangan dulu, bagaimana serunya membangun PIRSUS IA. Tantangan, perjuangan dan pengorbanan kala itu menjadi kenangan indah yang tak terlupakan. Kadang kami tertawa bersama ketika mengenangnya,” ujar Eva.
Kenangan masa kejayaan PIRSUS IA juga menjadi bagian dari perbincangan para peserta. Sipon mengenang, pada masa tersebut para karyawan bersama masyarakat turut mendorong Koperasi Unit Desa (KUD) hingga mencapai tingkat nasional.
“Pada masa jayanya, kami dulu berhasil bersama masyarakat menghantarkan KUD hingga tingkat nasional,” kenang Sipon.
Temu kangen tersebut tidak hanya menjadi ajang bernostalgia, tetapi juga momentum untuk merajut kembali persaudaraan yang sempat terpisah selama puluhan tahun.
Para peserta berharap reuni eks pejuang PIRSUS IA Blambangan Umpu dapat digelar secara rutin. Dengan demikian, hubungan kekeluargaan yang terjalin sejak masa bekerja tetap terjaga, sekaligus membuka peluang pertukaran informasi dan kerja sama di antara para mantan karyawan. ( Red/Ato )













